
satu orang pemuda dan dua orang gadis cantik tengah berlari menuju desa Wu ye.
mereka kembali setelah membunuh si Jai hwa cat yg meresahkan desa Wu ye selama beberapa waktu ini.
Tidak butuh waktu lama untuk mereka kembali ke desa dan langsung menuju ke rumah kepala desa Wu.
kepala desa Wu dan keluarganya merasa bersyukur dan sangat berterima kasih atas pertolongan dari Chen liong.kepala desa menjamu mereka makan bersama di rumahnya sebagai tanda terima kasih.chen liong dan In Nio pun terpaksa menerimanya setelah berulang kali kepala desa memohon kepada mereka.
setelah selesai makan,maka Chen liong dan In Nio pamit untuk kembali ke penginapan dan akan melanjutkan perjalanan besok pagi.
tiba-tiba Wu Lian berkata pada Chen liong,
"maaf toako,apa tidak bisa di tunda dulu perjalanannya?karena aku ingin minta sedikit petunjuk ilmu silat dari toako,agar bisa membela diri dan keluargaku".
"maaf adik Lian,kami harus cepat pergi melanjutkan perjalanan karena ada urusan yg sangat penting.namun kalau adik lian ingin petunjuk ilmu silat maka ambillah perlengkapan menulis,aku akan menuliskan nya untuk mu dan nanti bisa kamu latih sendiri".
"baik toako, terimakasih banyak toako"
Wu Lian segera mengambil alat tulis dan menyerahkannya pada Chen liong.
lalu Chen Liong mulai menulis dan menggambar di sana hingga satu jam kemudian semua selesai dan menyerahkannya pada Wu Lian.
"pelajarilah jurus-jurus yg ada di sini dengan sungguh-sungguh,maka kamu akan mampu di sejajarkan di pesilat kelas satu nantinya".
"terimakasih banyak toako,aku akan belajar dengan sungguh-sungguh dan tak akan mengecewakan toako".
"baiklah,kalau begitu kami pergi dulu...".
lalu Chen Liong dan In Nio kembali ke penginapan dan langsung beristirahat.
sedangkan Wu Lian setelah Chen liong pergi segera membuka catatan yg di berikan oleh Chen liong.ia membacanya dan langsung merasa gembira melihatnya,karena benar saja kalau ilmu silat ini sangat hebat sekali.
"Ilmu pedang sepasang walet terbang".
" ini adalah ilmu pedang menggunakan siang kiam(dua pedang) sesuai yg aku suka,mungkin toako melihat sepasang pedang di punggung ku ini".gumamnya senang.
"jurus pukulan walet terbang".
"ilmu ini sangat hebat karena bisa melancarkan ratusan pukulan sekali menyerang,namun ilmu ini harus menggunakan ginkang yg tinggi".
__ADS_1
"ilmu meringankan tubuh Walet terbang".
"wah...ini adalah pelengkapnya,toako benar-benar sangat hebat...aku diberinya dengan lengkap,aku harus bisa mempelajarinya dengan sempurna.oh...ada catatan dari toako".
ILMU INI ADALAH MILIK DEWI WALET TERBANG DI MASA LALU.AKU WARISKAN PADAMU SEBAGAI PENERUSNYA,JIKA ADA YG MENANYAKAN APAKAH KAU MURID DEWI WALET TERBANG MAKA JAWAB SAJA IYA.
KELAK JIKA KAU BERHASIL MEMPELAJARINYA DENGAN SEMPURNA MAKA KAU BOLEH MEMAKAI GELAR SUHUMU DEWI WALET TERBANG SESUAI DENGAN APA YG DI SURUHNYA DALAM KITAB PENINGGALANNYA.
"baiklah...aku berjanji akan menjadi Dewi walet terbang berikutnya".ucap Wu Lian dengan tegas.
###
Di antara Lebatnya hutan terlihat dua bayangan berkelebat sangat cepat.mereka adalah Chen Liong dan In Nio yg melanjutkan perjalanan mereka, seharusnya dua hari lagi mereka akan sampai di tujuan tepat saat hari pertemuan itu tiba.
namun,saat sedang berlari kencang itu tiba-tiba saja ada gelombang serangan datang dari depan mereka sesaat sesosok bayangan baju hitam berdiri menghadang di depan mereka.
"SSWWOOSSSSHH...."
"bboommmm...."
ledakan keras terjadi,saat semua debu sudah bersih maka terlihatlah kawah cukup besar dan garis panjang dan cukup dalam di sana.sedangkan di depan kawah itu terlihat Chen liong dan In Nio sedang berdiri dengan tenang,terlihat tirai tipis transparan melindungi mereka.itu adalah perisai ZIRAH DEWA KURA-KURA yg di gunakan Chen liong untuk menahan serangan mendadak itu.
Chen liong memperhatikan batikan pria paruh baya itu,ia berwajah dingin dan tubuh sangat besar seperti raksasa saja.
di tangannya terpegang sebuah golok jagal yg besar.pandangan orang itu sangat dingin dan terlihat sudah terbiasa membunuh.
"benar...ada apa tuan mencari ku?".jawab Chen liong tetap tenang namun waspada.
"bagus...hari ini aku akan membunuhmu". jawabnya dingin dan pandangannya makin menusuk.
"siapa kau dan siapa yg menyuruhmu?".
"aku Setan Golok Jagal,namaku tak usah kau tau...sedangkan yg menyuruhku adalah Tetua dari ISTANA DARAH,hanya itu yg bisa aku katakan sebelum membunuhmu".
setan golok jagal adalah salah satu orang golongan hitam yg sangat kejam,ia akan menjagal siapa saja yg tidak dia sukai dan akan membunuh siapa saja yg di suruh orang asalkan bayarannya cocok.ia sangat di takuti oleh orang-orang yg mengenalnya.
tanpa aba-aba dia langsung bergerak dan dalam sekejap sudah tiba di depan Chen liong dan langsung mengayunkan golok jagal nya yg besar dan berat itu.
Chen liong dengan cepat menghindari serangan yg akan memotong kepalanya itu.
__ADS_1
sedikit merendahkan tubuhnya,golok itu pun lewat di atas kepalanya.lalu Chen liong langsung mengirimkan satu pukulan balasan ke pangkal lengan lawan,namun bisa di atasi si golok jagal dengan mudah.
walaupun golok jagal itu sangat berat namun terlihat sangat ringan saat ia menggunakan nya,baik untuk menyerang maupun untuk bertahan.
puluhan jurus sudah mereka bertukar serangan,namun belum ada tanda-tandanya siapa yg lebih unggul.setan golok jagal benar-benar sangat kuat dan serangannya sangat ganas.jurus golok setan jagal pemotong sangat ganas dan selalu mengarah kebagian tubuh yg mematikan.
pohon-pohon banyak yg tumbang akibat angin serangan yg nyasar atau terpotong oleh golok jagal yg nyasar saat serangan nya mampu di hindari Chen liong.
saat ratusan jurus berlalu,setan jagal benar-benar sangat marah dan geram karena lawannya ternyata tak semudah yg dia bayangkan.pemuda sastrawan muda ini sangat ulet dan kuat,memiliki banyak jurus aneh yg mampu menyelamatkan nya di saat terakhir akan terkena serangan jurusnya.
ia menggertakkan giginya dan menyerang lebih ganas lagi.chen liong tetap melayani rangsekan lawannya dengan tenang namun penuh waspada dan perhitungan.hingga kesempatan itupun datang,saat si golok jagal mengayunkan goloknya akan memotong lehernya ia pun melihat lowongan di dada lawan terbuka walaupun itu hanya sedikit celah saja namun segera dimanfaatkan Chen liong.
dengan jurus pukulan tapak mendorong gunung ia gedor dada lawannya hingga membuat tubuh si golok jagal langsung terpental cukup jauh.
setan golok jagal makin marah,walaupun pukulan itu tidak membuat ia luka parah namun ia merasa sangat malu karena berhasil di lukai oleh pemuda ini.
ia pun menelungkup marah dan mengayunkan goloknya membelah dari atas kebawah...
"jurus golok jagal membelah surga".
"sswiinggggg,..."
cahaya golok raksasa langsung membelah dari atas ke bawah mengarah ke arah Chen liong.bahkan membuat tanah terbelah sangat dalam.
Chen liong pun mengerahkan tenaga dalamnya,
"ilmu pedang tanpa wujud,pedang penghancur"
"SSWWOOSSSSHH...."
pedang raksasa juga tercipta dan langsung menyambut serangan golok raksasa itu.
"BBBOOOOOOMMMMHHHHHH...".
tanah dan debu berhamburan, pohon-pohon banyak yg tumbang.setelah debu hilang dan keadaan kembali tenang maka terlihatlah Chen liong masih tetap berdiri namun sepertinya ia terseret beberapa meter kebelakang,karena terlihat jejak garis dua kakinya di depannya dan keduanya juga terbenam sampai mata kaki.
sedangkan setan golok jagal sudah terbaring dengan tubuh berlumuran darah,goloknya hancur serta tangannya.tubuhnya banyak mendapat luka seperti di sayat pedang.
Chen liong hanya menggelengkan kepalanya sebelum mengajak In Nio pergi dari sana.
__ADS_1