PENDEKAR KEADILAN

PENDEKAR KEADILAN
22.Munculnya pukulan api hijau legendaris.


__ADS_3

ketiga orang biksu itu masih merasa tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.


namun mereka terpaksa harus percaya karena semua ini terjadi di depan mata mereka sendiri.


"apakah losuhu baik-baik saja?".


"amithaba...pinceng baik-baik saja,terimakasih sicu telah menolong kami".


"tidak apa-apa losuhu,sudah kewajiban kita untuk saling menolong".


tiga orang biksu sangat kagum akan sikap Chen Liong yg sopan dan tidak angkuh,padahal dia memiliki kepandaian yang tinggi..


"uhukk...uhukk..."


tiba-tiba mereka mendengar suara batuk-batuk dari seorang biksu yg sedang meditasi.


merekapun datang menghampiri nya.


Chen liong bisa melihat kalau biksu tua ini terkena racun.terlihat dari wajahnya yg sudah mulai berubah,namun dia masih berusaha menekannya dengan tenaga dalamnya.


"bagaimana keadaanmu Suheng ?"


"siancay...siancay...pinceng belum dapat mengeluarkan racunnya,hanya dapat menekan nya saja agar tidak menjalar dengan cepat.namun pinceng seperti nya tak bisa menahannya terlalu lama".ujar biksu tua itu yg ternyata Suheng dari ke tiga biksu ini.


"bolehkah wanpwe memeriksa luka locianpwe?".Chen Liong angkat bicara setelah memperhatikan kondisi orang tua itu.


"siancay... terimakasih sebelumnya atas bantuan sicu pada kami, silahkan sicu ".


"maaf locianpwe ...."


lalu Chen Liong pun memeriksa keadaan biksu tua itu, memeriksa denyut nadi dan jantung nya.


"untung saja locianpwe belum lama terkena racun ini dan juga berhasil menekan racunnya untuk sementara agar tidak menyebar ke jantung.kalau locianpwe percaya maka wanpwe akan mencoba mengeluarkan racun ini dari tubuh locianpwe ".kata Chen liong kemudian.


"baiklah...sicu boleh memulainya,pinceng percaya sama sicu ".jawab biksu tua itu dengan tenang dan berwibawa.


"terima kasih sudah percaya locianpwe..."


lalu Chen liong pun mulai mengobati biksu tua itu,terlihat Chen liong dengan cepat dan tenaga terukur mulai menotok beberapa jalan darah penting di tubuh biksu tua itu.setelah selesai menotok dia pun duduk di belakang biksu tua itu dan mengerahkan iwekang nya membantu mendesak racunnya keluar.tenaga lembut dan hangat pun masuk ke tubuh biksu tua itu,biksu tua itu sangat kagum dengan kedasyatan tenaga dalam anak muda ini.dia dapat merasakan tenaga yg luar biasa kuatnya yg terkandung dalam kelembutan nya.


"uuuaaakkkk...."


biksu tua itu memuntahkan darah hitam kental dengan bau agak busuk setelah setengah jam Chen Liong mendesak racunnya keluar.


setelah memuntahkan racunnya keluar barulah biksu itu merasa tubuhnya ringan kembali dan wajahnya pun mulai normal kembali.


diapun langsung duduk meditasi kembali untuk memulihkan tenaganya yg melemah karena racun itu.chen liong pun juga duduk meditasi untuk mengembalikan tenaga nya yg banyak terkuras membantu mendesak racun biksu tua itu.

__ADS_1


sebenarnya biksu tua itu adalah biksu angkatan pertama di kuil Siaw Lim sie.dia memiliki kepandaian silat yg tinggi,pasukan topeng darah itu seharusnya dapat di kalahkan nya dengan mudah namun dia terlebih dahulu terkena racun pelemas tulang dan otot yg cukup kuat.


tidak berapa lama kemudian Chen liong sudah membuka matanya,tenaganya sudah pulih kembali seperti semula.tidak lama kemudian barulah biksu tua itu yg membuka matanya, terlihat ia sudah berhasil memulihkan 80 persen tenaganya.


"terima kasih banyak atas bantuannya sicu.


pinceng Thian kong mewakili saudara yg lain mengucapkan banyak terimakasih atas bantuannya ".


"ah...tidak usah sungkan locianpwe, wanpwe Chen liong.hanya kebetulan saja lewat jalan ini".


tiba-tiba mereka melihat ke satu arah dan melihat ada 10 orang mendatangi mereka.


kalau dilihat dari pakaian mereka seperti nya mereka juga anggota topeng darah,Namun ada 3 orang yg berbeda yaitu memakai topeng warna emas.sedangkan yg lainnya sama dengan yg sebelumnya yaitu topeng putih.


"kalian berani membunuh pasukan istana iblis darah, kalian semua harus mati dan partai kalian juga akan di hancurkan".


salah seorang dari orang yg memakai topeng emas itu berkata dengan nada angkuh.


"orang seperti kalian memang sudah selayaknya di bunuh "jawab Chen liong sinis.


"bocah kurang ajar,bunuh dia..".


perintahnya pada anak buahnya.


mereka memandang remeh Chen Liong,karena menurut perkiraan mereka yg harus di waspadai ada para biksu tua dari Siaw Lim sie itu.mereka tidak tau kalau anak buah Mereka adalah Chen Liong yg membunuh nya.


tiga orang pasukan darah topeng putih maju dan langsung menyerang Chen liong.pukulan serangan mereka mengandung tenaga dalam yg kuat, sepertinya mereka berniat membunuh Chen Liong dalam sekali serangan.


"wosh... wosh..wosh...tuk..tukk...tuk..."


"aarrrggghh.... aarrrggghh.... aarrrggghh.."


ketiga nya berteriak hampir bersamaan,lalu mereka bertiga pun tersungkur di depan Chen Liong.terlihat mereka memuntahkan darah di mulutnya.


semua orang di sana sangat kaget, mereka melihat kalau tiga orang itu sudah di musnahkan ilmu silatnya.mereka tidak menyangka kalau pemuda ini bisa menguasai ilmu totok udara kosong dengan begitu mahir dan sempurna.


orang yg memakai topeng emas itu benar-benar marah melihat kejadian ini.


"kalian semua...bunuh para biksu itu..."ucapnya memberi perintah pada pasukan topeng putih.


"kalian berdua hadapi biksu tua itu...pemuda ini biar aku yg hadapi...". katanya kemudian, sepertinya dia adalah pemimpin nya.


pertempuran pun kembali terjadi,untung saja para biksu itu kekuatan nya sudah pulih kembali sehingga mereka dapat memberi perlawanan dengan imbang.


biksu Thian kong di keroyok oleh dua orang pasukan darah topeng emas.dia mampu memberi perlawanan dengan baik, walaupun tenaganya baru pulih 80 persen namun itu sudah cukup baginya untuk mengimbangi lawannya dengan menggunakan ilmu silat tingkat tinggi yg terkenal milik Siaw Lim sie.


terlihat biksu itu memainkan jurus dari ilmu silat lohan Kun dan kadangkala memukul lawan dengan pukulan Kim kong ciang yg terkenal.

__ADS_1


lawan pun semakin terdesak di buatnya.


Chen liong sendiri mulai beradu pukulan dengan pemimpin pasukan topeng emas itu.


suara ledakan berkali-kali terdengar.setiap kali beradu pukulan maka lawannya akan terdorong mundur beberapa langkah.


jurus demi jurus pun mereka keluarkan,si topeng emas itu mengeluarkan hawa panas berwarna ke hijauan di setiap pukulan yg di lepaskan nya.chen liong selalu berusaha menghindari pukulan ini dan akan menangkis kalau sudah terpaksa.


si topeng emas benar-benar marah melihat jurus-jurus nya selalu saja bisa di hindari oleh Chen liong.sedangkan Chen Liong yg menggunakan langkah dewa pembingung Sukma berhasil menguasai keadaan walaupun dia sendiri belum bisa menyarangkan pukulannya pada musuhnya ini.


"bangsat... akan ku bunuh kau...!!"


si topeng emas berteriak marah,dia tidak menyangka akan menghadapi lawan yg kuat namun masih muda.dia benar-benar tidak terima,hingga memaksanya harus mengeluarkan ilmu andalan nya.


terlihat dia memusatkan tenaganya pada telapak tangan kanannya.maka terlihat api warna hijau berpendar sangat terang dengan hawa panas yg luar biasa.


"sswwoosssshh...."


"hati-hati sicu,itu adalah pukulan api hijau yg sudah lama hilang dari dunia persilatan...pukulan itu mengandung racun ganas sicu...".teriak biksu tua Thian kong dengan nada khawatir pada Chen liong.


mendengar seruan itu Chen liong hanya tersenyum santai.lalu diapun mengepalkan tangannya dan melakukan tinjuan kedepan,..


"pukulan tinju dewa penghancur "


"wwuusshhhh....."


terlihatlah tinju raksasa melesat menuju cahaya api hijau yg menuju kearahnya hingga terjadi tabrakan dan meledak dengan dahsyat...


"BBBOOOOOOMMMMHHHHHH..."


ledakan itu mengguncang tempat itu dan membuat mereka semua berhenti bertarung dan melihat ke arah ledakan.


mereka melihat Chen liong masih berdiri dengan kokoh,terlihat pelindung transparan warna emas dengan motif punggung kura-kura mengelilingi tubuhnya.


sedangkan di seberangnya mereka melihat si topeng emas terduduk dan memuntahkan darah dari mulut nya.terlihat sekali kalau dia telah terluka dalam.


kemudian dia berdiri,dan memandang pada Chen liong.


"kau akan menyesali tindakan mu hari ini anak muda, orang-orang istana iblis darah akan mengejarmu terus..."kata si topeng emas dengan nada mengancam.


"aku tidak takut dengan kalian,tapi kalian harus takut padaku..."jawab Chen liong santai.


"ayo kita pergi..."katanya pada anak buahnya.


lalu dia melemparkan sebuah benda seperti anak bola ke arah Chen liong, melihat itu dia pun melompat mundur.


"DDuuaarrrrrhhhh..."

__ADS_1


bola itu meledak dan seluruh area penuh dengan asap hitam.chen liong mengibas-ngibaskan tangannya dan asap pun tersapu bersih.saat mereka melihat ke depan mereka melihat orang-orang itu sudah jauh berlari,yg sudah tidak mungkin lagi untuk di kejar.


apa lagi mereka memang tidak berniat mengejar orang-orang itu.


__ADS_2