PENDEKAR KEADILAN

PENDEKAR KEADILAN
30.Tosu Butong pay


__ADS_3

Di sebuah hutan terlihat dua orang muda mudi sedang berlari dengan kecepatan sedang.


yg pria sangat tampan dengan pakaian sederhana seperti seorang sastrawan muda,sedangkan yg wanita memakai baju putih bersih.terlihat postur tubuh yg ramping dan dada yg cukup berisi membuatnya jadi semakin menggoda.namun wajahnya di tutupi dengan kain cadar, sehingga orang-orang tidak dapat menikmati wajah jelitanya.


dua orang muda mudi itu adalah Chen Liong dan In Nio.mereka berdua melanjutkan perjalanan dengan berlari santai,tidak terlalu cepat dan juga tidak terlalu lambat.


mereka sekarang merasa semakin dekat setelah beberapa lama bercakap-cakap sambil berlari.


"sebenarnya apa yg terjadi toako?kenapa toako terlihat sangat khawatir sekali?".


"sebenarnya aku mau membantu menyelamatkan para murid empat dewa dunia persilatan, pihak Istana darah merencanakan mau membunuh mereka agar tidak menjadi sandungan bagi mereka di kemudian hari, begitulah In moi ".


"oh...jadi seperti itu ya,subo memang pernah bercerita tentang empat manusia dewa dunia persilatan.wajar saja golongan hitam ingin melenyapkan mereka sebelum mereka semakin tumbuh kuat ".


"ya... begitulah kiranya In moi ".


mereka terus bercakap-cakap sambil berlari,mereka mau pergi ke kota selanjutnya dan akan mampir untuk makan mengisi perut dulu sebelum melanjutkan perjalanan mereka nanti.tiba-tiba Chen liong membelokkan arah larinya ke arah jalur jalan lain.In nio mau bertanya namun akhirnya hanya diam sambil mengikuti kemana Chen liong pergi.


ia yakin,pasti ada alasannya Chen liong ke sana.


setelah berlari beberapa tarikan nafas kemudian barulah In Nio paham,karena dia sudah mendengar suara pertempuran yg semakin terdengar jelas.


saat mereka berdua berhenti dalam jarak 30 meter dari orang yg bertempur.


mereka melihat ada 2 orang Tosu sedang di keroyok oleh 3 orang pasukan darah topeng emas dan di kelilingi oleh lebih kurang 20 orang pasukan darah topeng putih.


dua orang Tosu itu yg satu tua dan satu muda, kelihatannya mereka adalah guru dan murid.


Tosu tua di keroyok oleh dua orang pasukan darah topeng emas, sedangkan yg muda satu lawan satu.


melihat pertempuran itu Chen liong masih memperhatikan jalan pertempuran sebelum memutuskan akan ikut campur.

__ADS_1


"sepertinya mereka adalah Tosu dari perguruan Bu tong pay.tosu tua itu sangat mahir memainkan jurus-jurus ilmu silat Tay kek Kun yg terkenal dari Butong".kata Chen liong perlahan.


namun In Nio bisa mendengar dengan jelas apa yg di katakan Chen Liong.


"apakah kita akan membantu mereka liong'ko?".tanya In Nio sambil menatap pertempuran itu.


"Tosu tua itu hanya mampu mengimbangi ke dua lawannya,ia tak akan bisa mengalahkan lawannya.sedangkan Tosu muda itu kalah setingkat dari lawannya,ia sudah terdesak sekarang dan Tosu tua itu juga akan kalah karena mengalihkan konsentrasi nya pada pertarungan Tosu muda itu".jawab Chen liong menganalisa pertarungan mereka.


ternyata benar saja,tidak lama kemudian terjadilah apa yg Chen liong katakan barusan.


Tosu muda itu terkena tendangan lawannya dan terlempar belasan meter lalu memuntahkan segumpal darah,ia telah terluka dalam yg cukup parah.tosu tua itu juga mengalami hal yg sama,satu tendangan di perut dan pukulan di bahunya.


namun Tosu tua itu tidak terlalu parah lukanya,karena ia menahannya dengan tenaga dalamnya yg tinggi.


"hahahaha...Tosu bau,sudah saatnya kau menghadap Giam Lo Ong".kata salah seorang


pasukan darah topeng emas.


mereka bertiga mempersiapkan pukulan terkuat mereka untuk membunuh ke dua Tosu itu.


nampak tenaga dalam mereka sudah terhimpun di telapak tangan mereka.


cahaya merah berbau amis darah terlihat di telapak tangan mereka bertiga.


"JURUS PUKULAN TAPAK IBLIS DARAH,TAPAK DARAH PEMUSNAH ".


"HHIIAATTTTTTHHH...."


mereka melepaskan pukulan terkuat mereka secara bersamaan.cahaya merah darah serta bau amis darah mengarah pada ke dua Tosu itu.angin menggulung dan menghancurkan apa yg di lewatinya.


Tosu tua itupun menyiapkan pukulan terkuatnya, sepertinya ia sudah memutuskan akan beradu nyawa dengan mereka.

__ADS_1


namun belum sempat dia bereaksi, tiba-tiba saja muncul sesosok tubuh menghalangi di depannya.


kemudian Tosu itu melihat orang itu melepaskan pukulan dengan kedua kepalan tangannya.


"Pukulan tinju dewa,tinju ganda ".


"SSHHUUTTTTHHHH...."


bayangan dua tinju raksasa menyambut angin pukulan lawannya.


"BBBOOOOOOMMMMHHHHHH.."


debu menggulung tinggi dan pohon-pohon di sekitarnya bertumbangan karena adu pukulan ini.


setelah debu menghilang, terlihatlah kawah besar dan cukup dalam tercipta disana.


nampak lah Chen liong berdiri dengan kokoh dan terlihat tirai tipis transparan mengelilinginya serta ke dua Tosu itu.


Tosu tua sangat kaget dan kagum melihatnya.


di seberang sana terlihat 3 orang pasukan darah topeng emas itu terduduk sambil memegang dadanya.terlihat ada darah menetes di sudut bibir mereka.


"mari kita akhiri..."kata Chen liong sambil tersenyum.


"jurus pedang tanpa wujud,pisau angin".


"sswwoosssshh..."


"akh..akh...akh...".


mereka bertiga mati dengan tubuh terluka seperti di sayat ratusan pisau tajam.terakhir leher mereka juga tergores hingga membuat mereka menghembuskan nafas tanpa sanggup bertahan.

__ADS_1


sementara 20 orang pasukan darah topeng putih juga sudah bergelimpangan di habisi In Nio.dengan jurus Tarian Dewi kematian dia telah membunuh mereka hanya dalam beberapa waktu saja.


__ADS_2