
Setelah Hany pergi, kemudian Ferry pun undur diri untuk kembali ke kantor lebih dulu, dan hanya Nando dan Bella yang masih berada di sana.
" Kamu mau makan apa bell ?" tanya Nando.
" Aku mau makan yang ini, ini dan ini saja... " sahut Bella yang begitu senang sekali melihat menu makanan itu.
" Baiklah sebentar... " kata Nando yang sangat bahagia sekali melihat istrinya itu begitu senang.
Padahal perasaan senang yang Bella rasakan bukan karena makanan itu, tapi rasa rindunya yang terobati setelah bertemu dengan sahabatnya tadi.
Tidak lama akhirnya makanan yang di pesan mereka datang, dan mereka berdua makan siang bersama dengan nyamannya.
Setelah selesai makan mereka berdua meninggalkan tempat itu, dan saat keluar dari restoran tepatnya saat berada di parkiran, tiba - tiba.
" Bella, kau sudah sembuh, bagaimana keadaanmu sekarang... ?" tanya seseorang yang berpapasan dengan mereka.
__ADS_1
Melihat itu wajah Nando langsung berubah merah seperti menahan amarahnya, ingin sekali Nando membunuh orang itu, karena telah mencelakai istrinya, tapi tidak bisa Nando lakukan mengingat Bella begitu sangat mencintai orang itu.
" Siapa kamu, aku tidak kenal denganmu ?" kata Bella yang memang tidak mengetahui siapa orang itu.
" Kau tidak ingat siapa aku Bella, ini aku Niko kau ingat, kita sudah lama saling mencintai, bagaimana keadaanmu sekarang sayang... " kata Niko sambil memegang bahu Bella.
Buukkhh...
Nando langsung meninju wajah Niko.
" Berani - beraninya kau mengatakan itu pada istriku, apa kau tidak tahu malu HAH... Sadar Bella itu sudah menjadi istri saya sekarang. " kata Nando yang sudah tidak bisa menahan amarahnya lagi melihat orang lain mengatakan cinta pada istrinya, meskipun Nando tahu siapa Niko bagi Bella selama ini.
Bella hanya diam saja, dan berpura-pura bingung melihatnya, padahal di dalam hatinya...
" Hahahaha... rasakan itu, jadi ini yang bernama Niko itu, ck ck ck... rupanya kau sudah di buta kan oleh cinta selama ini Bella, masih jauh lebih tampan dan mapan suamimu dari pada orang ini, kenapa kau begitu bo**h sekali selama ini Bella, Bella ck ck ck... " kata Bella dalam hati.
__ADS_1
" Bella shiiiith.... Kenapa kamu hanya diam saja, apa kamu tidak melihat dia memukulku tadi. " kata Niko dengan memasang wajah melasnya seperti yang biasa ia lakukan agar Bella bersimpati padanya.
Sedangkan Nando hanya diam saja, ia ingin melihat bagaimana reaksi Bella saat ia sudah berani menampar kekasih Bella selama ini.
" Ayo mas kita pergi dari sini... " Ajak Bella yang langsung menggandeng tangan suaminya tanpa memperdulikan semuanya.
Melihat itu Niko sangat tidak terima, berbeda dengan Nando ia begitu sangat terkejut dengan apa yang di lakukan Bella, ia masih tidak percaya kalau Bella tidak perduli sama sekali.
" Bella, Bella apa yang kau lakukan, kenapa kau tega meninggalkan ku yang sedang terluka ini, Bella lihat aku Bella. " kata Niko yang sangat tidak terima di perlakukan seperti itu oleh Bella.
" Kau tidak marah padaku Bella ?" tanya Nando juga yang masih terkejut dengan sikap yang Bella tunjukkan sekarang.
" Maaf ya, bukankah sudah ku katakan tadi, aku tidak mengenalmu, jadi untuk apa aku perduli dengan mu " kata Bella pada Niko.
" Ayo mas kita pulang, untuk apa aku marah padamu, sudah sewajarnya kau melindungi ku dari orang yang tidak di kenal ini, ayo kita pergi sekarang. " jawab Bella dan tetap menggandeng lengan suaminya dan langsung membawanya pergi dari sana menuju mobilnya.
__ADS_1
" Bella, Bella... " panggil Niko yang melihat Bella pergi begitu saja.
Sedangkan Nando kembali begitu sangat bahagia dengan sikap Bella sekarang, ia begitu bersyukur atas hilang ingatan yang menimpa istrinya itu, sehingga hilang juga sikap buruk yang selalu di tunjukan Bella padanya selama ini, dan Bella juga melupakan selingkuhannya yang selama ini Bella cintai itu.