
" Tuan, sejak kapan tuan ada di sini... ?" kata bibi yang juga sangat terkejut melihat Sam tiba - tiba ada di situ.
" Tuan, kenapa bibi memanggilnya tuan, apakah orang ini suami Bunga... " kata Bunga dalam hati sambil melihat orang itu.
Sedangkan David begitu ketakutan melihat ayah yang anak itu kira orang asing.
" Baru saja bi, oh ya bi bagaimana keadaan rumah ini ?" tanya Sam basa basi.
" Semuanya baik tuan, kalau begitu ayo mari masuk tuan. " kata bibi yang langsung di anggukan oleh Sam,.
Sedangkan Bunga hanya diam saja, ia sungguh tidak perduli, bukankah di dalam cerita suami Bunga sangat tidak perduli pada bunga dan anak - anaknya, jadi untuk apa juga ia memperdulikannya.
Setelah sam masuk ke dalam rumah, baru lah bunga mengajak anaknya masuk dan langsung ke kamar untuk membersihkan diri.
" Ayo nak, mandi dulu ibu mandikan ya. " kata bunga saat sudah berada di kamar anaknya
__ADS_1
" Tidak usah Bu, ibu temani adik saja, David bisa mandi sendiri " kata David dan langsung masuk ke kamar mandi.
" Hmm pintarnya anak itu, begini kah bahagianya memiliki anak, sungguh kebahagiaan yang sangat luar biasa. " kata Bunga dalam hati sambil tersenyum bahagia menatap putri kecilnya yang sedang tertidur pulas di pangkuannya itu.
Sedangkan Sam, saat ini ia terlihat bingung sendiri, ia tidak tahu harus melakukan apa, karena biasanya kalau ia datang kerumah ini, bunga selalu menyambutnya dengan bersikap manja bahkan terkesan seperti perempuan murahan karena langsung menempel padanya.
Tapi sekarang apa, jangankan menyambut, menyapa saja sepertinya bunga enggan dan bahkan bunga benar tidak mengenalinya.
Makanya sekarang Sam bingung, harus bersikap bagaimana terhadap istrinya itu.
Dan hari ini, Bunga, Sam dan kedua anak mereka sedang berbaring di atas tempat tidur untuk tidur bersama, di alam bawah sadarnya bunga kembali di taman bunga serba putih itu lagi.
" Wah sepertinya aku kesini lagi... " kata Flo sambil memegang beberapa bunga putih itu.
" Hai Flo, kita bertemu lagi... " kata seseorang yang baru datang itu.
__ADS_1
" Eh kamu Bunga, ada apa...?" tanya Flo yang sepertinya sudah lupa.
" Aku datang kesini untuk memenuhi janjiku Flo, kau ingat kan " kata Bunga.
Flo pun kembali mengingat - ingat, dan akhirnya Flo ingat.
" Apakah sekarang sudah saatnya aku kembali ke dunia ku ?" tanya Florensia.
" Benar Flo, tugasmu sudah selesai, terimakasih sudah membuat semuanya menjadi baik, terima kasih sudah membuat keluarga kecilku utuh kembali, terimakasih sudah membuat anak dan juga suamiku menyayangi ku lagi, terimakasih... " kata Bunga.
" Sama - sama Bunga, ingat Bunga jangan pernah sia - siakan anak - anak mu, lebih cintai suamimu yang saat ini sudah mencintaimu. " kata Flo yang sedikit sedih karena akan berpisah dengan keluarga halu nya itu.
" Ia aku janji Flo, sekali lagi terima kasih banyak Flo, selamat tinggal. " kata Bunga yang memeluk Flo sebelum Flo hilang sedikit demi sedikit bersama cahaya.
" Sama - sama bunga, aku senang bisa membantu. Selamat tinggal, aku pergi sekarang. " sahut Flo yang membalas pelukan Bunga, dan akhirnya hilang bersama cahaya.
__ADS_1
" Sungguh pengalaman tidak terduga, dan sungguh luar biasa " kata Flo sebelum memejamkan matanya karena semuanya berubah menjadi cahaya putih yang sangat menyilaukan mata.