
Setelah sampai di mobil, mereka berdua langsung masuk, dan Nando langsung menjalankan mobilnya, karena Ferry sudah kembali lebih dulu, jadi sekarang Nando sendiri lah yang mengemudi mobilnya.
" Kau benar - benar tidak marah padaku Bella, dan kau benar-benar tidak mengingat sama sekali orang itu tadi ?" tanya Nando lagi memastikan saat di perjalanan.
" Mmm... Aku sungguh tidak ingat sama sekali dengan orang itu, dan seperti yang ku katakan tadi, untuk apa aku marah padamu, aku malah senang kau mau melindungi ku dari orang asing tadi. " jawab Bella
" Syukurlah... Lain kali kamu harus lebih berhati-hati lagi bila bertemu dengannya, karena aku tidak mau terjadi apa - apa padamu. " kata Nando yang begitu sangat senang Sekarang.
" Memangnya orang tadi siapa mas, apa aku mengenalnya sebelumnya ?" tanya Bella yang ingin tau apa jawaban suaminya tentang orang itu tadi.
" Kau sangat mengenalnya sekali Bella sebelumnya, dan asal kau tahu, dialah orang yang sudah membuatmu celaka hingga kau mengalami koma selama enam bulan kemarin. Jadi ku mohon, berhati-hati lah sekarang. " jawab Nando dengan jujur.
__ADS_1
" APA... Jadi orang itu yang sudah membuat ku celaka, kenapa kau tidak mengurusnya mas, kenapa kau membiarkannya berkeliaran dengan bebas, kalau ia sangat berbahaya bagiku " kata Bella yang tidak habis pikir dengan suaminya itu.
" Aku sangat ingin sekali menghukumnya dengan hukuman setimpal seperti apa yang sudah ia lakukan padamu, tapi mungkin setelah kau ingat semuanya nanti kau akan marah bahkan membenci ku Bella karena aku sudah melakukan itu padanya. " sahut Nando.
" Segitu berarti kah orang itu tadi dalam hidupku dulu, sehingga mas takut aku membencimu, kalau mas menghukumnya. " kata Bella yang langsung di anggukan oleh Nando dengan rasa sesak di dada Nando saat mengingat masa sebelum Bella koma dan hilang ingatan.
" Kalau begitu lebih baik aku tidak mengingat lagi ingatan ku yang sudah hilang itu, biarlah semuanya menjadi masa lalu, dan mulai sekarang aku akan memulai hidup baru ku bersamamu. " kata Bella yang melihat kesedihan di mata Nando barusan.
Setelah itu mereka berdua sampai di suatu tempat.
" Ko kita ke sini mas " kata Bella yang melihat tempat saat Nando menghentikan mobilnya.
__ADS_1
" Ayo kita keluar aku mau kita berjalan- jalan di taman ini sebentar. " kata Nando dan langsung di anggukan oleh Bella.
Lalu mereka berdua langsung keluar dari mobil dan langsung berjalan- jalan di taman itu sambil menunggu waktu sore.
Bella begitu sangat menikmati pemandangan yang ada di taman itu, sambil bergandengan tangan mereka berdua menyusuri taman itu dan duduk di salah satu kursi yang menghadap langsung ke sebuah danau yang begitu sangat indah itu.
" Isabella, asal kau tahu, dari dulu aku sudah mencintaimu, apalagi sekarang, aku jauh lebih mencintaimu, tetaplah bersamaku sampai kita menua nanti dan sampai maut memisahkan kita. Aku tidak berharap kau membalas cinta dan perasaan ku, kau bersama ku saja sudah membuatku sangat bahagia Bella, Isabella aku mencintaimu... " kata Nando dengan segenap perasaannya sambil memegang dan mencium punggung tangan Bella.
Mendengar itu hati Bella begitu sangat bahagia, karena telah di cintai begitu tulus oleh suaminya sendiri meskipun di dalam diri Bella adalah jiwa Flo, tapi baginya itu adalah suatu keberuntungan untuk Flo karena di berikan keajaiban yang sangat luar biasa oleh yang maha kuasa, yaitu merasakan pengalaman yang seperti ini, yang tidak pernah ia duga sama sekali.
"Aku juga sangat mencintaimu mas, terimakasih sudah menyelamatkan ku saat aku hampir saja terbakar, terimakasih sudah menjaga dan merawat ku saat aku koma, dan terimakasih banyak atas cinta yang begitu besar yang sudah mas berikan padaku selama ini, ijinkan aku membalas semuanya dengan cara membalas cinta dan perasaan mu mas, aku juga sangat mencintaimu. " kata Bella sepenuh hati, sambil mewakili perasaan Bella asli yang sesungguhnya.
__ADS_1
Mendengar yang Bella katakan, seketika Nando langsung memeluk istrinya itu dengan penuh rasa bahagia, begitu juga dengan Bella, ia membalas pelukan suaminya itu dengan rasa bahagia dan penuh syukur karena merasakan semuanya.