
Gadis cantik yang menyamar sebagai seorang pemuda dengan mengaku sebagai seorang putra mahkota dari Kekaisaran Chen telah hadir di depan Li Hong Yi yang duduk di kursi kayu di rumah bekas Tuan Feng Yun.
"Salam sejahtera untuk Tuan Muda Li, hamba adalah Putri Mahkota Kekaisaran Chen Yuan Lan yang mendapatkan perintah dari Kaisar Chen untuk mencari gelang giok naga putih di puncak gunung Xu dengan cara menyamar sebagai pria muda, namun siapa sangka bahwa samaran ku telah diketahui oleh Bong JiMin pengkhianat di Kekaisaran Chen dan untungnya aku berhasil di selamatkan oleh mu.Dan, sekarang aku datang kepada mu untuk menghaturkan rasa terima kasih ku kepada mu. " kata Putri Mahkota Chen Yuan Lan dengan memberikan salamnya kepada Li Hong Yi.
"Hmm, Putri Mahkota Chen Yuan Lan.. Aku ini Li Hong Yi suami dari saudari mu yaitu Putri Chen Yi Yi, hal ini berarti kamu adalah Kakak iparku, maka urusanmu adalah urusanku." Kata Li Hong Yi nada ramah kepada Putri Mahkota Chen Yuan Lan yang berdebar jantungnya di tatap ramah oleh Li Hong Yi yang sangat tampan itu.
"Iya, terimakasih banyak, Pangeran Kesembilan Li Hong Yi. Aku akan melukiskan gelang giok naga putih untuk mu agar kita bisa segera temukan benda itu dan aku bisa pulang ke istana Kekaisaran Chen. " kata Putri Mahkota Chen Yuan Lan dengan nada senang mendapatkan bantuan dari Li Hong Yi adik iparnya sendiri.
Tuan muda Zhao, Liu Shi Shi dan Nona Ke lima juga Tang Hung Chien terkesiap mengetahui jati diri Li Hong Yi yang bukan hanya murid terkasih Ketua Sekte Hoa San Pai tetapi juga seorang Pangeran Kesembilan dari Kekaisaran Zhao yang juga telah menikah dengan Putri Chen Yi Yi saudari kembar Putri Mahkota Chen Yuan Lan.
"Hmm, tak kusangka dia sudah menikah dan memiliki seorang istri.. Ahh, patah hatiku... " kata Tuan muda Zhao manyun sambil berjalan keluar dari rumah bekas Tuan Feng Yun untuk mencari udara segar.
"Eiii.. Kau kan laki-laki, Tuan muda Zhao..!" tegur Tang Hung Chien yang sibuk mencari kayu bakar untuk memasak makanan untuk makan malam Li Hong Yi dan mereka semua di sekitar kebun di halaman rumah bekas Tuan Feng Yun.
"Ya, kekasihmu itu adalah Nona Ke lima Xi Hua Erl, jadi kau harus sadar diri.. " imbuh Liu Shi Shi di dekat sumur untuk menimba air bersih dari sumur dekat kebun sayur mayur.
"Betul, kata Shi Shi.. Laki-laki tak boleh jatuh cinta kepada laki-laki juga itu melanggar hukum langit dan bumi.. " kata Tang Hung Chien lagi.
"Ughhh, aku bukan jenis orang berjiwa pelangi, Hung Chien.. " sergah Tuan muda Zhao manyun lihat Li Hong Yi duduk di kursi yang berhadapan dengan Putri Mahkota Chen Yuan Lan di ruangan dalam rumah bekas Tuan Feng Yun menatap ke atas kertas di meja di tengah-tengah keduanya..
"Mmm, apakah kau juga wanita muda yang saat ini sedang menyamar sebagai seorang pria muda untuk keamanan mu merantau di dunia persilatan daratan besar? " tanya Liu Shi Shi kini memetik beberapa sayuran-sayuran di kebun dan mencucinya di ember isi air bersih.
__ADS_1
"Aku ini seorang gadis remaja tanggung usia tiga belas tahun dari Kekaisaran Zhao yang tinggal di kota bunga Chen kuning karena ayahku adalah seorang pejabat di Kekaisaran Chen sedangkan ibuku adalah Putri dari Kekaisaran Zhao." jawab Tuan muda Zhao yang membuka kunciran pada rambutnya sehingga terlihatlah keindahan pada rambut halus seorang wanita dan wajahnya pun begitu cantik dan mulus.
"Lalu nama mu siapa? " tanya Tang Hung Chien terkagum-kagum dengan kecantikannya.
"Zhao Ling Erl atau Chen Ling Erl. " jawab Zhao Ling Erl melirik ke dalam rumah bekas Tuan Feng Yun untuk melihat apakah Li Hong Yi lihat dirinya dari dalam rumah bekas Tuan Feng Yun.
"Kau rupanya sepupuku, Nona Zhao? " ucap Li Hong Yi yang mendatangkan kebahagiaan di hati Zhao Ling Erl.
"Tepat sekali. " sahut Zhao Ling Erl ceria.
"Ohh.Baguslah aku bisa mempunyai kerabat di Kekaisaran Chen yang masih asing bagiku.. " kata Li Hong Yi melipat kertas yang disodorkan Putri Mahkota Chen Yuan Lan kepadanya.
"Mmmm, baik. Usai makan malam sebaiknya kita segera lanjutkan perjalanan menuju gunung Xu untuk mencari gelang giok naga putih di sana untuk membantu Kakak Chen Yuan Lan. " kata Li Hong Yi membuka pintu rumah bekas Tuan Feng Yun untuk bergabung dengan teman-teman nya yang sudah membuatkan makan malam.
"Pangeran kesembilan Li Hong Yi,ada hal yang ingin aku sampaikan kepadamu selain gelang giok naga putih. " kata Putri Mahkota Chen Yuan Lan yang duduk di sampingnya sambil makan malam berupa semangkuk sup miso kuah yang dibuatkan oleh Tang Hung Chien untuk mereka semua.
"Hal apa yang ingin kamu sampaikan kepada ku selain gelang giok naga putih- mu? " tanya Li Hong Yi nada biasa saja sambil menghirup kuah sup nya.
"Ritual suci antara dirimu dengan Putri Chen Yi Yi akan segera tiba setelah usiamu tujuh belas tahun dan dia usia lima belas tahun pada tahun ini." jawab Putri Mahkota Chen Yuan Lan dengan senyuman kecut sambil menatap mangkuknya yang sudah kosong.
"Masih lama, Tuan Putri. Aku masih berusia empat belas tahun sekarang ini yang berarti aku dan Putri Chen Yi Yi akan melakukan ritual suci sekitar tiga tahun lagi." kata Li Hong Yi dengan nada ringan.
__ADS_1
"Oh, ku kira usiamu sudah tujuh belas tahun, ya karena aku lihat sikapmu seperti orang dewasa sih.. " kata Putri Mahkota Chen Yuan Lan dengan nada ceria kali ini.
"Mmm, aku dewasa karena keadaan bukan dari kehendak ku sendiri. " kata Li Hong Yi senyum cerah memikirkan Yang Chao Yue kekasihnya di sekte Hoa San Pai.
"Ada harapan untuk ku untuk mendapatkan hati mu, Li Hong Yi.. " batin Zhao Ling Erl sambil asyik minum air teh melalui kantong air miliknya sendiri.
"Pangeran kesembilan Li Hong Yi, apa makanan kesukaan mu dan apa hobimu? " tanya Nona Ke lima Xi Hua Erl yang ingin membantu Zhao Ling Erl.
"Semua makanan apa saja aku suka asalkan enak dan matang. Hobi ku ya tergantung dari suasana hati ku sendiri. " jawab Li Hong Yi jujur.
"Lalu gadis seperti apa yang kamu sukai? " tanya Putri Mahkota Chen Yuan Lan dengan sikap tak perduli dengan tatapan mata semua teman Li Hong Yi terhadapnya.
"Mmm.. Ku rasa hal ini adalah rahasia pribadiku dan lagipula aku sudah menikah dengan putri Chen Yi Yi yang berarti aku tak boleh memilih untuk kriteria gadis kesukaan ku. " jawab Li Hong Yi membalas tatapan Putri Mahkota Chen Yuan Lan.
"Ahh, ya benar juga.. Ahhhh.. " gumam Putri itu dengan wajahnya mendung lagi.
"Kau kan seorang Pangeran kesembilan Li Hong Yi dari Kekaisaran Zhao, masa kamu tak boleh memiliki selir selain memiliki seorang istri?" Yang bertanya kepada Li Hong Yi itu adalah Liu Shi Shi yang kini sibuk mencuci mangkuk kotor di dekat sumur.
"Pertanyaan mu persis seperti pertanyaan Yang Chao Yue tehadap ku beberapa hari lalu sebelum aku turun dari gunung Hoa San. " batin Li Hong Yi.
Bersambung!!
__ADS_1