
Di dalam sebuah kamar cukup mewah terlihat seorang anak umur 10 thn yg berwajah tampan sedang dalam posisi meditasi.
terlihat ada bayangan putih transparan dengan motif punggung kura-kura mengurung tubuhnya.
tiba-tiba mata anak itu terbuka seiring menghilangnya bayangan energi putih yg mengelilingi tubuhnya.
"akhirnya aku berhasil menyelesaikan ilmu khikang (pelindung)zirah dewa kura-kura,walaupun baru sampai tahap 2.aku yakin suatu saat nanti akan berhasil mencapai tahap 3,yaitu tahap zirah emas.saat itu terjadi nanti maka aku akan sanggup menandingi kekuatan ilmu khikang baju emas Budha tak bisa rusak,atau ilmu pengubah raga Budha dari kuil Siaw Lim sie yg terkenal terkuat di dunia persilatan ini".gumam A liong setelah melihat hasil latihannya dalam 2 tahun ini.
memang A liong sudah 2 thn melatih kitab tiada kepandaian ini,di samping juga membaca dan mempelajari kitab lainnya.sudah hampir semua kitab yg ada di perpustakaan keluarga Lie sudah selesai di baca A Liong.
"sebaiknya aku pergi melihat perkembangan latihan Eng moi ".pikir A liong sambil berjalan keluar kamarnya menuju halaman belakang tempat Sian eng biasa berlatih.
A liong memang jarang menemui Sian eng dlm 2 thn ini.karena mereka sama-sama sibuk berlatih,dan lagipula A liong juga tidak memungkinkan melihat Sian eng saat di latih oleh gurunya sebab dia tidak akan boleh melihat guru Sian eng memberikan petunjuk rahasia ilmu yg akan di pelajari oleh Sian eng.
sesampainya di halaman belakang dia melihat Sian eng sedang asik berlatih.
terlihat pakaian nya sudah basah keringat.
"jurus pedang kilat pembelah gunung".teriak Sian eng.sambil melakukan gerakan yg sangat cepat dan kuat.
"hhiiaatttt.....hhiaatt...sswwhhoss.....dduuaarrr.."
sebuah batu sebesar sepangkuan orang dewasa sudah hancur terkena serangan Sian eng.
__ADS_1
setelah itu Sian eng pun berhenti dan menenangkan gejolak tenaga dalamnya.
walaupun baru berusia 9 th.namun Sian Eng sudah memiliki tenaga dalam yg lumayan juga,
mungkin karena yg melatih nya adalah seorang tokoh dewa dunia persilatan saat ini.
apalagi Sian eng sering di beri berbagai obat herbal oleh subo(sebutan untuk guru perempuan)nya.
"wah....adik eng memang hebat,selamat ya adik eng telah menjadi kuat dan hebat sekarang". tiba-tiba A liong bersorak memberi semangat pada Sian Eng.
"ah...liong ko,aku belum sekuat itu sekarang,masih banyak kesalahan dalam jurus yg di ajarkan subo padaku".jawab Sian eng sambil berjalan mendekati A Liong.
"ya walaupun ada beberapa kesalahan pada beberapa gerakan jurus mu tadi,tapi itu sudah cukup hebat eng moi.di tambah lagi kecepatan ginkangmu sudah bisa menyamai pendekar kelas 3 di umurmu saat ini merupakan hal yg luar biasa eng Moi". jawab Chen liong sambil tersenyum ramah dan tangannya mengusap puncak kepala adiknya ini.
melihat wajah adiknya membuat A liong menggeleng kepala.
"baiklah Eng'moi,Koko akan memberikan petunjuk supaya jurus mu bisa sempurna dan tidak memiliki kelemahan lagi".kata A Liong kemudian.
tentu saja Chen liong bisa tau dengan mudah kelebihan dan kelemahan suatu jurus.karena dalam kitab tiada kepandaian milik nya juga ada memuat tentang pemahaman dasar semua ilmu silat.jika kita bisa memahami semua gerakan dasar ilmu silat ini maka kita akan tau dengan mudah bagaimana sebuah jurus akan bergerak.sehingga kita bisa tau kelebihan dan kekurangan sebuah gerakan jurus dan bahkan kalau kita jenius maka akan bisa menciptakan sendiri sebuah jurus tandingannya.
"baiklah liong'ko,aku akan mulai memainkan semua jurus yg aku punya.aku ingin subo nanti bisa senang dengan peningkatan hasil latihan ku hari ini".jawab Sian eng dengan gembira dan semangat yg membara.
kemudian Sian eng pun mulai memainkan jurus silat yg sudah di pelajari nya dari sang guru.
__ADS_1
jurus demi jurus di mainkan dan setiap ada kesalahan maka Chen liong memberikan petunjuk sehingga bisa di lakukan Sian eng dengan sempurna.
setelah beberapa jam berlatih dan di beri petunjuk oleh Chen liong maka sekarang semua jurus miliknya sudah sempurna tanpa ada kelemahan yg terlihat.bahkan ada beberapa gerakan jurus yg di rubah sedikit oleh Chen liong,ada juga yg di tambahi atau di kurangi.
tapi justru membuat jurus itu semakin dahsyat saja kekuatannya.
Sian eng hanya tinggal melatihnya sampai matang dan lebih meningkatkan tenaga dan kecepatan nya saja lagi.
setelah beberapa saat kemudian pun Sian eng selesai melatihnya karena merasa sudah hapal dan leluasa memainkan perubahan baru dalam jurusnya ini.
"ah ..terima kasih liong'ko,aku merasa jurusnya jadi lebih hebat lagi".kata Sian Eng sambil mengusap keringat di dahinya.
"itu bukan apa-apa Eng Moi,suatu saat nanti kamu pasti akan jadi pendekar wanita yg hebat Eng Moi".jawab Chen liong sambil tersenyum.
"eng'er apakah kau sudah selesai berlatihnya".
tiba-tiba saja sudah bertambah satu orang lagi di sana.
mereka benar-benar tidak tau entah sejak kapan Rahib tua itu berdiri di sana.
ginkangnya memang bukan isapan jempol belaka.jangankan mereka berdua yg belum memiliki ilmu silat yg tinggi sedangkan pendekar kenamaan saja jarang yg mampu mengimbangi nya.
makanya dia bergelar si Ratu ginkang.
__ADS_1