
Empat manusia Dewa merasa kalau mereka harus benar-benar serius kali ini.karena mereka menghadapi lawan yg sanggup melawan mereka berempat sekaligus,ini baru pertama kalinya terjadi dalam hidup mereka.
mereka berempat saling melirik,kemudian sama-sama mengangguk dan kemudian laangsung kembali bergerak.
mereka harus segera menghemat tenaga dan waktu.
"hhiaattthhh....."
"sshhutt...sshutttt....plak...plak...Duk...Duk...."
suara beradunya pukulan dalam pertempuran itu benar-benar luar biasa.
jurus-jurus yg di keluarkan sangat kuat dan kecepatan mereka tidak akan biasa dilihat oleh pendekar biasa.
"hahahaha....keluarkan semua kemampuan kalian....".ejek Sepasang iblis Neraka sambil tertawa-tawa.
dengan jurus Sepasang Iblis Neraka Menghancurkan Surga,mereka melayani empat manusia Dewa.
Jurus ini adalah jurus yg mereka dapatkan secara tidak sengaja di sebuah Goa yg pada waktu itu mereka mencari tempat sembunyi dari pengejaran para pendekar kelas atas golongan putih.waktu itu mereka di kejar oleh puluhan ketua partai besar dan menengah termasuk pendekar pengelana dan secara tidak sengaja menemukan sebuah goa di sebuah jurang dan menemukan kitab itu lalu mereka menetap disana mempelajari kitab itu.
Kekuatan dan keanehan jurus itu mampu menghadapi keroyokan empat manusia Dewa.
gerakan tangan dan kaki mereka semakin cepat dan pukulan yg terkandung dalam serangan mereka benar luar biasa.
pohon-pohon sudah banyak yg tumbang dan tanah juga banyak yg membentuk kawah besar dan kecil akibat pertempuran mereka.
"plak...plak...buk...buk...deshhh...."
"dduuarrttt....dduuarrtt....bboommm".
untuk kesekian kalinya bentrokan terjadi dan mereka kembali berpisah setelah terjadi pertempuran selama ratusan jurus dalam waktu sekitar dua jam pertempuran.
__ADS_1
mereka semua kembali saling memandang dengan waspada sambil memulihkan tenaga mereka.
Sebenarnya Sepasang Iblis Neraka tidak benar-benar sanggup mengimbangi empat manusia Dewa jika pertempuran berlangsung dalam waktu lama.
namun mereka sebenarnya hanya mengulur waktu saja agar empat manusia Dewa tidak bisa naik ke atas Gunung untuk membantu Golongan putih.
...*****...
sementara itu,Chen liong dan Setan Gila kembali terlibat dalam pertempuran.
Setan Gila terus mendesak Chen liong dengan Jurus-jurus yg mematikan.dia ingin cepat-cepat menyelesaikan pertarungan ini.
Iblis tengkorak Darah segera memberi perintah pada yg lainnya.
"Cepat Seraaaanngggg.....!!hancurkan mereka...!!!".teriak Iblis tengkorak darah.
mendengar perintah itu, semua pasukan Istana Darah langsung menyerbu dan membunuh dengan membabi buta.
"Semuanya....!!!Harap segera mundur dan selamatkan diri masing-masing secepatnya,kembalilah untuk bangkit lagi suatu hari nanti....".Teriak Chen liong dengan keras,ia menggunakan tenaga dalamnya agar bisa di dengar oleh semua orang sampai di bawah kaki gunung.
Chen liong sudah memperkirakan kalau mereka tidak mungkin menang kali ini.
ia tidak mau semakin banyak korban dari golongan putih nantinya
Chen liong sangat takut kalau Setan Gila kembali meracuni semua orang.saat itu terjadi tentu saja akan terjadi pembantaian sepihak.
Siu Hong dan yg lainnya juga setuju dengan keputusan Chen Liong .mereka yang berada di garis depan sudah tidak bisa di harapkan lagi.
Siu Hong ,yan San dan In nio masih bisa menggunakan sebagia tenaga dalam mereka secara paksa.sedangkan Sian Eng dan para murid empat manusia Dewa tidak terkena racun.
jadi,mereka sepakat untuk melakukan satu serangan kuat terakhir untuk membuka jalan keluar bagi mereka.
__ADS_1
"18 pukulan Tapak Naga....!!".teriak Siu Hong.
ia melepaskan 18 pukulan Tapak Naga dengan cepat menggunakan sisa tenaganya,ia ingin mengeluarkan seberapa banyak dari 18 jurus tapak Naga yg bisa ia keluarkan.
"wwhoooosshhh.....gggoooaaarrrhhhh...."
raungan Naga terdengar bersahutan saat bayangan naga dari tenaga sakti dari jurus yg di lepaskan Siu Hong mengarah kepada para Datuk golongan hitam lainnya.
"Tapak Budha Emas ...".gumam Yan Shan,ia pun melepaskan pukulannya.
"ssswwoosssshhh...."
Tapak Raksasa berwarna Emas segera melasat dan menghancurkan semua yg di lewatinya.
"Pukulan Tapak Kematian ".teriak In Nio tidak mau kalah.
"wwhoooosshhh....".
bayangan telapak tangan penuh aura kematian segera menuju golongan hitam di depannya.
Sian Eng dan yg lainnya juga segera melepaskan pukulan terkuat milik mereka,walaupun tidak sekuat pukulan Siu Hong dan yg lainnya,namun cukup bisa di perhitungkan juga.
"bbboommm....bboommmhh...."
"dduuarrttt....dduuarrttt....."
Suara beradunya pukulan saling bersahut-sahutan.tanah debu berterbangan dan menutupi pandang.
pemandangan ini berlangsung selama beberapa menit,dan semua orang tidak bisa melihat apapun.
setelah beberapa menit kemudian,saat semua sudah tenang dan debu sudah menghilang maka yg terlihat hanya para golongan hitam saja yg tertinggal.sementera Chen liong dan yg lainnya sudah menghilang dari pandangan mereka.
__ADS_1