Pengalaman Tak Terduga

Pengalaman Tak Terduga
Part 58


__ADS_3

Melihat Niko sudah menyalakan korek apinya, dan seketika itu juga Bella langsung bangun dari duduknya dengan keadaan yang sudah terlepas dari ikatannya.


Setelah itu dengan gerak cepat Bella menendang tangan Niko, hingga korek api yang ada di tangan Niko langsung terlepas sebelum sempat di nyalakan.


Tanpa menunggu apa - apa lagi, Bella langsung menghajar Niko dengan brutal nya, bukh bukh bukh...


Bella tidak memberi kesempatan Niko untuk melawan dan membalas serangannya, Bella terus memukul dan menendang tanpa jeda, bukh bukh bukh...


Dan terakhir Bella mengayunkan kakinya menendang Niko dengan sangat keras dengan satu kakinya...


Buukkhh...


Hingga Niko langsung terpelanting ke tembok dengan keadaan yang sudah babak belur serta wajahnya sudah tidak berbentuk lagi karena berlumuran dengan darah, bahkan saat ini Niko sudah tidak dapat bangun lagi karena kerasnya serangan yang bertubi-tubi Bella berikan padanya.


Setelah melakukannya, Bella langsung mendekat dan berjongkok di hadapan Niko.

__ADS_1


" Huh... Daripada kau selalu merasa sedih dan kehilangan atas kematian adik kesayangan mu itu, lebih baik kau yang menyusulnya ke alam baka sana. Selamat tinggal... " kata Bella yang langsung berdiri melangkah kakinya meninggalkan tempat itu.


Tapi sebelum keluar ruangan itu Bella berhenti sebentar dan mengambil korek api yang terlepas dari tangan Niko tadi.


Sambil melihat dan tersenyum miring ke arah Niko, Bella menghidupkan Korek apinya, dan seketika api langsung menjalar ke seluruh ruangan itu dan Niko masih tergeletak di dalam ruangan itu dalam keadaan yang sudah sangat lemah.


Setelah itu Bella langsung menutup ruangan itu dan langsung pergi dari sana dengan terburu-buru keluar dari bangunan itu.


Setelah keluar dari bangunan itu Bella langsung di sambut oleh semua orang yang berusaha ingin menyelamatkannya.


" Kakak, dimana baj***n itu, kenapa jadi terbakar seperti ini, kau tidak terluka kan kak ? tanya Arfa yang juga sudah berada di sana berniat untuk menyelamatkan kakak perempuannya.


" Bu Bella, anda baik - baik saja... ?" tanya Ferry juga.


" Aku tidak apa-apa mas, dek, ayo kita pergi sekarang, semuanya sudah selesai. " Jawab Bella sambil tersenyum kearah orang - orang yang sudah menghawatirkan nya.

__ADS_1


" Lalu baj****n itu dimana kak?" tanya Arfan lagi.


" Dia sudah mendapatkan sesuai dengan perbuatannya, seperti ia ingin membunuhku dan membakar ku di tempat ini, maka itulah yang sudah terjadi padanya sekarang. " jawab Bella sambil melihat kobaran api yang melalap habis tempat itu dan apinya masih berkobar dengan sangat besarnya.


Mendengar itu, Nando dan Arfan langsung memeluk Bella, mereka sangat bersyukur karena Bella bisa selamat kali ini, bahkan langsung menghukum pelakunya dengan hukuman yang setimpal.


" Maafkan aku, yang sudah lengah menjaga mu istriku. " kata Nando sambil memeluk istrinya itu.


" Maafkan aku kak, aku lambat bertindak hingga kakak, mengalami seperti ini lagi " kata Arfan yang merasa bersalah dengan apa yang sudah terjadi pada kakaknya itu.


" Tidak apa-apa, lagian aku juga tidak kenapa-kenapa, dan semuanya juga sudah selesai, lebih baik sekarang kita pulang saja ya " kata Bella yang langsung di anggukan oleh mereka semua.


Mereka semua pergi meninggalkan tempat itu, dan anak buah Nando mengurus semua anak buah Niko yang berhasil mereka kalahkan dan lumpuhkan tadi.


" Aku sudah membalaskan dendam mu Bella, sekarang kau bisa tenang di sana, terimakasih atas segala Isabella... " kata Bella dalam hati sambil menatap api yang masih berkobar dengan besarnya itu, dan sambil berjalan bergandengan dengan suaminya meningkatkan tempat itu.

__ADS_1


" Kau menang Bella, adik ku sebentar lagi kita akan bertemu, tunggu kakak mu ini... " kata Niko dalam hati sambil tersenyum melihat dirinya yang sudah berada di dalam kobaran api, dan akhirnya Niko menghembuskan nafas terakhirnya lalu api yang besar itu pun langsung melahapnya dan membakar tubuh Niko bersama dengan bangun itu.


__ADS_2