Pengalaman Tak Terduga

Pengalaman Tak Terduga
Part 41


__ADS_3

Setelah selesai dengan urusannya di kamar mandi, Bella pun perlahan membuka pintunya dan melihat Nando yang masih setia berada di depan kamar mandi menunggunya keluar.


" Kau sudah selesai, biar aku membantu lagi kau masih lemah. " kata Nando dan langsung di anggukan oleh Bella.


Nando kembali menggendong Bella ala bridal style seperti tadi dan membawa Bella kembali ke ranjangnya.


Mendengar itu orang tua serta adik Bella langsung bangun dan perlahan menghampiri Bella, mereka begitu sangat takut kalau Bella akan marah pada mereka.


" Terimakasih... " kata Bella ketika suaminya sudah sampai membantunya kembali ke ranjangnya.


" Sama - sama. " sahut Nando sambil tersenyum pada istrinya itu.


Melihat senyuman Nando membuat hati Bella langsung berdebar - debar, Bella begitu terpesona melihat ketampanan suaminya yang berkali - kali lipat saat tersenyum.


" Ya Tuhan, jangan salahkan aku Bella, kalau aku benar-benar bisa jatuh cinta dengan suamimu ini. " kata Flo dalam hati.


Sebenarnya Flo begitu heran dengan dirinya sekarang, padahal Flo begitu troma dengan yang namanya laki - laki, dan sangat tidak suka berdekatan dengan pria.

__ADS_1


Tapi entah mengapa saat bersama Nando, ia kembali merasakan perasaan cinta yang begitu besar, seperti saat dirinya masuk kedalam tubuh Bunga yang jatuh cinta pada suaminya lagi karena usaha keras suami bunga untuk mendekatinya.


" Ya ampun, perasaan saat aku menjadi Bunga dulu, kurasakan kembali sekarang, apakah aku kembali jatuh cinta... " kata Bella dalam hati sambil membenarkan dirinya saat duduk di ranjangnya itu.


" Mmm... Bella mereka adalah orang tua mu dan ini adalah adik mu, apa ku mengingat mereka... ?" tanya Nando pelan takut kalau Bella mengingat mereka.


Begitu juga dengan mereka bertiga, mereka juga begitu sangat takut sekali sekarang, takut kalau Bella mengingat mereka dan kembali marah serta mengusir mereka dari hadapannya.


Bella melihat mereka satu persatu, setelah cukup lama ia pun menggeleng kepalanya.


" Aku tidak ingat siapa mereka, memangnya mereka siapa mas... ?" tanya Bella yang berpura-pura lupa.


" Mereka adalah keluarga mu Bella, ini adalah pak Dirman ayah mu, dan ini adalah Bu Reni ibu mu, dan yang itu adalah Arkan adik mu satu - satunya. " kata Nando yang menjawab pertanyaan istrinya itu.


Mendengar itu Bella langsung bahagia.


" Ayah, ibu, dek kenapa kalian baru menjenguk ku, padahal aku sudah sadar dari tadi... Apa kalian tidak merindukan putri kalian ini... " kata Bella pada mereka bertiga.

__ADS_1


Mendengar ucapan Bella itu, Bu Reni langsung mendekati dan langsung memeluk putri pertamanya itu.


" Putriku hiks hiks hiks... Ibu begitu bahagia sayang, ibu begitu merindukanmu selama ini, terimakasih sudah bertahan sayang, hiks hiks hiks... Ibu sangat menyayangimu hiks hiks hiks... " kata Bu Reni sambil menangis saking bahagianya bisa memeluk putrinya itu lagi.


" Kenapa ibu menangis, sekarang anak ibu ini sudah sembuh, Bella juga sangat menyayangi ibu... " sahut Bella dalam pelukan ibunya itu.


Mendengar itu bertambah erat lah Bu Reni memeluk putrinya itu saking bahagianya. Begitu juga dengan Bella ia begitu bahagia bisa merasakan kembali kasih sayang seorang ibu, apalagi ibunya ini begitu mirip dengan ibunya yang bernama Rani saat dirinya menjadi Clara, bertambah bahagia lah Flo yang menempati tubuh Bella saat ini.


" Ayah, apa Ayah merindukanku juga... " kata Bella yang melihat pria paruh baya itu yang terus menatapnya dengan tatapan penuh kerinduan.


Mendengar ucapan Bella, seketika pak Dirman juga langsung memeluk putrinya itu.


" Nak... Ayah bahagia sekali sekarang bisa mendengar anak ayah ini memanggil ayah, ayah juga sangat merindukan mu sayang hiks hiks hiks... " kata pak Dirman sambil memeluk dan mencium seluruh wajah putrinya itu saking rindunya ia pada putrinya itu.


" Bella akan selalu memanggil mu ayah, karena Bella juga sangat merindukan ayah... " kata Bella dalam pelukan ayahnya itu.


Mendengar ucapan putrinya itu, bertapa bahagianya hati pak Dirman sebagai seorang ayah, ia semakin memeluk erat putrinya itu saking bahagianya.

__ADS_1


Setelah puas memeluk kedua orang tuanya, Bella kembali melihat seorang lelaki muda yang sudah berdiri di hadapannya itu tanpa ekspresi apapun.


__ADS_2