
Fan Bing Bing menjulurkan kepalanya untuk lihat dua orang di luar gua pohon yang di masuki oleh nya untuk mencari benda yang dicari oleh ayah kandungnya yang menjadi penasehat agung Kaisar Chen. Gadis cantik jelita ini tidak mengira bahwa ia akan bertemu dengan seorang pemuda remaja tanggung yang sangat tampan sekali dan merepotkan sekali di dalam gua itu.
"Kau ingin aku mengusir kedua orang itu? " tanya Fan Bing Bing yang terbeliak kaget melihat dua orang yang ingin diusir dari tempat itu untuk ia bisa menghentikan tangisan dari pemuda remaja tanggung itu.
"Iya.. " jawab Li Hong Yi dengan suaranya yang di buat manja dan kekanak-kanakan sekali.
"Ahhh, tapi mereka adalah putri dari Kaisar Chen dan pengawal Putri Chen Yi Yi. " Kata Fan Bing Bing mengernyitkan keningnya.
"Memangnya kenapa kalau mereka adalah putri dari Kaisar Chen dan pengawal Putri Chen Yi Yi? Apakah kamu merasa takut untuk menasehati mereka? Bukankah kamu bilang kepada ku kalau ayahmu seorang penasehat agung Kaisar Chen? " tanya Li Hong Yi dengan wajahnya yang amat manis itu menyiratkan kepolosannya kepada Fan Bing Bing.
"Bukan, aku hanya..? Ahh, ya.. Baiklah aku akan mengusir mereka untuk mu.. "jawab Fan Bing Bing pada akhirnya menurut kepada Li Hong Yi dengan meluncur ke arah Chen Yi Yi dan Chu Tong yang sedang berjalan mengelilingi daerah hutan pegunungan Xu.
Wushhh!
Suara desiran angin kencang yang mengarah ke arah mereka berdua telah membuat keduanya langsung menyerang Fan Bing Bing dengan ilmu sinkang yang di lakukan dengan kedua telapak tangan mereka berdua ke arah Fan Bing Bing.
Plakkk!
" Ahhhh! " pekik Chen Yi Yi terdorong jatuh ke tanah oleh tangkisan telapak tangan Fan Bing Bing.
Chu Tong malah mundur dengan kaget melihat gadis cantik jelita yang telah menjatuhkan hati nya itu telah berdiri di hadapannya dengan cara yang unik sekali yaitu menyerangnya dan Putri Chen Yi Yi.
"Nona Fan, kenapa anda menyerang kami yang telah diperintahkan oleh Kaisar Chen untuk cari dan temukan gelang giok Naga putih di sekitar tempat ini? " tanya Chu Tong dengan sikap dan nada heran kepada Fan Bing Bing.
__ADS_1
"Maaf, Saudara Chu, karena aku mengira kamu dan Tuan Putri Chen Yi Yi adalah musuh yang sedang aku incar. " jawab Fan Bing Bing dengan nada meminta maaf kepada Chu Tong dan Putri Chen Yi Yi.
"Begitukah? Lalu siapakah musuh mu itu? " tanya Chu Tong mengedarkan pandangannya ke penjuru arah hutan pegunungan Xu.
"Panglima Wan Sin Kie. " jawab Fan Bing Bing dengan nada menyakinkan sekali sampai Putri Chen Yi Yi terkaget-kaget dan Chu Tong cepat menengok kepada majikannya.
"Tuan Putri, mari kita pergi dari tempat ini lebih dahulu sebelum Panglima Wan Sin Kie melihat kita berada di sini dan hal ini sangat merugikan diri anda yang menjadi orang kepercayaan Ibu Suri Agung Kekaisaran Chen. " kata Chu Tong di depan Chen Yi Yi.
"Iya, Kau benar sekali Chu Tong.. Ayo kita pergi dari sini.. Sekarang juga.." sahut Chen Yi Yi yang menyambar tangan Chu Tong melesat cepat ke arah timur di tengah kegelapan malam.
Fan Bing Bing nyengir lebar membohongi Chu Tong dan Putri Chen Yi Yi dengan mengatakan bahwa musuhnya itu adalah Panglima Wan Sin Kie putra kesayangan Ibu Suri Agung Kekaisaran Chen tunangan Putri Mahkota Chen Yuan Lan.
Gadis cantik jelita itu menoleh ke arah gua yang berada di pohon belakang untuk memanggil Li Hong Yi yang di kira masih bersembunyi di gua itu namun nyatanya adalah pemuda tampan itu telah pergi bersama teman-temannya ke arah lain dari pegunungan Xu.
"Bing Bing, kau telah di tipu oleh bocah remaja tanggung di dalam gua itu. " jawab seorang pria muda tampan yang berpenampilan bangsawan Istana Kekaisaran Chen telah meluncur dari gua itu kepada Fan Bing Bing.
"Pangeran Kedelapan Zhao Cha? " tanya Fan Bing Bing terbelalak kaget melihat kehadiran dari putra lain dari Kaisar Zhao yang wataknya aneh dan misterius di hadapannya.
"Ya, aku Zhao Cha.." jawab Zhao Cha nada dingin kepada Fan Bing Bing yang gemetaran di depan pemuda tampan usia dua puluh sembilan tahun itu.
"Ke.. Kenapa anda bisa berada di Kekaisaran Chen? Bukankah anda dilarang masuk ke dalam wilayah Kekaisaran Chen tanpa izin dari Kaisar Chen yang menjadi besan Kekaisaran Zhao? " tanya Fan Bing Bing wajahnya pucat melihat pria aneh itu.
"Hahaha, karena aku ingin melenyapkan Li Hong Yi untuk masa depan ku kelak tak pernah ada halangan yang menghadang jalanku menjadi Kaisar Zhao yang baru. "jawab Zhao Cha yang tangannya telah menotok Fan Bing Bing hingga gadis cantik jelita itu roboh di rumput.
__ADS_1
"... "
Zhao Cha membuka pakaian Fan Bing Bing lalu pria muda tampan itu melakukan hal itu kepada Fan Bing Bing yang malang sampai gadis cantik jelita itu pingsan berkali-kali melihat cara pria muda tampan itu menggagahi dirinya secara kasar dan buas.
Sementara itu, Li Hong Yi dan teman-temannya telah meninggalkan puncak pegunungan Xu usai menemukan gelang giok Naga putih yang lalu di berikan kepada Putri Mahkota Chen Yuan Lan di tepi sungai kaki pegunungan Xu bagian barat.
"Terimakasih banyak atas pertolongan darimu untuk ku, Pangeran kesembilan Li Hong Yi. Aku Chen Yuan Lan bersumpah untuk membalas budi kebaikan mu di masa depan. " kata Chen Yuan Lan sungguh hati kepada Li Hong Yi yang menganggukkan kepalanya dengan sopan.
"Ya, aku mau kamu membantuku untuk beritahu Kaisar Chen bahwa aku tak sudi untuk jalankan ritual suci dengan Putri Chen Yi Yi setelah aku mengetahui bahwa ia bukanlah seorang wanita baik yang pantas untuk mendampingi hidup ku. " kata Li Hong Yi yang ingin membebaskan diri dari ikatan perjodohan dengan Chen Yi Yi telah mengutarakan keinginannya kepada Chen Yuan Lan sebagai perantara nya dengan Kaisar Chen.
"Tentu saja, Pangeran Kesembilan Li Hong Yi. Aku akan membantumu untuk memberitahukan keinginan hatimu kepada ayahku sekaligus aku juga akan memberikan bukti kejahatan Chen Yi Yi kepada Beliau untuk di hukum sebagaimana mestinya. " kata Putri Mahkota Chen Yuan Lan sungguh hati kepada Li Hong Yi yang menarik hatinya itu.
"Terimakasih banyak Tuan Putri Chen Yuan Lan.. Kalau begitu sebaiknya kita berpisah di sini saja untuk menjalankan tugas kita masing-masing di dunia ini. " kata Li Hong Yi menjura hormat pada Putri Mahkota Chen Yuan Lan.
"Pangeran kesembilan Li Hong Yi..Berhati-hatilah di dalam menjalankan tugasmu sebagai seorang pendekar dunia persilatan daratan besar. " kata Putri Mahkota Chen Yuan Lan yang merasakan dirinya enggan untuk berpisah dengan Li Hong Yi yang menjatuhkan hatinya tetapi pemuda remaja tanggung tampan itu tak pernah ada rasa lain selain persahabatan terhadap dirinya.
"Iya, selamat tinggal.. " kata Li Hong Yi meloncat di tengah kegelapan malam dan menghilang dari pandangan sepasang mata Putri Mahkota Chen Yuan Lan.
Tang Hung Chien, Liu Shi Shi, Nona Zhao Ling Er, dan Nona ke lima Xi Hua Er segera menyusul Li Hong Yi dengan ilmu ginkang mereka masing -masing.
Sedangkan Putri Mahkota Chen Yuan Lan telah berkelebat menuju ke arah ibukota Kekaisaran Chen untuk kembali ke istana Kekaisaran Chen untuk mengembalikan pusaka kepada Ayahnya yaitu Kaisar Chen.
Bersambung!!
__ADS_1