
Melihat bantuan lawannya sudah berdatangan dan mereka merupakan ketua dari suatu sekte kecil atau menengah maka bantuan ini tidak bisa di remehkan.
kalau menghadapi satu lawan satu mungkin mereka berempat mampu membunuh mereka hanya dengan satu serangan saja.namun sekarang mereka maju mengeroyok membantu utusan darah yg memilki kekuatan seimbang dari mereka,maka mereka yakin kalau kesempatan menang mereka sangat kecil sekali.
walaupun mereka merasa tidak akan mampu menang,namun mereka tetap akan berjuang sampai detik darah terakhir mereka.
melihat musuh makin bertambah,mereka berempat langsung berinisiatif untuk bersatu menghadapi mereka.saat ini mereka serentak bergerak bersatu saling memunggungi ke arah empat penjuru untuk menghadapi lawan yg sudah mengelilingi mereka berempat.
"seraaangggg....!!!".teriak utusan darah Kedua.
"ayoooooo.....!!!".mereka beramai menjawab serentak dan langsung berkelabat menyerang dengan menggunakan jurus-jurus andalan mereka.
"hhiaatthh...."
"sssaaahhhhh...."
"plak...plak...plak...Desh...Desh...".
suara tangkisan dan serangan balasan terdengar menggema.
"Duartthh...duaarrtthh...."
suara adu pukulan juga tak luput saling bersahutan di area pertarungan itu.
"creng...creng....creng...creng...".
__ADS_1
suara beradunya senjata pedang ataupun golok juga tak kalah dahsyat nya.
setiap serangan mereka adalah serangan niat membunuh yg sangat besar.mereka berharap lawannya langsung mati jika terkena satu serangan saja.
"ccttarr....cctarrr....cctarrr....".
suara Cambuk dari ketua sekte Cambuk Neraka terdengar memekakkan telinga.setiap ayunan cambuknya mengandung hawa yg sangat panas dan juga tali cambuknya sepertinya juga mengandung racun.ia adalah salah satu ketua sekte menengah yg sudah memilki kemampuan kelas satu.ia salah satu yg mereka waspadai Serangannya.
serangan sepuluh orang itu masih bisa mereka atasi walaupun harus tetap hati-hati dan waspada.
Puluhan jurus sudah mereka bertukar serangan dan pukulan,namun pertarungan masih terlihat masih seimbang.
ratusan jurus kemudian masih juga belum bisa mengalahkan empat murid manusia dewa itu.bahkan sudah 3 orang yg terluka dari sepuluh orang menyerang,melihat hal ini utusan darah segera ikut maju mengeroyok.
karena utusan darah memilki kekuatan yg seimbang dengan mereka,ditambah bantuan 10 orang hingga membuat 1 orang dari mereka harus menghadapi 3 atau 4 orang sekaligus.
kali ini mereka benar-benar merasa sangat berat dalam pertarungan ini.tenaga mereka semakin banyak yg terkuras karena menghadapi pertarungan yg tidak seimbang ini.
puluhan jurus kemudian mereka mulai mendapat luka ringan.membuat mereka semakin kesulitan mengeluarkan jurus-jurus mereka.
"hhiaatthh....hhiiathhh...."
"plak...plak...dukk...dukk...Desh...."
walaupun mereka dapat menangkis serangan dua orang,namun tetap saja serangan ketiga tidak mampu mereka tangkis.
__ADS_1
keadaan mereka berempat semakin lama semakin kepayahan.luka-luka mulai menghiasi tubuh mereka,jejak pukulan juga mulai terlihat di tubuh mereka.
namun mereka tetap bergerak tanpa berhenti,karena sekali mereka berhenti maka nyawa merekalah taruhannya.
puluhan jurus kemudian mereka semakin lambat,gerakan mereka semakin mudah di baca lawannya.
melihat ini,para pasukan istana darah sangat senang.mereka menyeringai senang karena merasa kalau tugas mereka akan segera berhasil di selesaikan.
empat murid manusia dewa jadi putus asa,mereka merasa bahwa saat ini adalah saat terakhir hidup mereka.
mereka yakin kalau harapan mereka sudah tidak ada lagi.
"gabungkan serangan....hancurkan mereka...!!!"
teriak utusan darah kedua memberi arahan.
"baik...!!".jawab mereka serentak...
maka lima belas orang itupun menghimpun tenaga dalam mereka dan melakukan serangan serentak menyatukan kekuatan pukulan mereka.
"hhhiaaaahhhhhh.....".teriak mereka serentak dan mendorong kan pukulan mereka.
""SSHHUUTTTTHHHH...."
melihat ini,empat murid manusia dewa merasa putus asa.ini adalah gabungan tenaga sakti 15 orang,harapan menang tidak ada sama sekali.
__ADS_1