
Setelah keluar dari desa pengasingan di daerah desa tengkorak merah sekaligus menolong Putri dari suku Lan yang awalnya adalah calon Selir Kaisar Chen yang diasingkan karena menolak untuk melakukan hubungan suami-istri dengan Sang Kaisar Chen.Kini Putri itu menjadi salah seorang dari pengikut setia dari Li Hong Yi dan menunjukkan jalan untuk meninggalkan daerah yang disebut daerah Kuning bagi seluruh rakyat di Kekaisaran Chen.
Dan, sekarang Li Hong Yi dan para pengikutnya tiba di sebuah kota yang bernama kota kunang- kunang pagi hari yang merupakan sebuah kota yang terletak di provinsi Bintang Chen utara yang berdekatan dengan aliran sungai daun bambu Chen.
"Aduh, tak terasa perutku keroncongan dan ingin di isi oleh makanan enak dan hangat. " kata Tang Hung Chien memegangi perutnya dengan kedua sisi pinggangnya sambil berdiri di depan pintu masuk ke rumah makan di depan alun-alun kota tersebut.
"Emm, iya, aku baru ingat kalau kita terakhir kali menikmati makan enak di rumah makan di desa tengkorak merah tapi kita belum menghabiskan semuanya karena munculnya musuh yang telah menganggu ketenangan kita saat kita makan. " kata Zhao Ling Er menatap Li Hong Yi di sisi kiri Nona Kelima Xi Hua Er sedang menengok ke sisi kanan jalanan di kota tersebut.
"Kalian pergilah ke rumah makan di sana itu dan tunggulah aku disana sampai aku datang untuk menemui kalian disana.. " kata Li Hong Yi yang malah melesat meninggalkan mereka didepan pintu rumah makan menuju ke arah barat daya di kota tersebut.
Brrrr!
"Heiii, Tuan Muda Li.. Kau mau pergi kemana?? " tanya Nona Liu Shi Shi yang kaget melihat Li Hong Yi meninggalkan mereka begitu saja tanpa pamit lagi.
"Mungkin dia ingin mencari kamar mandi untuk buang air besar di tempat yang lebih aman dan nyaman baginya. " kata Tang Hung Chien yang cepat mengajak para gadis masuk ke dalam rumah makan tanpa menunggu jawaban dari Li Hong Yi yang sudah menghilang dengan berlari ke gang sempit di kota kunang-kunang pagi hari.
Li Hong Yi telah melihat sekelebat orang-orang di pintu masuk ke dalam kota tersebut lalu Li Hong Yi mendengar suara orang yang merintih kesakitan pada perutnya dan di kelilingi oleh lima puluh orang bersenjata tajam berupa golok yang gagangnya menukik ke arah leher pemuda di gang sempit itu.
__ADS_1
"Hahaha, mau lari kemana kau bocah She Fang? " tanya pimpinan dari lima puluh orang yang kini mengurung pemuda itu.
"Kalian semua orang-orang tak mau malu yang bisanya cuma mengandalkan nama besar dari Pangeran kerabat dekat Kaisar Chen yang telah aku ketahui bahwa dia adalah pejabat korup dan kejam terhadap rakyat di kota kunang-kunang pagi hari ini... " kata Tuan Muda Fang Chun nada mencemooh kepada lima puluh orang anak buah dari Pangeran Muda Zhuo yang terkenal dengan julukan Sang penguasa kota kunang-kunang pagi hari.
"Wahh, kau sudah terlalu banyak tahu rupanya...! Nah, sekarang kau harus menghadapi Giam Lo Ong atau Raja Akhirat karena dosamu yang telah banyak mengetahui hal yang seharusnya tidak pernah atau boleh kau ketahui untuk hidupmu di Kekaisaran Chen selalu aman dan nyaman...! " hardik pimpinan dari lima puluh orang anak buah Pangeran Muda Zhuo yang sudah mengayunkan golok untuk menebas leher Tuan muda Fang Chun itu.
Wuttzz!
Cringg!
Jlebbb!
Betzzzz!
Teppp!!
Crakkk!!
__ADS_1
"Siapakah kamu yang sudah menyelamatkanku? " tanya Tuan muda Fang Chun sebelum pingsan di tanah.
Li Hong Yi mengangkatnya ke pundak lalu Li Hong Yi melayang dengan luar biasa cepat ke arah kuil kosong yang tertutup akar alang-alang di sudut kota kunang-kunang pagi hari. Disana, Li Hong Yi membaringkan pemuda tampan ini di atas lantai yang sudah dibersihkan terlebih dulu oleh Li Hong Yi dengan satu kali kibasan ujung lengan bajunya saja.
Bresss!
Li Hong Yi menyalurkan ilmu sinkang bunga lili putih melalui kedua telapak tangannya ke arah punggung Tuan muda Fang Chun selama dua puluh menit sampai Tuan muda Fang Chun yang duduk bersila di depannya itu siuman.
"Aku sudah tak merasakan sakit lagi, terimakasih banyak karena pertolongan dari mu, Tuan muda. " kata Tuan muda Fang Chun yang membalikkan badannya untuk menjura hormat kepada Li Hong Yi yang telah duduk bersila di hadapannya dan memandangnya dengan tatapan mata tajam.
"Sama-sama, Tuan muda Fang Chun. Sekarang aku ingin kau ceritakan pada ku bagaimana kau bisa terlibat permusuhan dengan Pangeran muda Zhuo yang merupakan kerabat dekat dari Kaisar Chen. " kata Li Hong Yi tanpa basa basi di hadapannya dengan sikap serius sekali.
"Ahh,karena aku mencurigai gerak-gerik dari tiap orang-orang yang berpihak kepada Ibu Suri dan Selir Kelima dari Kaisar Chen sehingga aku pun menerima tugas dari Penasehat Agung Fan Yung untuk menyelidiki Pangeran muda Zhuo secara diam-diam di kediamannya,namun aku sungguh bodoh dan rencana ku telah di ketahui olehnya yang langsung memerintahkan para anak buah nya untuk membunuhku supaya kejahatannya itu selalu tertutup dengan rapat dari Kaisar Chen. " jawab Tuan muda Fang Chun dengan wajahnya yang serius kepada Li Hong Yi.
"Hmm, begitu ceritanya..? Aku akan membantu kamu untuk membongkar kebusukannya dengan cara ku sendiri, jika kamu bisa mempercayai aku yang menjadi menantu Kaisar Chen karena aku adalah Pangeran Kesembilan Li Hong Yi suami sah dari Putri Chen Yi Yi. " kata Li Hong Yi nada menyakinkan kepada Tuan muda Fang Chun.
"Ahhh! Rupanya Tuan muda ini adalah Pangeran Kesembilan Li Hong Yi yang terkenal sebagai suami dari Putri Chen Yi Yi..? " tanya Tuan muda Fang Chun yang cepat memberikan hormat pada Li Hong Yi.
__ADS_1
"Ya, bangunlah. Dan, marilah kita susun rencana untuk menghancurkan kejahatan Pangeran muda Zhuo di depan Kaisar Chen pada perayaan ulang tahun Ibu Suri Kekaisaran Chen yang akan jatuh pada tanggal tiga bulan tujuh tahun ini dan membuat Sang Kaisar Chen melihat betapa licik dan kejamnya ibunya, istri dan keponakannya sendiri terhadap rakyatnya sendiri di belakang punggungnya. " kata Li Hong Yi dengan sikapnya yang bersahabat kepada Tuan muda Fang Chun yang segera mempercayai dirinya.
Bersambung!!