
Di dalam sebuah kamar, duduklah seorang pemuda tampan yg mampu membuat setiap gadis akan jatuh cinta saat pertama kali melihatnya.dia sedang duduk bermeditasi, kelihatan nafasnya di tarik keluar masuk dengan perlahan dan teratur dan wajahnya terlihat tenang.
dia adalah Chen liong yg menginap di penginapan tempat dia makan sebelumnya.karena rumah makan itu sekalian menerima penginapan juga.
sekarang waktu menunjukkan jam tengah malam.suasana di penginapan sudah sunyi tenang tanpa ada suara dan kegiatan yg terdengar.
tepat saat kentongan ke dua terdengar berbunyi, tiba-tiba ada suara perlahan yg hampir tidak terdengar sedang mendekat ke dekat jendela kamar Chen liong.
Chen liong yg memiliki pendengaran yg sangat tajam pun bisa mendengar nya.namun dia sengaja membiarkannya,dia ingin tau apa yg akan di lakukan orang itu.
tiba-tiba ada asap yg masuk ke dalam kamar Chen Liong.kemudian Chen Liong yg sedang dalam posisi duduk meditasi roboh tak sadarkan diri.
tak lama kemudian terdengar bunyi krek dan jendela pun terbuka.sebuah bayangan berkelebat masuk ke dalam ruangan,serta Merta bau harum memenuhi kamar.
lalu bayangan itu menyambar tubuh Chen Liong kemudian langsung berkelebat keluar kamar dan melompat ke atas atap penginapan itu.kemudian terlihat dia berlari melompat dari atap ke atap sambil memanggul tubuh Chen Liong.
terlihat sekali dia tidak kesusahan berlari sambil membawa Chen liong bersamanya.
bayangan itu terlihat berlari ke luar kota dan terus menuju ke dalam hutan.
setelah berlari beberapa menit kemudian sampailah di sebuah kuil bobrok.kuil itu terlihat tidak terurus dan sudah banyak bagian kuil yg rusak dan atap yg bocor.bayangan itu membawa Chen Liong masuk dan terus berjalan ke bagian belakang kuil.
ternyata di bagian belakang kuil ada beberapa ruangan dan kamar yg masih layak untuk di pakai.bayangan itu masuk ke sebuah kamar dan meletakkan tubuh Chen Liong di atas tempat tidur.
ruangan itu terlihat rapi dan bersih serta juga cukup wangi.
"malam ini kita akan menikmati surga dunia yg tak akan pernah kau lupakan tampan...hehehehe".bayangan itu tertawa genit dan terlihat dia sangat puas melihat ketampanan Chen Liong.
lalu dia menyalakan sebatang lilin,maka terlihatlah wajah cantik seorang wanita.
ternyata bayangan itu adalah si rase tangan beracun Lui si.
Lui si benar-benar membuktikan ucapannya sewaktu di rumah makan itu.sambil menjilati bibirnya yg seksi, tangan Lui si mulai meraba tubuh Chen Liong.dia semakin bernafsu saat merasakan tubuh Chen liong yg padat dan berotot.
"kau benar-benar si tampan yg sempurna,aku sangat beruntung malam ini...hahaha...".
kata Lui si sambil tertawa genit.
__ADS_1
"sabar sebentar sayang,aku akan kembali lagi.aku akan membawamu mengarungi surga dunia malam ini...hehehe".
lalu Lui si pergi menutup semua pintu kuil dan memeriksa di sekitaran kuil.dia tidak mau ada yg mengganggunya nanti saat mulai beraksi dengan pemuda impiannya.
setelah selesai semuanya lalu dia kembali ke dalam kamar tempat Chen liong yg di Tinggalkannya tadi.namun saat dia masuk dan melihat ke atas tempat tidur ternyata Chen Liong sudah tidak ada lagi di sana.
"sialan...kemana si tampan itu ?"geram Lui si.
"apakah kau mencari ku?"
tiba-tiba terdengar sebuah suara di sudut kamar itu.ternyata Chen liong sudah berdiri dengan santai dan tersenyum tenang melihat ke arah Lui si.
"ka-kau...bagaimana kau bisa sadar secepat ini dari pengaruhi racun pelemas milikku?"tanya Lui si penasaran.
"racunmu tak pernah mempengaruhi ku karena aku tak menghisap asap racunmu itu".jawab Chen liong tenang.karena dia waktu itu menggunakan teknik pernafasan agar racunnya tidak terhisap dan pura-pura roboh karena ingin tau apa maksud orang ini.
"oh.. ternyata begitu ya,kalau begitu bagaimana kalau kita bersenang-senang tampan...kau lihatlah tubuhku yg cantik ini".kata Lui si sambil merendahkan baju bagian dadanya menggoda Chen liong.
"sebaiknya kau tidak usah capek-capek seperti itu,karena aku Tak akan pernah tertarik dengan wanita seperti mu"jawab Chen liong tegas.
"kurang ajar...kau berani menolak si rase tangan beracun,kalau begitu mampuslah kau ".teriak Lui si marah dan menyerang Chen liong.
namun dengan manis Chen liong berhasil mengelakkan semua serangannya.
Lui si merasa totokan nya berhasil di hindari lalu merubahnya jadi serangan telapak ke arah pelipis Chen liong.
Chen liong hanya sedikit miringkan kepalanya dan kemudian membalas dengan menendang perut Lui si tapi berhasil di tahan Lui si dengan lutut nya namun dia terhuyung mundur karena kalah tenaga.
Lui si jadi semakin marah,dia tidak menyangka pemuda tampan seperti sastrawan ini ternyata memiliki ilmu silat yg tinggi.
dia lalu kembali menyerang Chen liong,namun Chen liong sudah berbalik pergi keluar kamar dan terus berlari ke luar kuil.
"jangan lari kau....kalau kau tak mau melayaniku maka kau harus mampus malam ini juga".teriak Lui si sambil mengejar Chen liong.
sesampainya di halaman kuil,Chen liong berdiri dengan tenang menunggu Lui si.
saat sampai di dekat Chen liong maka Lui si pun langsung menyerang Chen liong.terkadang dia menotok dan terkadang melakukan serangan telapak maupun tendangan.
__ADS_1
namun Chen liong berhasil menangkis dan membalas serangan jurus Lui si kembali.
Lui si semakin emosi melihat jurus-jurus yg di mainkan nya selalu saja bisa di tangkis atau di hindari dengan baik oleh Chen liong.
Lui si melakukan serangan lagi menggunakan jurus dua naga berebut mutiara,nampak dua tangannya bergerak sangat cepat melakukan serangan pada Chen liong.
namun dengan jurus langkah dewa dan jurus tangan dewa delapan penjuru dia berhasil mengimbangi jurus Lui si bahkan malah mendesaknya.
"plak..plak...buk..buk..."
dua kali serangan balik Chen liong berhasil di tangkis Chen liong,namun serangan ke tiga dan ke empat dia tak mampu menangkis nya karena terlalu cepat dan tak terduga.
dua serangan dengan telak mengenai bahu kanan dan perut Lui si,membuatnya terlempar puluhan meter dan terlihat ada darah menetes di sudut bibirnya.
Lui si sangat sulit mengelakkan jurus Chen liong.dia merasa tangan Chen liong seolah bisa menyerangnya dari delapan arah..
Lui si kembali berdiri dan menstabilkan nafasnya yg memburu.dia benar-benar marah.
"aku akan membunuhmu...".
"PUKULAN TAPAK RACUN PEMUSNAH".
"HHIIAATTTTTTHHH.... sshhuutttt...."
gelombang pukulan warna hitam ke hijauan datang menerjang ke arah Chen liong.nampak sekali mengandung racun yg mematikan.
melihat serangan yg datang mengarah padanya,Chen liong tetap tenang.lalu dia pun mengempos tenaga dalamnya.dia memiringkan posisi tapak tangannya seperti orang mau karate.
"pukulan tapak pembelah langit "
"sswwoosssshh...."
"BBBOOOOOOMMMMHHHHHH ".
Ledakan keras terjadi,pukulan Lui si terbelah ke kiri kanan dan pukulan Chen liong pun terus melaju ke arah Lui si.melihat hal ini Lui si langsung pucat karena sudah tidak mampu lagi untuk menghindar.dia kehabisan tenaga untuk melakukan serangan pukulannya tadi.maka dengan telak pukulan Chen liong mengenai tubuhnya dan membuatnya terbang puluhan meter dan menabrak apa saja yg di laluinya.
saat tubuhnya berhenti,maka terlihatlah tubuhnya sudah tidak berbentuk lagi.dada remuk dan kepala retak.banyak luka di sekujur tubuhnya.
__ADS_1
"akhirnya satu orang golongan hitam berhasil di bunuh.setidak nya dapat mengurangi jumlah mereka".pikir Chen liong.