
saat ini Chen liong menatap tajam si kakek tua itu dengan tajam.hingga akhirnya ia pun berkata.
"apa maksud locianpwe menghadang kami di sini,kalau kami mengganggu ketenangan locianpwe maka kami berdua minta maaf".ujar Chen liong.
ia berusaha bersikap lunak,kalau bisa menghindar maka lebih baik menghindari pertarungan.karena Chen liong merasa kalau kakek tua ini agak sedikit luar biasa.
"hehehehe....anak muda bau kencur,kau memang mengganggu sekali... sebaiknya kau segera perhiasan dari sini,namun tinggalkan bidadari ini disini...kali ini aku mengampuni mu karena telah membawakan bidadari ini ke sini untukku....hahaha...".Iblis racun hijau tertawa tergelak dengan gembira.
hatinya benar-benar senang saat ini,hingga ia berniat tidak membunuh Chen Liong.
mendengar itu,mata Chen liong jadi menyipit sambil menatap tajam ke arah Datuk Iblis itu.
keningnya berkernyit,ia sudah tau kalau pertarungan tidak akan bisa di hindari lagi.
"kalau aku menolak dan pergi membawanya juga bagaimana?".kata Chen liong dengan tegas.
ia sudah memutuskan akan menghadapi Iblis tua ini.ia sudah menghimpun tenaganya dan mempersiapkan jurus-jurus andalannya,ia merasa tidak bisa main-main lagi.
mendengar jawaban Chen liong itu,mata Iblis tua itu langsung melotot dan membesar...ia benar-benar sangat marah sekarang
mood nya langsung buruk.
"aku sudah memberimu kesempatan, sekarang kamu sudah menolak kesempatan itu bocah.maka aku akan memotong-motong tubuhmu itu bocah tak tau diri".
tiba-tiba saja iblis tua itu bergerak,langkah kakinya pelan saja namun dalam sekejap mata sudah sampai di depan Chen liong dan mengayunkan tangannya membentuk cakar.
ia sepertinya mau mencakar wajah Chen liong yg menurut sangat tampan itu.ia merasa terganggu juga melihatnya.dengan gerakan cepat ia menyerang wajah Chen liong dengan cakarnya.terlihat kukunya yg ke hijauan melesat dengan cepat,angin pukulannya juga sangat tajam.
dengan tidak kalah sehatnya,Chen liong mencondongkan kepalanya ke belakang hingga cakar iblis tua itu lewat beberapa centimeter saja dari wajahnya.
melihat serangan cakarnya tidak mengenai sasaran nya,iblis tua itu mendengus kesal lalu merubah gerakannya menjadi cengkraman ke arah bahu Chen liong.
sekali lagi Chen liong menggeser posisi tubuhnya menghindari cengkraman itu dengan baik.lalu Chen liong pun membalas serangan itu dengan melakukan tendangan ke arah dada iblis tua itu.
melihat ada tendangan mengarah ke dadanya,iblis tua itu mendoyongkan badannya kebelakang dengan kaki masih tetap seperti semula.tendangan Chen liong hanya lewat saja di depan dada iblis tua itu.
setelah itu juga melakukan serangan balik, begitulah terjadi pertukaran serangan yg sangat cepat dan kuat di antara mereka berdua.
semakin bertarung semakin kaget si Iblis tua ini,karena sudah hampir seratus jurus mereka bertarung namun ia masih juga belum mampu menyarangkan pukulannya di tubuh pemuda ini.ia benar-benar marah,ia terlalu menganggap remeh pemuda ini.iq pun menyerang dengan jurus yg lebih kuat lagi,hingga akhirnya ia melakukan rangkain serangan pukulan telapak yg juga mampu di imbangi oleh Chen liong dengan baik.
"plak...plak..Duk..Duk.. BBBAMMMM...!"
setelah saling menangkis beberapa jurus, akhirnya mereka beradu pukulan telapak.
mereka berdua sama-sama terlempar beberapa meter namun sama-sama tetap pada posisi berdiri.mereka masih terlihat imbang.
namun Iblis tua ini sebenarnya kaget karena pemuda ini bisa mengimbangi kekuatan BNN pukulannya.ia tidak menyangka kalau pemuda ini memiliki tenaga dalam yg begini tinggi.
__ADS_1
ia pun melotot melihat ke arah Chen liong,lalu berkata dengan nada marah.
"aku tidak menyangka kau sekuat ini bocah, sepertinya aku terlalu menganggap remeh dirimu.sekarang aku akan serius dan akan mencabik-cabik tubuhmu itu bocah".
"Pukulan Cakar Iblis Hijau..."
"HHIIAATTTTTTHHH..... SSWWOOSSSSHH.."
Iblis tua itu melepaskan pukulan dengan menggerakkan cakarnya ke arah Chen liong.bayangan cakar raksasa berwarna hijau menerjang ke arah Chen liong.
melihat itu,Chen liong pun menghimpun tenaga dalamnya.dia juga memasang perisai ZIRAH DEWA KURA-KURA untuk melindunginya dan juga In Nio, barulah ia melepaskan pukulannya dengan 75 persen tenaganya.
"Pukulan Tapak Dewa mendorong awan "
"sshhuutttt...."
bayangan tapak raksasa warna abu-abu menyambut serangan cakar iblis tua itu...
"BBBOOOOOOMMMMHHHHHH..."
Ledakan keras terdengar sangat kuat,debu dan pasir beterbangan menghalangi pandangan.
setelah semua pasir dan debu hilang maka terlihatlah mereka berdua masih berdiri dengan kokoh,namun kaki mereka terbenam hingga lutut menahan dorongan kekuatan ledakan pukulan mereka tadi.
mata Iblis tua itu semakin melotot seakan mau meloncat keluar.ia tidak menyangka kalau pemuda ini akan mampu menahan pukulannya tanpa terluka.walaupun serangan tadi tidak di lepaskan dengan seluruh tenaganya,namun ia yakin kalau pendekar kelas satu yg menyambutnya pasti akan hancur dan kalau pendekar besar kenamaan pasti akan terluka parah.
ia benar-benar merasa sangat marah,apa kata orang dunia persilatan tentangnya nanti kalau sampai kalah oleh pemuda ini.
"hahahaha...aku tak menyangka kau cukup kuat bocah,kau mampu menyambut pukulan ku tanpa terluka... bagaimana kalau kau bergabung dengan kami?aku yakin yang mulia Raja Iblis Darah akan memberikan kedudukan yg bagus untuk mu di Istana darah nanti".
iblis tua ini mencoba mengajak Chen liong menjadi bagian dari mereka.ia mencoba membujuknya karena pemuda ini memilki kepandaian yang tinggi.
"maaf locianpwe,saya tidak tertarik...malahan saya akan menghancurkan mereka suatu saat nanti "jawab Chen liong dengan tegas dan tajam.
"kau membuat keputusan yg salah anak muda,
kalau begitu aku akan membunuhnya".
tiba-tiba saja tubuh Iblis tua itu diselimuti kabut hijau.ia mengerahkan jurus andalannya,ia mengeluarkan tenaga dalam Racun Hijau miliknya.
asap itu menyelimuti tubuhnya cukup tebal,terlihat rumput di sekitarnya langsung meleleh kemudian menguap dan lenyap.
Beberapa meter sekeliling Iblis tua Itu langsung bersih dari rumput dan tumbuhan lainnya.inilah ilmu Racun Hijau yg di takuti orang dunia persilatan.
melihat perubahan itu,Chen liong semakin waspada.ia menyuruh In Nio untuk menjauh darinya.
ia menyiapkan juga ilmu pukulan andalan nya,
__ADS_1
tenaga sakti Selaksa dewa segera di himpun sampai puncaknya.hingga ia mendengar teriakan Iblis Racun Hijau itu dari arah sana.
"Pukulan Api Racun Hijau,tapak api Iblis Hijau membakar surga".
"SSWWOOSSSSHH....."
Tapak raksasa warna Hijau diselimuti Api melesat ke arah Chen liong.tampak rumput dan tumbuhan yg di lewatinya langsung hilang menguap karena racun ganas yg terkandung di dalamnya.
Chen liong pun juga melepaskan pukulannya,ia melompat tinggi kemudian melepaskan pukulan dari atas ke arah pukulan Iblis tua itu.
"Pukulan Selaksa Dewa,Selaksa Dewa turun Dari langit".
"sswiinggggg.... SSHHUUTTTT..."
Tapak Raksasa warna Putih yg sama besarnya melesat menyambut serangan tapak Iblis tua itu...
""BBBAAAAMMMMHHHHH"
ledakan yg lebih keras terdengar mengguncang hutan itu.debu dan pasir beterbangan, pohon-pohon banyak yg tumbang karena angin ledakan itu.area seluas 50 meter terkena imbas kekuatan pukulan mereka.
Chen liong terlempar puluhan meter dan terduduk dengan noda darah terlihat di sudut bibirnya.ia terluka dalam cukup parah.
sedangkan Iblis tua itu juga tidak lebih baik dari Chen liong,ia juga terlempar puluhan meter dan berhenti saat punggungnya menabrak sebuah pohon besar.darah juga keluar di sudut bibirnya dan ia pun memegang dadanya yg terasa sakit akibat adu pukulan tadi.
kemudian ia bangkit berdiri dan menatap ke arah Chen liong yg juga sudah berdiri di sana, namun sudah ada In Nio di sampingnya.
"bocah...aku tak menyangka kau bisa menyambut pukulan kebanggaan ku...
karena aku ada keperluan mendesak,maka lain waktu kita lanjutkan lagi pertarungan ini".
lalu iBlis tua itu langsung berkelebat pergi dan menghilang di dalam hutan.
setelah Iblis tua itu pergi,Chen liong kembali terduduk.ia tidak lagi sanggup menahan tubuhnya.
"uuaakkhh..."
Chen liong memuntahkan darah kental hitam ke hijauan.itu adalah racun hijau yg sempat mengenainya saat adu pukulan tadi,namun porsi racun nya tidak banyak.
dengan menggunakan pengetahuan nya tentang rahasia jalan darah yg di pelajarinya dari kitab tiada kepandaian,ia berhasil mendesak racun itu keluar dan memuntahkannya.
"liong'ko... bagaimana keadaanmu..apa lukamu cukup parah?".tanya In Nio dengan cemas.
"tidak apa-apa In moi,aku sudah baikan...hanya saja tenagaku banyak terkuras...aku bersemedi dulu mengembalikan tenagaku".
lalu Chen liong pun duduk dan mulai bersemedi memulihkan dirinya setelah meminum sebuah pil obat luka dalam.
In Nio menjaganya di samping dengan rasa cemas.
__ADS_1