
setelah membunuh si rase tangan beracun Lui si,lalu dengan tenang Chen liong melangkahkan kakinya berlalu dari sana.
Chen liong berniat untuk kembali ke penginapan nya.namun belum lama dia berjalan, tiba-tiba dia mendengar suara langkah kaki yg mendekat ke arah kuil itu.
suara itu terdengar agak berat serta suara nafasnya memburu, sepertinya orang itu sangat letih karena berlari terlalu lama atau mungkin itu suara orang yg terluka.
Chen liong meloncat ke atas sebuah pohon yg lebat dan duduk menunggu siapa yg datang.
tidak lama kemudian suara langkah itu semakin kuat terdengar hingga akhirnya menampakkan sosok seorang berpakaian putih,namun bahu kanannya ada noda darah.
kalau di lihat dari pakaiannya,orang itu pastilah seorang wanita.namun wajahnya tidak terlihat karena tertutup cadar transparan,hingga wajahnya hanya terlihat samar.apalagi sekarang tengah malam yg gelap,hingga sulit untuk bisa melihat dengan jelas.
terlihat wanita itu berhenti di depan kuil dan berjarak tidak jauh dari pohon tempat Chen liong bersembunyi.
tidak lama kemudian terdengar suara tawa yg sangat menyeramkan di kejauhan.namun,hanya beberapa detik kemudian suara itu sudah semakin dekat.hingga tidak lama kemudian terlihat bayangan samar mendekat ke arah wanita itu hingga akhirnya berhenti dalam jarak 20 meter di depan gadis itu dan memperlihatkan bentuk nyata dari sosok itu.
Chen liong melihat sosok itu adalah sosok seorang tua kira-kira berumur 60 tahunan.tapi Chen liong tau kalau umur aslinya berkali lipat lebih tua dari yg terlihat.
__ADS_1
orang itu memiliki tubuh yg kurus kering seperti tengkorak berkulit.matanya cekung namun sangat tajam dan berwarna kemerahan.
aura yg terpancar dari tubuhnya juga sangat kental akan warna dan bau darah.siapakah dia ini?.dia adalah Iblis tengkorak darah,salah satu Datuk golongan hitam dan merupakan tangan kanan Raja Iblis Darah dari Istana Darah.
"hehehe....mau kemana kau cantik,kau harus melayaniku malam ini sampai puas.aku jamin kau akan mendapatkan kenikmatan yg tiada taranya.... hahahaha...".iblis tengkorak darah menyeringai melihat sekujur tubuh wanita itu.
dia seperti akan menelannya bulat-bulat.
"lebih baik aku mati daripada harus melayani iblis seperti mu".jawab wanita itu dengan tegas.
terlihat kalau sebenarnya dia sedang berusaha menguatkan hatinya.karena dia sebenarnya merasa takut di hatinya.
tatapannya tiba-tiba saja jadi sangat dingin dan semakin menyeramkan.
wanita itu semakin bergidik melihatnya dan tubuhnya terlihat semakin lemah.dia terus memegang bahunya yg semakin terasa sakit dan melemahkan tubuhnya.
"sudah cukup main-main nya,mari kita bermain yg sesungguhnya.....hehehe.."ujar iblis tengkorak darah sambil menyeringai sadis.
__ADS_1
lalu dia pun berkelabat sangat cepat ke arah wanita itu,dia melakukan gerakan cengkraman ke arah wanita itu.gerakannya sangat cepat,dan wanita itu sudah sangat lemah.dia sebenarnya ingin bergerak, namun tenaganya tidak mau lagi di gunakan.
wanita itu terpaksa memejamkan matanya dan menguatkan hatinya,dia berniat mau menggigit lidah sendiri untuk bunuh diri.dia memilih bunuh diri dari pada harus jadi budak nafsu manusia iblis ini.
saat dia mau menggigit lidahnya dan tangan iblis tengkorak darah sudah hampir mencapainya, tiba-tiba saja ada bayangan yg berkelebat di depan wanita itu dan langsung menangkis serangan iblis tengkorak darah.
"plak..plak...plak..."
melihat cengkraman nya ada yg menangkisnya,iblis tengkorak darah mendengus marah.dari cengkraman dia ubah menjadi pukulan telapak.
"wwhhusss.... bboommmm..."
serangan telapak mereka beradu sangat kuat dan iblis tengkorak darah terdorong mundur beberapa langkah.sedangkan orang itu tidak terdorong mundur,namun kakinya melesak ke dalam tanah sedalam mata kakinya.
"siapa kau anak muda bau kencur!!berani sekali kau mencampuri urusanku,apa kau sudah bosan hidup ha...".si iblis tengkorak darah sangat marah.
buah yg sudah di depan mulut tiba-tiba saja ada yg merebut darinya.dia pun sebenarnya cukup kaget karena pemuda ini sanggup menahan serangan nya.
__ADS_1
"siapa aku...itu tidak penting,aku tak akan membiarkan kau berbuat sesukamu di depanku".jawab pemuda itu yg ternyata adalah Chen Liong yg menolong wanita itu di saat yg tepat.a