
Bukannya menuruti apa yang geng Risa perintahkan, Clara dan Angel malah kembali ke kelas mereka karena bertepatan dengan masuknya kembali kelas mereka.
Risa dan kedua temannya begitu kesal pada Clara, karena mereka menunggu lama tapi Clara tak kunjung juga datang membawakan mereka minuman.
" Ya ampun, kemana sih tu anak, awas saja dia kalau ketemu. " kata Risa sakit jengkelnya pada Clara
" Benar, kita siksa saja dia seperti biasanya, aku sudah sangat geram dengan si cupu itu. " kata Wina sambil mengepalkan tangannya.
" Ya sudah kita kembali saja, nanti pulang sekolah kita beri pelajaran gadis sialan itu. " kata Lia yang juga tak kalah kesalnya pada Clara.
Wina di Risa mengangguk, lalu mereka bertiga kembali ke kelas mereka.
Tidak terasa, waktu pulang sekolah pun tiba, saat ini Risa, Wina, dan Lia Langsung menunggu Clara di depan kelas Clara, mereka bertiga sudah tidak sabar untuk membully Clara karena saking kesalnya mereka terhadap Clara.
Sedangkan Clara dan Angel sedang membereskan peralatan belajar mereka dan bersiap hendak pulang.
Ketika mereka berdua hendak keluar, langsung di sambut ol geng Risa di depan kelas.
__ADS_1
" Nah ini dia cupu pembangkang, enaknya di apain teman - teman... ?" kata Risa sambil melipat tangannya di dada
" kalian lagi... minggir awas kami mau lewat. " kata Clara yang langsung mendorong bahu Risa, menyingkirkan dari jalannya.
" Kurang ajar Lo, teman - teman bawa si cupu ini ke toilet, perlu di kasih pelajaran nih anak. " kata Risa sakit geramnya pada Clara yang sudah mendorong bahunya.
Wina di Lia Langsung mengangguk, dan langsung memegang Clara untuk di bully, tapi dengan gerakan cepat Clara menghindar.
" Diam kalian di tempat, jangan coba-coba menyentuhku, kalau tidak akan ku patahkan tangan kalian berdua. " kata Clara yang sudah mulai kesal pada pengganggu itu.
" Aaaaa... lepaskan berengsek, lepaskan tanganku. " jerit Wina yang tangannya sudah di pelintir oleh Clara.
" Aaaaaa... lepas clara lepas..." jerit Lia juga yang tangannya juga di pelintir Clara.
" Apa kalian Hah... Sudah ku bilang, jangan menyentuh rasakan ini.... hmmm rasakan... " kata Clara yang masih memplintir tangan mereka berdua saking kesalnya
Risa yang melihat itu bingung harus bagaimana, Risa dan semua murid lainnya begitu terkejut melihat keberanian Clara, sampai - sampai mereka semua terbengong dan tidak jadi pulang karena ingin melihat apa lagi yang akan di lakukan Clara untuk melawan geng Risa.
__ADS_1
" Kalau saja tidak ingat ini di sekolah, mungkin mereka hanya tinggal nama saja, menyebalkan... " kata Clara dalam hati saking geram dan kesalnya pada geng pengganggu ini.
"Aaaaaa sakit Clara, lepaskan kami Clara... " jerit Wina yang masih dalam posisi tangannya di pelintir Clara, begitu juga dengan Lia yang saking sakitnya hanya bisa meringis sekarang.
" AW AW AW... sakit Clara... " ringisan Lia.
" Mau macam - macam lagi HAH... rasakan itu. " kata Clara yang sudah sangat kesal pada mereka.
Risa yang melihat kedua temannya pun mau tidak mau menghentikan Clara.
" Hentikan Clara... lepaskan mereka Clara... " kata Risa yang sudah sangat tidak tega melihat teman - temannya kesakitan.
" Bukankah seperti ini yang biasa kalian lakukan padaku, bukankah seperti ini kalian membulyy ku HAH... Bagaimana rasanya sakit bukan... " kata Clara dengan sangat marahnya pada mereka.
" Sakit Clara... AW AW AW lepaskan kami ampun Clara... hiks hiks hiks... sakit... " jerit Wina dan juga Lia yang sudah sangat kesakitan karena dari tadi Clara masih belum melepaskan mereka.
" Aku mohon Clara lepaskan mereka, sudah Clara sudah... " kata Angel yang menenangkan Clara yang wajahnya sudah memerah saking marahnya.
__ADS_1