
Setelah mengatakan itu Hany langsung terdiam karena sudah tidak sanggup lagi kalau membahas tentang bos sekalian sahabatnya itu.
" Baiklah kita mulai saja miting nya, oh ya Bu Hany, perkenalkan ini Bu Isabella istri tuan Fernando Ferdinand. " kata Ferry yang mengenalkan Bella pada hanya.
Sedangkan Nando hanya diam saja.
" Oh, baiklah pak Ferry. Oh jadi ini Bu Bella yang sudah menjadi istri pak Nando, senang sekali bisa berjumpa dengan anda nyonya, saya Hany... " kata Hany dan juga memperkenalkan dirinya sambil mengangkat tangannya untuk berjabat tangan dengan istri dari kliennya itu.
" Senang juga bisa bertemu dengan anda Bu Hany, silahkan di lanjutkan saja, tidak perlu sungkan maaf jika kehadiran saya sudah mengganggu miting yang akan kalian adakan. " kata Bella sambil membalas jabatan tangan Hany yang aslinya adalah sahabatnya sendiri.
" Tidak sama sekali Nyonya, saya justru sangat senang bisa bertemu dengan anda sekarang. " Kata Hany lagi dan...
Deg...
" Apa ini kenapa hatiku begitu merasa lega, seperti telah bertemu dengan Flo yang sudah pergi. " kata Hany dalam hati merasakan perasaan yang tidak biasa sambil masih menjabat tangan Bella cukup lama.
" Aku tahu kau sangat merindukan ku sahabatku, maaf ini sudah takdir yang harus kita jalani. " kata Bella dalam hati juga, karena merasakan hal yang sama seperti yang Hany rasakan saat ini dan masih belum melepaskan tangannya juga dari Hany.
__ADS_1
" Eehhhmm... " dehemman Nando yang melihat istri dan kliennya begitu lama berjabat tangan sambil terbengong diam.
" Eh... Maaf Bu Bella. " kata Hany yang sadar dan melamun nya karena teringat tentang Flo.
" Tidak masalah Bu Hany, mari silahkan di mulai miting nya. " kata Bella juga yang sadar dari lamunannya sama seperti Hany.
" Baiklah kita mulai sekarang... " kata Ferry yang di anggukan oleh mereka.
Mereka bertiga memulai miting nya, dan Bella hanya mendengarkan saja sambil melihat bagaimana Hany bekerja tanpa dirinya sekarang.
Dan seperti yang Bella harapkan, Hany melakukan tugasnya dengan sangat baik, Hany juga mengeluarkan semua perkataan yang sesuai dengan apa yang sudah Bella katakan pada Hany saat dirinya menjadi Florensia.
" Kau memang hebat Hany, aku tidak salah mempercayakan semuanya padamu, semoga kau selalu sukses sahabatku. " kata Bella dalam hati sambil mendengarkan mereka membahas pekerjaan.
Miting pun berjalan dengan sukses sampai selesai, dan lebih banyak Ferry dan Hany yang berbicara, sedangkan Nando hanya menyimak saja dan menyetujui apa yang mereka berdua bahas.
" Kalau begitu saya pamit terlebih dulu pak Fernando, Bu Bella dan pak Ferry. Permisi " pamit Hany yang menjabat tangan mereka bertiga.
__ADS_1
" Silahkan Bu Hany, saya juga akan langsung kembali ke kantor setelah ini. " kata Ferry yang membalas jabatan tangan dari Hany sambil tersenyum.
Mereka berdua berjabat tangan sambil tersenyum bersama, dan itu tak luput dari pandangan Nando dan Bella.
" Saya pamit pak Nando, permisi... " kata Hany yang berjabat tangan dengan Nando.
" Iya silahkan Bu Hany... " sahut Nando sambil membalas jabatan tangan dari kliennya ini.
" Saya pamit Bu Bella, permisi... " kata Hany yang langsung berjabat tangan lagi dengan Bella.
" Iya silahkan Bu Hany, hati - hati di jalan... " sahut Bella yang juga membalas jabatan tangan Hany dan...
Deg...
Perasaan aneh itu kembali muncul saat Hany dan Bella berjabat tangan.
" Perasaan ini lagi, siapa Bu Bella ini sebenarnya kenapa aneh sekali... " kata Hany dalam hati sambil tersenyum pada Bella.
__ADS_1
" Sukses selalu sahabatku... " kata Bella dalam hati sambil membalas senyuman pada Hany.
Setelah berpamitan Hany langsung pergi meninggalkan tempat itu, dengan perasaan yang sangat aneh, seperti terobati kerinduannya pada sahabatnya yang sudah pergi untuk selamanya itu.