Pengalaman Tak Terduga

Pengalaman Tak Terduga
part 59


__ADS_3

Bella bersama dengan yang lainnya langsung pulang ke mansion, sesampainya di sana mereka sudah di sambut oleh semua wartawan yang sangat penasaran dengan kejadiannya.


Sebagai pengusaha nomor satu di kota J itu , apapun yang terjadi pada Nando dan keluarga pasti akan langsung di ketahui oleh publik, dan langsung menjadi berita dan trending topik.


Ferry dan para pengawalnya langsung mengamankan jalan untuk Nando dan Bella untuk sampai ke dalam mansion nya.


Setelah berhasil melewati lautan wartawan, akhirnya Nando dan Bella masuk ke dalam mansion dan langsung di sambut oleh orang tua Bella, sedangkan Nando sudah tidak memiliki orang tua bahkan sudah tidak memiliki keluarga lagi sekarang.


" Anak - anak ibu, kalian tidak apa-apa, tidak ada yang terluka kan Bella putri ibu, kau tidak terluka kan nak hiks hiks hiks... " kata Bu Reni menyambut anak - anaknya yang kembali dengan selamat, sambil memeluk dan mencium mereka bertiga terutama putrinya Bella.


" Kami tidak apa-apa Bu, ibu jangan menangis lagi ya. " kata Nando yang berada di pelukan ibu mertuanya.


" Ibu jangan menangis, putri ibu ini tidak apa-apa, Bella tidak akan membiarkan hal itu terjadi untuk yang kedua kalinya Bu. " kata Bella juga yang berada dalam pelukan ibunya juga.


" Kami semua tidak apa-apa Bu. " kata Arfan juga yang ikut dalam pelukan ibu serta kakak dan Kaka iparnya itu.


Bu Reni pun tersenyum bahagia memeluk mereka, dan air matanya pun masih mengalir dengan derasnya.

__ADS_1


" Hiks hiks hiks... Ibu bahagia kalian kembali dengan selamat, terimakasih tuhan kau mengembalikan anak - anak ku hiks hiks hiks... " kata Bu Reni sambil mencium wajah Bella, Nando dan Arfan bergantian.


Tidak mau kalah, pak Dirman juga ikut bergabung bersama istri dan anak - anaknya dan memeluk mereka semua.


" Terimakasih tuhan, kau melindungi anak - anakku, ayah sangat bersyukur sekali... " kata pak Dirman mencium wajah anak - anak dan menantunya bergantian.


Bella begitu bersyukur atas segala yang ia rasakan sekarang, karena ia bisa merasakan kasih sayang keluarga, karena selama ini saat Bella menjadi Florensia ia tidak memiliki semua itu, saat bersamaan mantan suaminya dulu pun ia tidak sebahagia saat ini.


Begitu juga dengan Nando, ia juga tak kalah bahagianya, karena Nando juga selama ini hanya hidup sendiri, ia sudah kehilangan keluarganya saat dirinya masih berusia lima belas tahun, dan saat itu ia berjuang sendiri meneruskan perusahaan peninggalan kedua orang tuanya.


Dan baru saat ini Florensia yang berada dalam tubuh Bella, dengan Fernando yang sudah menjadi suami Bella merasakan bertapa hangatnya sebuah keluarga.


Nando, Ferry, berserta keluarga Bella begitu terkejut mendengar cerita Bella mereka semua kembali bersyukur karena kali ini Bella bisa menyelamatkan dirinya sendiri.


Setelah selesai menceritakan semuanya, mereka bertiga langsung ke kamar masing-masing untuk membersihkan diri dan beristirahat.


Begitu juga dengan Bella dan Nando, saat ini mereka berdua sudah selesai membersihkan diri dan sama - sama berbaring di atas tempat tidur.

__ADS_1


" Terimakasih istriku, kau masih tetap bersamaku sekarang, berjanjilah jangan pernah meninggalkan ku sampai maut yang memisahkan kita. " kata Nando sambil memeluk dan mencium kening Bella dalam keadaan rebahan di atas tempat tidur.


" Iya mas sama - sama, mas juga harus janji, jangan tinggalkan aku meskipun aku ini memiliki banyak kekurangan. " kata Bella, Bella mengatakan itu karena kegagalannya dalam menjalani rumah tangga saat dirinya menjadi Florensia akan terulang lagi hanya karena ia memiliki kekurangan yaitu susah memiliki keturunan.


" Iya sayang, mas janji mas tidak akan melihat apa dan bagaimana pun kekurangan mu, yang mas inginkan kau selalu berada di sisi mas selamanya Hmm... " kata Nando yang langsung di anggukan oleh Bella.


" Tapi bagaimana kalau nanti aku tidak bisa memberimu keturunan mas, apa kau akan meninggalkan ku ?" tanya Bella ingin memastikan lagi yang berada dalam pikirannya.


" Hey... Kenapa bicara seperti itu, bagaimana kau bisa memiliki keturunan kalau kita tidak membuatnya sekarang, seperti yang sudah mas katakan tadi, apa dan bagaimana pun kekurangan mu, mas akan terima dengan ikhlas semuanya. " kata Nando sambil menatap mata istrinya itu dengan penuh keyakinan.


" Termasuk masalah ketuhanan mas ?" tanya Bella lagi setelah melihat tatapan ketulusan dan mata suaminya itu.


" Hhmm... Aku tidak akan mempermasalahkan hal itu, karena semua itu adalah rejeki dan rejeki sudah ada yang mengaturnya, jadi lebih baik kita berusaha sekarang siapa tahu keberuntungan berpihak pada rumah tangga kita hhhmmm... " kata Nando lagi yang memandang Bella dengan sorot mata yang berbeda.


Mendengar itu Bella Benar - benar merasa bahagia, karena yang berada dalam tubuh Bella adalah jiwa Flo, maka Bella sudah sangat paham arti dari tatapan mata suaminya yang terus memandangnya sambil memeluknya dengan erat itu.


Bella pun mengangguk dan tanpa menunggu lama lagi Nando langsung melakukan kewajibannya.

__ADS_1


Hehehe... SKIP ya teman-teman 😁 🤭


__ADS_2