
" Eehhhmm... " dehemman beberapa orang yang baru masuk kedalam ruangan itu.
Bella dan Nando yang mendengar itu begitu sangat terkejut di buatnya.
" Ayah, ibu, Arfan, kalian datang " kata Bella yang begitu terkejut melihat kedatangan keluarganya.
" Ayah, ibu, Arfan. " kata Nando juga.
" Bagaimana keadaanmu nak, kenapa bisa sampai seperti ini ?" tanya Bu Reni yang sangat cemas pada menantunya itu.
" Kalian berdua tidak apa-apa kan, kenapa bisa sampai seperti ini, siapa yang sudah berbuat seperti ini pada kalian " kata Pak Dirman juga yang langsung mendekati anak dan menantunya.
" Kakak dan kakak ipar tidak apa-apa ?" tanya Arfan juga yang sangat terkejut melihat semuanya.
Bella dan Nando langsung di serbu pertanyaan oleh keluarga mereka, yang terkejut mendengar kabar kalau sudah terjadi sesuatu pada mereka berdua.
" Kami tidak apa-apa Ayah, ibu, Arfan, hanya mas Nando yang babak belur seperti ini. " jawab Belly.
" Aku juga tidak apa-apa, yah, Bu, fan, dan kalian juga tidak perlu khawatir, orang - orang jahat itu juga sudah di urus polisi. " jawab Nando.
__ADS_1
"Syukurlah kalau begitu kami juga ikut senang mendengarnya " kata pak Dirman.
" Lain kali hati-hati nak. " kata Bu Reni yang langsung di anggukan oleh Bella dan Nando.
Sedangkan Arfan hanya diam saja, diam-diam Arfan mengepalkan tangannya karena menahan emosinya
" Sepertinya orang itu lagi, aku tidak akan melepaskannya lagi. " kata Arfan yang begitu sangat kesal sekali.
Mereka semua masih menjaga dan menemani Nando dan Bella di ruangan itu.
Setelah semalam Nando di rawat di rumah sakit, akhirnya pagi ini Nando sudah di perbolehkan pulang, dan keluarga Juga ikut mengantarkan Nando dan Bella pulang ke rumah.
___________
Setelah sarapan Nando pun berpamitan pada istrinya.
" Mas berangkat dulu ya sayang, hati - hati di rumah. " pamit Nando saat mereka sudah berada di depan rumah.
" Iya mas, mas juga hati - hati di jalan. " kata Bella yang langsung mencium punggung tangan suaminya, dan langsung mendapat balasan kecupan di keningnya oleh Nando.
__ADS_1
Setelah berpamitan Nando langsung masuk ke dalam mobilnya, lalu Ferry langsung menjalankan mobilnya menuju perusahaan.
Sedangkan Bella yang sudah melihat suaminya pergi, langsung melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah.
Karena hanya berdiam diri saja di rumah membuat Bella merasa sangat bosan.
" Huh... ngapain ya, apa aku ke kafe biasa saja ya. " kata Bella yang sangat merasa kebosanan berada di rumah.
Setelah mengatakan itu Bella langsung bersiap, setelah sudah siap Bella langsung melangkahkan kakinya keluar lalu pergi mengendarai mobilnya menuju ke kafe biasa saat dirinya menjadi Florensia.
" Hmm... Sudah lama aku tidak kesini, semuanya masih tetap sama " kata Bella sambil melangkahkan kakinya masuk kedalam kafe itu.
Setelah memesan minuman yang Bella inginkan, Bella melihat ke sana kemari sambil menikmati berada di kafe itu.
" Ini pesanannya Nona. " kata pelayanan kafe itu sambil meletakkan pesanan Bella.
" Terimakasih " kata Bella yang langsung di anggukan oleh pelayanan itu.
Sambil santai, Bella menikmati makanannya, dan saat setelah Bella meminum minumannya...
__ADS_1
" Shiiiith... Kenapa kepala ku tiba - tiba pusing sekali, shiiiith..." Kata Bella sambil memijat kepalanya yang mendadak terasa sangat sakit sekali, dan akhirnya Bella tak sadarkan diri di kursinya.
Lalu seseorang membawa Bella yang sudah tak sadarkan diri itu ke suatu tempat.