Pengalaman Tak Terduga

Pengalaman Tak Terduga
Part 24


__ADS_3

Saat mereka bertiga sedang asik berbincang - bincang tiba - tiba Risa dan kedua temannya datang menghampiri mereka.


" Hay ka Gibran... " sapa Risa yang langsung duduk di sebelah Gibran.


Gibran tidak menyahut, ia memutar bola matanya malas melihat Risa dan kedua temannya itu.


Tanpa menunggu lama lagi, Gibran langsung berdiri dan langsung ke luar ruangan, sedang Rey dan leo yang melihat Gibran pergi juga langsung ikut berdiri dan langsung pergi menyusul Gibran keluar.


" Ka... ka Gibran, mau kemana... ?" tanya Risa yang bingung melihat mereka bertiga langsung pergi.


" Bukan urusanmu... " sahut Gibran yang di anggukan Rey dan leo.


Risa, Wina, dan Lia kelihatan begitu sangat kesal, usaha mereka mendekati Gibran gagal, Risa langsung mengepalkan tangannya menahan amarahnya yang begitu kesal pada Gibran.


" Ini pasti gara - gara si cupu itu, awas dia nanti... " kata Risa


" Lo benar Ris... kita akan beri pelajaran tu anak... " kata Wina yang juga tak kalah kesalnya sambil mengepalkan tangannya.


Tidak lama guru mereka juga masuk, dan langsung memulai pelajaran nya .


Tidak terasa waktu istirahat pun tiba, semua Siswa langsung pergi ke kantin untuk mengisi perut mereka, dan seperti biasa juga Clara dan Angel langsung pergi ke taman belakang sekolah.


" Lo ko kalian bisa ada di sini... " kata Clara yang bingung melihat ketiga cowok tampan itu juga berada di taman belakang.

__ADS_1


" Memangnya kenapa, kami juga mau berada di sini " kata Gibran.


" Nggak, cuma tidak biasanya saja kalian di sini " kata Clara lagi, sedangkan Angel hanya diam saja karena terpesona melihat salah satu teman Gibran itu.


Gibran langsung berdiri dan langsung mendekati Clara, membuat Clara sangat bingung sekali melihatnya.


" Kami hanya ingin berteman dan lebih dekat dengan kalian saja, tidak apa-apa kan kalau mulai sekarang kita berteman...?" kata Gibran dengan seriusnya.


Kedua teman Gibran, dan Angel langsung melongo mendengar yang baru saja Gibran ucapkan.


Sedangkan Clara jadi bingung harus bagaimana, sebenarnya Clara benar - benar sangat malas untuk berteman dengan para pria, tapi mau bagaimana lagi.


" Huh ngapain sih orang ini, menyebalkan... " kata Clara dalam hati sambil diam saja menatap Gibran.


" Ah... tidak ka aku tidak masalah ko. " jawab Clara lagi.


Kemudian mereka langsung berbincang dengan Bercanda bersama, sebenarnya Clara begitu sangat malas dengan mereka, tapi reaksi tubuh yang di tempati Flo sekarang malah berbeda.


Tanpa mereka semua sadari, Risa dan kedua temannya mengepalkan tangannya melihat Clara yang begitu akrab dengan mereka bertiga.


Dengan gerak cepat Risa dan kedua temannya langsung menghampiri Clara dan yang lainnya.


" Hai semua, eh cupu ngapain Lo di sini, sadar diri dong berapa kali gue bilang... " kata Risa yang tiba-tiba datang ke hadapan mereka berlima karena sudah tidak bisa menahan rasa kesalnya lagi.

__ADS_1


Clara dan yang lainnya begitu malas dengan kehadiran Risa yang tidak di harapkan itu.


" Yu Gel kita masuk kelas... " ajak Clara tanpa menghiraukan Risa dan kedua temannya.


" Ayo kita kembali ke kelas juga " ajak Gibran pada kedua temannya itu.


Mereka bertiga juga langsung pergi dari sana tanpa menghiraukan mereka bertiga.


" Eh, eh ka... tungguin kita dong... " panggil Risa pada Gibran, tapi Gibran benar - benar tidak perduli ia langsung berjalan cepat menyusul Clara.


" Clara... " panggil Gibran


Clara dan Angel langsung berhenti saat seseorang memanggilnya.


" Ada apa ka...?" tanya Clara yang bingung melihat Gibran mengikutinya sampai kedepan kelas.


" Kita ke kantin dulu yu... " ajak Gibran


" nggak ka aku... " kata Clara menolak tapi perkataannya malah terpotong.


" Iya ka yu... " kata Angel yang langsung memotong perkataan Clara yang hendak menolak tadi.


Seketika Angel langsung menarik lengan Clara dan membuat Clara begitu sangat terkejut di buatnya.

__ADS_1


__ADS_2