PENDEKAR KEADILAN

PENDEKAR KEADILAN
23.Rencana Keji ISTANA DARAH.


__ADS_3

setelah semua pasukan topeng darah pergi,Chen liong menemui para biksu itu.


"maaf losuhu,kalau begitu wanpwe mau pamit dulu melanjutkan perjalanan".


"baiklah sicu..pinceng mengucapkan terimakasih atas bantuan sicu,kami juga mau kembali untuk melaporkan kejadian ini pada hongtiang di biara Siaw Lim sie... sicu juga harus hati-hati,karena ilmu legendaris aliran hitam mulai bermunculan.hati-hatilah saat menghadapi nya nanti".


"baik losuhu...wanpwe akan hati-hati".


lalu Chen Liong pun terus melangkah melanjutkan perjalanan nya.


kali ini tidak hambatan dalam perjalanannya,setelah berlari menggunakan ilmu meringankan tubuhnya selama dua jam lebih akhirnya ia sampai di sebuah kota.ia sengaja berhenti berlari agak jauh dari gerbang agar tidak menarik perhatian orang.


setelah mengantri beberapa menit kemudian dia bisa masuk ke kota itu.chen liong memandang kota itu cukup ramai dan padat.


"ternyata kota Jiang Nan ini cukup ramai dan padat juga,orang di sini kelihatan nya hidup lumayan lebih dari cukup".gumam Chen liong.sebelumnya dia sudah membaca nama kota ini yg di ukir sangat indah di atas Gerbang kota.


lama berjalan,Chen Liong pun memasuki sebuah rumah makan.dengan penampilannya seperti sastrawan maka orang di sana tidak ada yg memandang rendah dirinya walaupun dia cuma memakai pakaian sederhana saja.


"silahkan duduk tuan muda,apa saja yg tuan muda mau pesan ?"sapa seorang pelayan pada Chen liong dan langsung membawa Chen Liong ke sebuah meja kosong.


"aku pesan satu porsi bakmi dan ang sio bak serta satu poci teh terbaik di sini". jawab Chen liong kemudian sambil mengedarkan pandangannya melihat situasi rumah makan itu yg terlihat cukup ramai orang disana.


tidak lama kemudian pesanan Chen liong pun datang.chen liong pun mulai makan dengan santai dan tenang.


karena dia juga ingin mendengarkan percakapan pendekar-pendekar yg juga banyak di sana,siapa tau ada dapat informasi penting.


benar saja, setelah beberapa menit kemudian beberapa orang dekat mejanya mulai bercerita dan cukup menarik perhatian Chen Liong.


"toako...berapa banyak orang yg di kirim kan oleh tongcu untuk mengepung mereka".


kata salah seorang dari mereka dengan suara pelan setengah berbisik.namun Chen Liong masih bisa mendengar nya dengan jelas.


"kabarnya ketua ISTANA DARAH memerintahkan sekte kita dan beberapa orang dari setiap partai golongan hitam untuk mengirim perwakilan mereka untuk membantu dalam pengepungan ini, mereka tidak ingin misi ini gagal ".jawab sang toako pelan setelah memperhatikan ke sekelilingnya.

__ADS_1


"lalu siapa saja yg di utus sebagai petarung tingkat atasnya toako?karena kita tidak mungkin mampu menghadapi para murid manusia dewa itu".


"ssstttt.....jangan di sebutkan seperti itu,nanti terdengar di telinga golongan putih,bisa saja rencana mereka akan di gagalkan...yg akan menghadapi mereka adalah para pasukan topeng emas dari istana darah langsung, sedangkan jika para manusia dewa yg jadi guru mereka datang menolong maka ketua juga sudah menyiapkan lawan mereka yaitu lima Datuk iblis yg sudah berhasil di tarik pihak istana darah ke pihaknya".kata sang toako.


"wah...aku yakin kali ini golongan putih akan kehilangan penerusnya dan istana darah akan menguasai dunia persilatan,maka kita golongan hitam akan bebas mau berbuat apa saja ".kata sang sute sambil terkekeh senang membayangkan hasilnya nanti.


setelah itu mereka berganti topik dengan hayalan yg akan mereka lakukan nanti setelah golongan hitam berkuasa.


Chen liong sangat kaget mendengar informasi ini.karena itu berarti pihak Istana darah mau melenyapkan generasi penerus empat manusia dewa dunia persilatan.bahkan jika para manusia dewa pun muncul maka mereka pun juga akan sekalian di bunuh agar tidak ada lagi rintangan mereka untuk menguasai dunia persilatan.


dari cerita mereka maka Chen liong menyimpulkan kalau mereka cukup banyak mengerahkan para Pendekar golongan hitam untuk membuat misi ini selesai.dan apalagi yg di sebut lima Datuk iblis pasti merupakan dedengkot golongan hitam.


"sepertinya aku harus bergegas menyusul Sian eng,aku tidak mau terjadi apa-apa padanya dan yg lainnya.karena mereka adalah calon penegak keadilan masa depan."gumam Chen Liong dalam hati.


lalu diapun cepat menyelesaikan makannya, kemudian langsung membayar tagihannya lalu segera pergi.dia langsung menuju arah luar kota karena ia mau merubah arah tujuannya semula.


Chen liong terpaksa membatalkan tujuannya ke kota raja.dia harus menyelematkan mereka dulu sebelum ke kota raja.


setelah keluar dari kota maka Chen liong langsung mengerahkan ilmu meringankan tubuhnya dan melesat dengan cepat menuju ke arah tempat pertemuan yg di katakan oleh Sian Eng sebelumnya.


Chen liong terus berlari hingga menembus hutan lebat.dia sengaja melewati hutan agar bisa memotong jalan.


ketika Chen Liong sedang berlari dengan pesat, tiba-tiba dia mendengar suara pertarungan yg dahsyat.chen liong pun merubah arah larinya ke asal suara itu.,Chen Liong sebenarnya cukup kesal karena selalu saja ada yg menghambat perjalanannya.


setelah sampai di lokasi pertarungan,Chen liong di buat kagum akan ke pandaian dua orang yg sedang bertarung itu.


terlihat seorang yg berbadan gemuk dengan baju bagian dadanya terbuka lebar dan memegang guci arak sedang bertarung dengan seorang pengemis kurus yg memegang sebuah tongkat hitam butut.


kelihatan nya kepandaian mereka seimbang,karena belum ada yg terlihat salah satunya mendominasi pertarungan.


"hei...pemabuk sialan....aku akan membuat kau menyadari kemajuan ilmu hingga membuatmu bisa tersadar dari mabukmu itu...".teriak pengemis itu sambil terus menyerang dengan tongkat bututnya,setiap serangan-serangan nya mengandung tenaga yg sangat kuat hingga menimbulkan angin yg kuat.


"hohoho...kau tak akan mampu mengalahkan aku pengemis busuk,aku akan mematahkan tubuh kurusmu itu...".si gemuk pemabuk membalas ejekan si pengemis sambil menangkis tongkat si pengemis dengan guci arak nya yg berwarna perak, sepertinya itu bukan guci biasa.

__ADS_1


"dasar pemabuk sialan ...mari kita selesaikan dengan cepat".


"ilmu pukulan pengemis meminta nyawa "


terlihat pengemis itu menggerakkan tangannya seperti orang yg akan meminta sedekah,namun kemudian terlihat di telapak tangannya ada cahaya kebiruan sebesar bola kaki.kemudian diapun mengayunkannya pada si pemabuk itu.


"HHIIAATTTTTTHHH...... wwhooossshhhh"


"kau mau mengadu nyawa ya pengemis sialan,baik...aku akan turuti mau mu".


"pukulan tinju dewa mabuk "


"SSHHUUTTTTHHHH......"


setelah melepaskan pukulannya,mereka berdua terlihat menyesal karena mereka baru menyadari kalau mereka akan beradu nyawa sekarang.padahal mereka tidak harus seserius ini namun menyesalinya pun sudah terlambat.


melihat kejadian ini Chen liong mengerutkan keningnya, ini tidak bisa di biarkan karena mereka terlihat bukan bertarung seperti seorang musuh.tapi lebih seperti seorang teman yg sudah lama tidak bertemu.


dan tebakan Chen liong memang benar,karena mereka berdua adalah sahabat yg akrab.


si gemuk adalah dewa mabuk dan si pengemis adalah dewa pengemis tongkat sakti.mereka adalah dua orang dari empat manusia dewa dunia persilatan.mereka tidak sengaja bertemu dan langsung berlatih tanding,namun mereka ternyata kelepasan karena ingin menang.


melihat semua ini maka Chen liong pun segera bertindak.dia langsung melompat ke tengah titik pertemuan pukulan mereka akan terjadi.


beberapa detik Chen liong sampai,pukulan merekapun sudah dekat maka dengan cekatan Chen liong bergerak meliuk seperti menari.kemudian telapak tangannya menyambut kedua pukulan kiri kanan lalu melambaikan tangannya ke arah lain,ia menggiring pukulan mereka ke arah lain dengan menggunakan jurus tangan dewa mengiring arus mendorong ombak.salah satu jurus tingkat tinggi yg dimiliki Chen liong.maka kedua pukulan itupun berubah arah ke arah pepohonan yg lebat itu.


"SWWOOSSHHH.... BBBOOOOOOMMMMHHHHHH"...


pohon-pohon banyak yg tumbang dan terciptalah kawah besar dan dalam di sana.


dua manusia dewa itu kaget melihat adegan ini,gerakan cepat dan pengaturan tenaga menahan pukulan mereka berdua lalu menggiring ke tempat lain benar-benar tak terbayangkan oleh mereka akan ada yg bisa berbuat seperti itu.


mereka melihat seorang pemuda tampan berdiri dengan tenang dan santai.karisma yg terpancar cukup membuat mereka kagum.

__ADS_1


mereka benar-benar bersyukur karena terhindar dari malapetaka akibat kecerobohan mereka.


__ADS_2