Pendekar Seruling Naga

Pendekar Seruling Naga
Pegunungan Hoa San


__ADS_3

Li Hong Yi mengikuti petunjuk arah menuju ke pegunungan Hoa San melalui tiga orang murid dari Sekte Hoa San Pai yang telah menemuinya dan menjemputnya dari kota kecil di bawah kaki pegunungan Hoa San.


"Waahhhh, tinggi sekali pegunungan Hoa San.. Apakah aku bisa mendaki gunung ini? " Li Hong Yi menatap kagum pada keindahan alam yang terpancar dari pegunungan Hoa San yang telah terlihat menjulang tinggi dan menembus awan -awan putih.


"Hmm, Pangeran Kesembilan jika anda dapat mendaki gunung Hoa San sampai ke puncaknya, maka kemampuan ilmu silat mu sudah hampir mencapai para senior kami yaitu para paman guru kami.. " kata salah seorang dari ketiga orang murid Hoa San Pai kepada Li Hong Yi.


"Ohya? Wahh... Lalu bagaimana cara kita bisa sampai ke markas besar sekte Hoa San Pai kalian? " tanya Li Hong Yi menoleh kepada Yang Chao Yue gadis kecil putri dari Ketua Sekte Hoa San Pai yang kini di panggil sebagai Suci (Kakak seperguruan perempuan) olehnya.


"Melalui tangga di sisi kanan tebing-tebing di pegunungan Hoa San. Dan, kamu harus gunakan ilmu ginkang (ilmu meringankan tubuh) mu untuk kamu bisa mencapai puncak gunung ini dalam waktu tiga hari dua malam. " jawab Yang Chao Yue memandang Li Hong Yi dengan sinar mata menantang kemampuan anak laki-laki itu.


"Ouh? Baiklah,Suci.. " kata Li Hong Yi tersenyum.


"Kalau begitu, kemarilah dan perhatikan kami sebelum kamu menaiki tangga itu.. " kata salah seorang dari Suheng (Kakak seperguruan laki-laki) kepada Li Hong Yi sambil menunjukkan cara untuk menaiki tangga pegunungan Hoa San kepada Li Hong Yi.


"Iya, Song Suheng (Kakak seperguruan laki-laki) Song. " jawab Li Hong Yi santun.


Kedua orang Suheng dan Suci nya melesat cepat ke tangga dan melayang dengan kecepatan yang mengagumkan sehingga sebentar saja mereka telah menghilang dari kaki pegunungan Hoa San di depam sepasang mata Li Hong Yi.


Li Hong Yi melesat cepat pula sampai menyusul ketiga orang kakak seperguruannya bahkan Ia telah mendahului ketiga tiba di depan pintu gerbang utama markas besar sekte Hoa San Pai dalam waktu satu hari satu malam saja sampai ketiga orang kakak seperguruannya tercengang dengan kecepatannya berkelebat.


Brrrrr!

__ADS_1


Li Hong Yi menunggu sampai ketiga orang kakak seperguruannya datang di depan pintu masuk ke markas besar sekte Hoa San Pai selama dua hari satu malam dan di tegur dengan keras oleh Yang Chao Yue.


"Hong Yi, apa -apaan kamu ini mendahului kami yang menjadi senior mu begitu saja untuk kamu bisa sampai di depan pintu gerbang markas besar sekte Hoa San Pai? " tegur Yang Chao Yue.


"Aku minta maaf jika aku mendahului para kakak seperguruan untuk aku bisa sampai di depan pintu gerbang masuk ke markas besar sekte Hoa San Pai, ya karena aku tidak sengaja untuk melakukan hal itu. " Kata Li Hong Yi nada sopan.


"Uhhh, ilmu ginkang apa yang kamu gunakan tadi? " tanya Yang Chao Yue judes.


"Ilmu ginkang biasa saja, Suci. " jawab Li Hong Yii rendah hati.


"Ahh, yang benar saja kamu? Kalau kamu sudah sehebat ini kenapa kamu masih di kirim ke sini oleh Kaisar Chen? " tanya Suheng Song Bun Kepada Li Hong Yi nada keras.


"Emmm.. Hanya karena kamu seorang Pangeran saja yang membuat mu lebih istimewa daripada kami.. " Kata Suheng Kang kepada Li Hong Yi nada sinis.


"Tapi, dia tetap saja seorang Pangeran miskin dan lemah pemerintahannya sehingga dia harus di kirim ke markas besar sekte Hoa San Pai di wilayah Kekaisaran Chen dan menikah di usia masih belia sekali.. " cibir Suheng Song.


"Lantas kalian mau apa?Apakah kalian ingin beri aku pelajaran? " tanya Li Hong Yi nada tajam.


"K.. Kauu?? "Ketiga orang murid dari sekte Hoa San Pai yang sudah ingin menghajar Li Hong Yi tetapi diurungkan karena mereka melihat ke arah pintu gerbang utama ke markas besar sekte Hoa San Pai telah dibuka.


Kemudian munculnya seorang pria muda yang tersenyum ramah kepada Li Hong Yi telah maju untuk menyapa putra dari Kaisar Zhao dengan sikap sopan sekali.

__ADS_1


"Selamat sore dan selamat datang kepada Sang Pangeran Kesembilan Li Hong Yi di markas besar sekte Hoa San Pa,dan marilah masuk ke dalam markas kami untuk berjumpa dengan Guru kami. "kata pria muda ini yang mengajak Li Hong Yi masuk ke dalam markas besar sekte Hoa San Pai.


" Kenapa Kakak Hung begitu menghormatinya? " tanya ketiga orang murid dari sekte Hoa San Pai memandang heran kepada senior mereka yang begitu sopan kepada Li Hong Yi.


Mereka segera mengikuti keduanya berjalan ke dalam markas besar sekte Hoa San Pai namun di larang masuk ke ruangan aula utama markas besar sekte Hoa San Pai oleh kakak seperguruan mereka yang berdiri di depan pintu aula utama markas besar sekte Hoa San Pai.


"Guru, hanya berpesan untuk Li Hong Yi seorang saja yang diizinkan untuk menemuinya dan juga bicara dengannya di dalam ruangan ini. " kata kakak seperguruan mereka nada tegas.


"Hmmm, baiklah, kami akan menunggu di sini.. " kata Yang Chao Yue nada sopan sekali kepada kakak seperguruan mereka yang bernama Hung Fei Long.


Li Hong Yi mengangkat tatapannya melihat pria tua yang duduk di kursi singsana aula utama markas besar sekte Hoa San Pai yang juga telah menatapnya dengan kekaguman luar biasa.


"Sungguh calon penguasa masa depan.. " kata Ketua sekte Hoa San Pai yang melihat wajah dan sikap agung Li Hong Yi yang berdiri di depannya tanpa gentar sedikitpun pada anak laki-laki usia delapan tahun ini.


"Hormat ku kepada Ketua sekte Hoa San Pai, aku Li Hong Yi telah datang ke markas besar sekte Hoa San Pai anda. " kata Li Hong Yi menjura hormat kepada Ketua sekte Hoa San Pai.


"Pangeran Kesembilan Li Hong Yi, aku Zhang Bu Sin mengucapkan selamat datang kepadamu. Aku sendiri yang akan membimbingmu menjadi seorang yang pantas untuk bertanggung jawab terhadap seluruh dunia ini. " kata Ketua sekte Hoa San Pai yang melangkah ke depan Li Hong Yi.


"Aku akan berusaha untuk belajar dari bimbingan mu.. " jawab Li Hong Yi menjatuhkan dirinya di depan Ketua sekte Hoa San Pai dengan sikap sopan santun.


Bersambung!!

__ADS_1


__ADS_2