
Saat Clara sedang duduk santai di kursinya tiba - tiba ada seseorang mendekatinya.
" Hai Clara, bolehkah aku duduk di sebelah mu...?" tanya seseorang.
" Oh boleh, duduk aja..." kata Clara.
" Hai Clara, kenalkan namaku angel " sapa orang yang baru menghampirinya itu.
" Hai juga Angel... " sahut Clara.
" mulai sekarang kita berteman ya, aku sangat senang sekali bisa berteman denganmu " kata Angel
" Boleh, tapi apa kamu tidak malu berteman dengan orang miskin seperti ku ini...?" tanya Clara yang mengatakan apa adanya dirinya.
" Ya enggak lah Clara, karena aku juga sama seperti mu, yang terlahir dari keluarga tidak mampu, jadi kita sama. " kata Angel.
" Benarkan, berarti kita sama.. " kata Clara sambil tersenyum pada teman barunya itu.
" Iya kita sama hehehe... " kata Angel yang juga sambil tersenyum pada Clara.
Mereka berbicara sambil tersenyum bersama sampai guru memasuki lagi kelas mereka dan memulai lagi pelajarannya.
__ADS_1
Waktu pulang pun tiba, semua siswa sekolah SMA sudah mulai meninggalkan sekolah mereka, begitu juga dengan Clara dan Angel, mereka berjalan kaki berdua menuju rumah mereka yang tidak terlalu jauh dari sekolah tempat mereka belajar.
" Dah Clara, mau mampir dulu..." kata Angel yang sudah tiba di rumahnya.
" Lain kali saja Gel, aku langsung pulang saja dah... " sahut Clara sambil melambaikan tangannya, yang juga di balas lambaian tangan dari angel.
Setelah itu Clara langsung berjalan menuju rumah keluarga Clara, sesampainya di depan rumah Clara berhenti sebentar melihat rumah serta pekarangan rumah yang begitu sangat memprihatikan.
" Begini kah kehidupan mu Clara, kuat kah aku menjalaninya sebagai dirimu, huh... Harus bisa Flo, ini adalah pengalaman mu yang sangat berharga... ayo semangat Flo... " kata Flo dalam hati.
Sebenarnya Flo sudah hidup berkecukupan dari kecil, sehingga ia sedikit ragu apakah ia bisa menjalani kehidupan sebagai Clara yang serba kekurangan itu.
Tok tok tok...
Clara mengetuk pintu
Cekklek...
Terlihat seorang wanita paruh baya membukakan pintu.
Flo ingat, wanita paruh baya ini adalah ibu Clara.
__ADS_1
" Assalamualaikum Bu, Clara pulang. " kata Clara sambil mencium tangan wanita paruh baya itu.
" Walaikum salam... Eh anak ibu sudah pulang, ayo masuk nak, bersihkan dirimu habis itu langsung makan ya. " kata ibu Rani ibunya Clara.
" Ia Bu, kalau begitu Clara ke kamar dulu ganti baju. " kata Clara yang langsung di anggukan oleh Bu Rani.
Clara pun langsung masuk kedalam kamarnya, dan seperti tadi, ia kembali melihat isi kamar Clara yang sangat kecil, yang terdapat kasus kecil muat satu orang, dengan sebuah lemari kecil yang terlihat sudah hampir tidak bisa di gunakan.
Hati Flo yang melihat itu kembali sakit.
" Clara... tempat seperti ini kamar tidurmu selama ini, meskipun ini hanya di novel, tapi tetap saja tempat ini sungguh tidak layak, bagaimana kalau ada tikus nanti aaaaa... ya Tuhan, bagaimana ini. " jerit Flo tapi hanya dalam hati, karena tidak mau sampai kedengaran oleh ibunya Clara.
Dengan terpaksa Flo masuk ke kamar yang sangat tidak layak itu untuk mengganti pakaiannya, dan langsung pergi ke dapur untuk makan siang bersama ibunya.
" Ayo nak makan dulu... " kata Bu Rani yang sudah duduk di sebuah kursi yang sudah sangat tua dengan meja yang sudah agak mereng.
" Ii...iya Bu. " kata Clara yang kembali sakit melihat makanan yang akan ia dan ibunya makan hanya nasi sepiring dan garam saja.
" Maaf nak, hari ini kita cuma makan sama garam, karena ibu tidak ada pekerjaan, nanti kalau ibu sudah bekerja baru kita makan enak ya. " kata Bu Rani hati - hati takut kalau anak satu - satunya ini marah dan tidak jadi makan.
karena biasanya, Clara tidak mau makan kalau hanya dengan garam saja, ia langsung pergi ke kamarnya dan mengurung diri di kamar sampai ibunya membawakan makanan paling tidak ada ikannya.
__ADS_1