
Karena terus di perhatikan Gibran membuat Clara sangat tidak enak, apalagi di lihat oleh semua orang yang ada di situ, membuat Clara sungguh benar - benar merasa risih, tapi Clara masih berpura-pura tidak tahu dan membiarkannya saja.
" Mmm... makanan ini bagaimana, aku tidak punya uang untuk membayarnya... " kata Clara yang membuka suara, dan masih dalam mode pura - pura tidak tahu nya.
" Kamu tenang saja Clar, biar aku yang membayarnya, kan aku yang memaksa kamu makan di sini. " kata Angel yang mengerti apa yang di katakan oleh Clara.
" Tidak perlu, aku yang sudah mengajak kalian makan, jadi aku yang akan membayarnya semua. " kata Gibran.
" Wah jadi di traktir nih ceritanya... Makasih banyak bro " kata Rey yang sangat senang dapat traktiran dari temannya ini.
" Wah lo baik banget hari ini, makasih banyak bro sudah traktir kita... " kata leo juga yang tak kalah senangnya dapat traktiran dari sahabatnya itu.
" Terimakasih banyak ka Gibran... " kata Clara dan Angel bersamaan, karena juga sangat senang di traktir oleh ketos tampan itu.
" Sama - sama, ya sudah yu kembali ke kelas, sebentar lagi waktu istirahat habis. " sahut Gibran sambil menatap dan tersenyum kepada Clara saja.
__ADS_1
Melihat itu Rey, Leo, dan Angel hanya geleng-geleng kepala, mereka sudah bisa menebak maksud dari tatapan Gibran pada Clara itu.
Sedangkan Clara jadi salah tingkah, karena terus di perhatikan Gibran.
Para siswa yang masih ada di kantin itu menjadi baper, mereka juga bisa menebak maksud dari tatapan ketos mereka terhadap Clara.
Mereka semua menatap iri pada Clara, yang begitu di perhatikan Gibran.
" Wahhh... beruntung banget sih Clara, bisa di traktir ka Gibran... " kata salah satu siswi yang tak jauh dari sana yang juga melihat.
" Wah keduluan Gibran, padahal aku juga berencana mau mendekati Clara, Clara jadi cantik banget sekarang. " kata salah satu siswa yang juga berada di sana.
Dan masih banyak lagi yang mereka katakan, melihat Gibran dan Clara, tapi mereka berlima tidak memperdulikan nya.
" Yu kembali ke kelas... " kata Clara yang langsung di anggukan mereka.
__ADS_1
Mereka berlima langsung kembali ke kelas mereka masing-masing, begitu juga dengan para siswa mereka juga langsung kembali ke kelas mereka masing-masing karena waktu istirahat sudah habis.
Semua murid di sekolah itu kembali melanjutkan pelajaran mereka, dan tidak terasa waktu pulang pun tiba-tiba, setelah lonceng sekolah berbunyi tanda berakhirnya waktu pelajaran, mereka semua langsung membereskan perlengkapan mereka dan langsung pulang bersama.
Begitu juga dengan Clara dan Angel, mereka berdua langsung keluar kelas dan langsung pulang.
" Ayo Gel, buruan jalannya... " kata Clara yang terlihat sangat terburu-buru melangkahkan kakinya keluar sekolah.
" Memangnya kenapa sih Clar, kenapa harus buru-buru... " tanya Angel yang juga berjalan buru - buru mengikuti langkah kaki Clara.
" Aku ga mau bareng dengan ka Gibran dan temannya lagi, aku sudah sangat malu hari ini karena selalu bersama mereka, malu tau jadi bahan pembicaraan mereka semua. " Jawab Clara yang masih jalan dengan terburu-buru.
" Ya ga papa kali Clar, kamu sangat beruntung tahu bisa di perhatikan ketos tampan itu, banyak para kaum hawa yang ada di sekolah ini mengejarnya, tapi dia tidak perduli, nah kamu... Kamu malah dikejar ko ga mau sih... " kata Angel yang masih mengikuti langkah Clara dengan terburu-buru.
" Bukannya ga mau Gel, aku mau fokus dengan sekolah ku dulu, aku ingin sukses dulu agar bisa membahagiakan ibuku. Jadi aku tidak mau berurusan dengan pria untuk saat ini. " kata Clara
__ADS_1
Mereka berdua terus berbicara sambil melangkah dengan terburu-buru, tanpa mereka berdua sadari orang yang mereka bicarakan, mendengar semuanya karena berada tidak jauh dari mereka berdua, dan masih dapat mendengar dengan jelas apa yang mereka berdua bicarakan.