
Cui Sim nikow benar-benar kaget dan tak percaya dengan yg di katakan Chen liong.
dia sebagai salah satu orang sakti yg di anggap dewa dunia persilatan yg memiliki kepandaian tinggi yg jarang menjumpai tandingan,tentu saja ilmu silat yg di miliki nya bukan ilmu silat kacangan saja.bagaimana mungkin anak yg baru berumur 10 thn bisa melihat kekurangan jurus silat miliknya.
"baiklah anak muda,pinni ingin tau di mana kekurangan yg kau maksud.silahkan kau jelaskan anak muda."kata cui Sim nikow kemudian setelah bisa menenangkan hati dan pikirannya.
"baik locianpwe... boanpwe akan mencoba menjelaskan pemikiran boanpwe... boanpwe harap locianpwe tidak mencela kebodohan boanpwe ".jawab Chen liong merendah dan sopan.
kemudian Chen liong pun mulai menjelaskan kekurangan jurus yg di peragakan Cui Sim nikow tadi.
penjelasan Chen liong membuat Cui Sim nikow tak bisa percaya dengan pendengarannya karena apa yg di jelaskan oleh Chen liong adalah benar sekali.
"jadi locianpwe...kalau menurut boanpwe, untuk menutupi kekurangan jurus locianpwe itu adalah locianpwe harus bisa menghilangkan atau menyamarkan bayangan yg terlihat di tanah sebagai bayangan wujud tubuh nyata penggunanya".kata Chen liong kemudian mengakhiri penjelasan nya.
Cui Sim nikow pun mengangguk mendengar nya.dia merasa mendapat pencerahan untuk meningkatkan kemampuannya yg sudah lama macet.
selama ini dia hanya melatih meningkatkan tenaga sakti saja lagi.karena dia merasa sudah tidak ada lagi yg harus di tingkatkan dari jurus-jurus miliknya.
namun sekarang dia mendapatkan pencerahan untuk meningkatkan kemampuan jurus-jurus nya.
"baiklah anak muda, pinni ucapkan terimakasih atas pencerahannya.walaupun kau masih kecil tapi daya pikir dan kecerdasan mu sangat luar biasa.aku yakin suatu saat nanti kau akan mencapai puncak Dunia persilatan.
tapi ingat jangan menyimpang dari jalan kebenaran, tegakkan lah keadilan di manapun kau berada nanti.saat ini golongan hitam sudah mulai mengacau dan mengambil alih daerah terpencil dan sekte kecil.pinni yakin dalam waktu paling lama 10 thn ini maka golongan hitam akan memperlihatkan kekuatan nya untuk menguasai dunia persilatan.saat itu tiba nanti, pinni harap kalian generasi muda sudah siap menghadapi mereka dan menegakkan keadilan".kata cui Sim nikow kemudian dengan panjang lebar.
"boanpwe akan menegakkan keadilan di dunia ini dengan segala kemampuan boanpwe, suatu saat nanti mereka akan mendapatkan balasan atas semua perbuatan mereka".jawab Chen liong berapi-api.karena dia jadi teringat nasib keluarga nya akibat keserakahan golongan hitam.
"bagus anak muda... semoga saja kau berhasil dengan cita-cita mu itu.baiklah,kami mau masuk dulu.sudah saatnya pinni pamit untuk kembali kepada tuan Lie".kata cui Sim nikow kemudian.
Cui Sim nikow pun berlalu sambil menggandeng tangan Sian eng menuju ruang keluarga tuan Lie.
__ADS_1
Chen liong kemudian mengekor di belakang mereka.
###
"apa tidak bisa di tunggu lebih lama lagi locianpwe?".kata seorang wanita paruh baya yg ternyata ibu Sian eng.
dia masih belum siap untuk berpisah dengan anak satu-satunya ini.
"maaf nyonya... pinni sudah tidak bisa lagi lama-lama disini, sesuai perjanjian kalau pinni hanya 2 thn menunggu di sini.setelahnya eng'er
pinni bawa ke tempat pinni untuk melanjutkan latihan nya".jawab Cui Sim nikow.
"tapi...aku..".nyonya Lie tak sanggup meneruskan kata-katanya karena sudah menangis sesenggukan.
dia merasa tak sanggup utk berpisah dengan anaknya.
"baiklah locianpwe...besok pagi locianpwe boleh berangkat.sebaiknya hari ini silahkan istirahat dulu dan kami akan mempersiapkan segala sesuatunya untuk keberangkatan anak eng besok".kata tuan Lie kemudian.
kemudian mereka pun bubar ke kamar masing-masing.
Chen liong pun tak tenang mendengar kalau Sian eng akan pergi mengikuti gurunya untuk berlatih lebih jauh lagi.
"seperti nya aku juga harus pergi dari sini dan mulai mengembara sambil mencari informasi tentang orang-orang yg membunuh keluarga ku".gumam Chen liong membulatkan tekadnya.
kemudian Chen liong pun mulai membuat persiapan untuk keberangkatan nya besok.
***
besoknya terlihat Cui Sim nikow dan Sian eng berpamitan untuk segera berangkat.
__ADS_1
terlihat sekali nyonya Lie sangat sedih melihat ke pergian anaknya.
setelah mereka berangkat dan hilang dari pandangan barulah Chen Liong menghampiri tuan Lie sambil menggendong buntalan bekal perjalanan nya nanti.
"maaf paman... liong'jie juga mohon pamit paman.liong'ji juga mau mengembara paman".
kata Chen liong pada tuan Lie.
"kamu mau kemana liong'jie? kamu disini saja bersama kami,kau lihat adikmu sudah pergi dan sekarang kamu juga mau pergi meninggalkan kami?"kata tuan Lie tanpa bisa menyembunyikan raut kesedihan di wajahnya.
"maaf paman... liong'jie hanya ingin mengembara mencari jati diri paman.liong'ji harap paman bisa mengerti".jawab Chen liong kemudian sambil menunduk.
karena walau bagaimanapun tuan Lie sekeluarga adalah orang baik.dia dapat merasakan kehangatan keluarga yg hilang di rumah ini.tapi dia harus membulatkan tekadnya demi membalas dendam orang tuanya.
"baiklah liong'jie... kalau kau memang sudah bertekad seperti itu maka kami hanya bisa mendoakan saja keselamatan mu dan semoga kau bisa mencapai cita-cita mu ".kata tuan Lie kemudian dengan pasrah.
setelah bercakap-cakap sebentar dan tuan Lie juga memberi Chen liong sekantong uang untuk bekal Chen liong di jalan nanti barulah Chen liong berangkat meninggalkan kediaman bangsawan Lie dan memulai pengembaraan nya.
apakah yg akan terjadi dalam perjalanan Chen liong yg masih berusia 10 thn ini??
apa saja ke ajaiban yg akan di dapatkan dalam perjalanannya??
tunggu di chapter berikutnya....
jangan lupa bantu like dan vote ya...
jika banyak yg suka maka akan update yg banyak....
terimakasih....
__ADS_1