
Angel terus menenangkan Clara, dan akhirnya...
Buukkhh... " ingat kalian jangan pernah lagi mengganggu ku, kalau tidak... HABIS KALIAN... " kata Clara setelah melepaskan mereka berdua.
Wina, Lia Langsung jatuh tersungkur ke lantai, dan Risa langsung menghampiri mereka berdua.
" kalian tidak apa-apa... ?" tanya Risa yang begitu mengkhawatirkan kedua temannya.
Mereka berdua tidak bisa menjawab, karena masih merasakan sakit akibat ulah Clara tadi.
" INGAT KALIAN, AWAS KALAU KALIAN MENGGANGGU KU LAGI, BENAR - BENAR HABIS KALIAN... " kata Clara saking marahnya.
" Sudah Clara sudah... ayo kita pulang sekarang... " ajak Angel sambil menarik tangan Clara mengajaknya meninggalkan mereka semua.
Clara pun mengangguk dan langsung pergi meninggalkan mereka bertiga yang masih terduduk di lantai.
Mereka bertiga hanya bisa diam saja setelah mendapat peringatan dari Clara, mereka sungguh sangat takut melihat kemarahan Clara yang tidak di sangka - sangka itu.
__ADS_1
Semua murid juga begitu terkejut, mereka tidak menyangka kalau Clara marah bisa se menyeramkan itu, setelah melihat Clara dan Angel pergi, mereka semua juga langsung bubar meninggalkan tempat itu, dan membiarkan Risa dan kedua temannya yang masih duduk di lantai.
Dan tak jauh dari sana, ada beberapa orang murid yang juga melihat kejadian itu.
" Clara serem banget kalau marah ya... " kata salah satu murid, siapa lagi kalau bukan Rey anggota OSIS.
" Iya... Aku tidak menyangka si cupu itu bisa marah juga, padahal selama ini ia yang selalu di tindas dan di bully hanya diam saja, baru kali ini ia berani melawan... luar biasa... " kata Leo yang masih dalam keterkejutannya.
" Itulah sebabnya, makanya jangan suka membulyy orang, karena pada akhirnya orang yang sering di bully itu akan berubah menjadi kuat, dan akan membalas semuanya... " kata Gibran sang ketua OSIS yang juga melihat kejadian itu.
Kedua temannya melongo melihat banyaknya kata yang keluar dari mulut teman mereka yang satu ini.
" HAH... Sejak kapan dia banyak bicara seperti itu... " tanya Rey dengan konyolnya.
" Benar... baru kali ini aku mendengar ketua kita tertarik mengomentari orang lain... " kata Leo Juga yang masih dalam keterkejutannya, dan baru sadar setelah Gibran pergi dari sana.
" Eh eh... tunggu bro, main pergi - pergi aja... " kata Rey dan leo yang tertinggal, di tinggalkan oleh Gibran.
__ADS_1
Sedangkan Gibran tidak perduli dengan kedua temannya yang terus berteriak memanggilnya.
Mereka bertiga Juga langsung pulang dan membiarkan saja Risa dan kedua temannya yang masih merasakan sakit itu.
Begitu juga Clara dan Angel, yang saat ini sudah di jalan menuju pulang ke rumah mereka, sambil bercanda dan bercerita agar tidak terasa lelah saat perjalanan pulang karena jalan kaki.
" Kamu ko bisa ganas seperti itu Clar, untung saja cepat kamu lepaskan mereka tadi, kalau tidak bisa patah tangan mereka berdua... " kata Angel di tengah perjalanan mereka menuju rumah.
" Habis mau bagaimana lagi, aku kesal sekali pada mereka, jika tidak kamu hentikan tadi Gel, mungkin benar - benar ku patahkan tangan mereka berdua, biar tidak bisa macam - macam lagi... " sahut Clara saat di perjalanan juga.
" Huh galak juga kamu Clar... " kata Angel lagi.
" Biarin... biar tahu rasa mereka hahaha... " sahut Clara lagi.
Mereka berdua terus bercerita dan tertawa bersama saat di perjalanan pulang, dalam hati Clara begitu senang karena bisa merasakan pulang sekolah dengan berjalan kaki sambil bercerita dan bercanda bersama dengan temannya, dan semua murid lainnya yang juga pulang dengan berjalan kaki sama seperti mereka berdua.
" Hah... senangnya seperti ini, di dunia nyata aku tidak pernah jalan kaki sampai sejauh ini, waktu sekolah dulu pun menggunakan mobil saat pulang. Dan sekarang aku merasakan hidup susah, merasakan sekolah dengan berjalan kaki... Sungguh pengalaman yang sangat luar biasa... " kata Clara dalam hati sambil melihat semua murid yang juga pulang jalan kaki sambil bercanda dan bergurau saat di perjalanan.
__ADS_1
Tanpa Clara dan Angel sadari, tidak jauh dari mereka, ada beberapa orang yang juga jalan kaki, sambil memperhatikan mereka berdua...