PENDEKAR KEADILAN

PENDEKAR KEADILAN
45.BANTUAN BERDATANGAN.


__ADS_3

Di saat empat murid manusia dewa sedang putus asa dan mulai memejamkan mata mereka karena pasrah pada situasi yg mustahil untuk di menangkan, tiba-tiba terdengar suara menggelegar berturut-turut di sertai bayangan sosok seseorang berdatangan di dekat mereka.


da


"Perisai ZIRAH DEWA KURA-KURA tahap puncak ".


"wwhhuusshhhh..."


perisai tipis seperti punggung kura-kura terlihat menutupi area sekeliling mereka.


seorang pemuda tampan dengan pakaian seperti seorang sastrawan telah berdiri di depan Sian eng sambil melepaskan jurus pertahanan terkuat miliknya.


tidak berhenti sampai disana bayangan berkelebat berturut-turut sambil melepaskan pukulan menghadapi serangan yg sedang menuju ke arah mereka.


"pukulan Dewi kematian ...!!".


"SSWWOOSSSSHH...."


"PUKULAN TAPAK BUDHA EMAS ."


"SSHHUUTTTTHHHH...."


bayangan tapak raksasa berwarna keemasan melesat dengan kekuatan kehancuran yg dahsyat.


"PUKULAN TAPAK NAGA,NAGA SAKTI MENGIBASKAN EKOR..".

__ADS_1


"RRROOOAAARRRRR.....WWWWUUUSSHHH"


Bayangan naga raksasa mengibaskan ekornya melayang menyambut pukulan musuh.


"pukulan Tay kek kun "


"SSWWOOSSSSHH..."


energi lembut juga segera menyambut serangan itu.


"pukulan tinju arahat Budha...".


"sswiinggggg..."


bayangan tinju warna keemasan melesat tak kalah cepatnya.


""BBBOOOOOOMMMMHHHHHH....".


guncangan yg sangat dahsyat pun terjadi,puncak gunung harimau bergetar sampai ke kaki gunung.


debu,tanah dan batu berhamburan menutupi pandangan.


anggota istana darah dan para golongan hitam kaget melihat situasi ini,mereka tidak menyangka akan melihat pertarungan tingkat tinggi seperti ini.


setelah semua tenang kembali, terlihatlah sebuah kawah besar telah tercipta di sana.

__ADS_1


sebagian besar puncak gunung sudah hancur karena kuatnya adu kekuatan terjadi.


15 orang pihak istana darah semuanya terhentak mundur,bahkan beberapa orang ketua sekte golongan hitam ada yg memuntahkan darah kental di mulutnya yg menandakan kalau ia sudah terluka dalam.


sedangkan empat murid manusia dewa sangat


kaget,mereka selamat di dalam perisai yg sangat kokoh....


diluar perisai telah berdiri 5 orang dengan postur yg terlihat sangat kuat.tubuh mereka berdiri dengan sangat tegap dan kuat walaupun kaki mereka membenam sejengkal ke dalam tanah,namun aura mereka terpancar sangat kuat.


Sian eng saat melihat salah satu dari mereka merasa sangat senang,.


"liong ko...!".gumam Sian eng.


Chen liong hanya tersenyum ke arah Sian eng,ia lebih memilih melihat situasi di depan yg lebih serius.karena musuh memiliki jumlah yg lebih banyak serta memiliki kekuatan yg rata-rata sangat tinggi.


murid empat manusia dewa memperhatikan satu persatu orang yg menolong mereka.


selain mereka melihat seorang pemuda tampan berpakaian sastrawan itu, mereka juga melihat seorang gadis cantik berbaju putih yg sangat anggun.


satunya lagi juga seorang pemuda tampan yg sudah matang dan berpakaian compang-camping seperti pengemis,namun pakaian itu sangat bersih.ia terlihat sangat berwibawa dan penuh energi...


sedangkan berikutnya adalah seorang biksu muda yg tidak berbeda jauh dengan pemuda sastrawan itu.walaupun begitu,wajah dan sikapnya terlihat sangat tenang dan damai serta memilki aura yg juga sangat kuat.


orang berikut nya adalah seorang tosu paruh baya.ia adalah tosu dari Butong pay,ia adalah salah seorang tetua termuda di Butong namun juga seorang yg paling berbakat di perguruan butong.ia menguasai semua ilmu silat Butong hanya sedikit di bawah ciangbunjin nya.

__ADS_1


mereka berlima berdiri dengan serius menghadap musuh-musuh yg ada di depan mereka.


mereka tau,kalau pertarungan yg sesungguhnya baru saja akan di mulai.....


__ADS_2