Pengalaman Tak Terduga

Pengalaman Tak Terduga
part 46


__ADS_3

Setelah sarapan dan bercanda bersama, Nando dan Bella langsung berangkat menuju perusahaan dan sudah ada supir sekaligus asisten pribadi Nando yang sudah menunggu di depan mobil.


" Silahkan Tuan, Nyonya... " kata Ferry membukakan pintu mobil untuk bosnya itu.


" Terimakasih Ferr, ayo kita berangkat sekarang. " kata Nando yang juga di anggukan oleh Bella sambil masuk kedalam mobil itu.


" Siap tuan, kita meluncur sekarang. " kata Ferry yang langsung menjalankan mobilnya menuju perusahaan.


Tidak ada percakapan mereka saat di perjalanan, sesampainya di perusahaan FF company grup, Ferry langsung membukakan kembali mobil untuk bos nya itu.


" Inikah perusahaan terbesar itu, wah sungguh besar sekali... Sudah lama aku bekerja sama dengan mas Nando, dan beberapa kali juga kami bertemu dan mengadakan miting bersama, tapi aku tidak pernah tahu bagaimana perusahaannya, Hmm... luar biasa. " kata Bella dalam hati dengan menatap kagum perusahaan suaminya itu.


" Ayo kita masuk... " ajak Nando yang sangat gemas melihat Bella yang terkagum-kagum melihat perusahaannya.


" Hmm... Ayo... " sahut Bella dan langsung masuk dan berjalan beriringan dengan suaminya, sedangkan Ferry mengikuti mereka dari belakang.


Saat mereka masuk, semua karya yang bekerja di kantor itu langsung memberi hormat dan salam, dan langsung di balas oleh mereka. Setelah itu mereka bertiga langsung menuju ruangan CEO untuk menyiapkan segalanya.

__ADS_1


Sementara Nando dan asisten nya menyiapkan semua keperluan miting, Bella mengelilingi ruangan itu dan setelah selesai ia pun menuju pintu keluar.


" Kau mau kemana bell...?" tanya Nando melihat istrinya itu di depan pintu.


" Aku mau party mas, mau membuatkan minuman untuk kalian. baiklah tuan - tuan saya permisi dulu. " jawab Bella dan langsung keluar ruangan itu tanpa mendengar sahutan dari suaminya itu.


" Hmm... ada - ada saja " kata Nando geleng-geleng kepala sambil tersenyum melihat istrinya yang langsung keluar begitu saja.


" Seperti kau sudah mendapatkan cintanya tuan... " kata Ferry yang melihat Nando tersenyum, karena selama ini Nando tidak pernah tersenyum, apalagi setelah menikah dengan Bella, Nando lebih banyak murung dan berdiam diri saja. baru kali ini Ferry melihat bosnya ini tersenyum.


" Hahhh... Semoga saja begitu ferr, selama ini aku sangat berharap sekali kalau ia mencintaiku, seperti aku yang sangat mencintainya, semoga saja setelah ia sudah ingat semuanya nanti, ia tidak akan pergi meninggalkan ku, dan tetap bersama ku selamanya. " kata Nando yang duduk bersandar di kursi kebesarannya itu.


" Terimakasih doa nya ferr, semoga saja mulai sekarang rumah tangga ku akan langgeng selamanya. " kata Nando lagi yang langsung di anggukan oleh Ferry dan mereka berdua langsung melanjutkan pekerjaan mereka memeriksa dan menyiapkan segalanya terlebih dahulu sebelum pertemuan mereka dengan klien mereka.


Sedangkan Bella terus berjalan menelusuri setiap ruangan.


" Hmmm... dimana party nya ya... " gumam Bella sambil berjalan.

__ADS_1


Kemudian ia melihat beberapa karyawan yang hendak berpapasan dengannya.


" Hmm... Maaf Mba, party nya di mana ya, bisa tolong tunjukkan " kata Bella.


Mereka yang tahu siapa Bella pun langsung menunduk hormat.


" Di sebelah situ nyonya, mari kami antar... " kata mereka yang berjumlah empat orang itu yang memang mau menuju ke party juga.


" Sudah kalian tidak perlu seperti itu, ayo kita langsung saja. " kata Bella pada mereka berempat dan langsung berjalan lebih dulu lalu di susul mereka di belakang.


" Bu bos sekarang beda sekali ya, dulu sebelum kecelakaan beliau tidak pernah sekalipun ke perusahaan ini, dan baru sekarang beliau kemari. " gumam si A, salah satu orang itu pada temannya dengan sangat pelan.


" Iya, dengar - dengar, setelah enam bulan beliau mengalami koma, beliau lupa dengan semuanya bahkan sikap jeleknya dahulu pun ikut menghilang sekarang. " kata si B.


" Hmm... Aku lebih suka dengan sifat Bu bos yang sekarang, semoga saja beliau selamanya seperti ini . " kata si C.


" Husshh... Sudah jangan bicara lagi tidak enak kalau kedengaran beliau tahu... " kata si D, yang berjalan di belakang Bella yang sedari tadi hanya mendengarkan saja.

__ADS_1


Mendapatkan teguran dari temannya itu, mereka bertiga langsung diam tanpa mengeluarkan suara lagi.


Tanpa mereka sadari, Bella mendengar semuanya dan Bella pun tidak memperdulikannya karena sudah biasa baginya sewaktu menjadi Florensia dulu yang selalu menjadi bahan pembicaraan karyawannya.


__ADS_2