Pengorbanan Dan Persahabatan

Pengorbanan Dan Persahabatan
10 Kejuatan di Mall


__ADS_3

Setelah Naomi memilih tempat yang ia rasa aman untuk mereka berdua duduk, Naomi segerah menarik tangan Nathalie yang sedang asik dengan telepon genggamnya itu, Nathalie sibuk mencari lowongan kerja di sosial Media siapa tau jika ada yang membutuhkan tenaga kerja dengan ijaza SMA, maka ia akan melamar di sana setelah selesai mendengarkan hasil ujian besok.


Nathalie sangan serius hingga ia tidak memperhatikan jalannya maka Naomi memilih untuk menarik tanga sahabtnya itu agar tidak sembarang menabrak orang di tempat umum seperti ini, karena itu akan mengundang banyak pasang mata yang jelas tidak mereka sukai.


Namun saat mendekati tempat yang ia rasa aman tersebut itu, gadis itu tiba-tiba menghentikan langkahnya. Ia kaget dengan pemandangan yang ada di depan matanya itu, ia dengan cepat menarik Nathalie untuk menghidari pemandangan itu karena Nathalie masi asik dengan HPnya, ia takut jika Nathalie melihat semua itu maka ia akan kembali terluka...


"Baby kita pulang ya, makan di rumah aja aku tiba-tiba beruba pikiran, ingin makan masakan mama aja" Kata Naomi dengan cepat menarik tangan Nathalie untuk keluar dari Restoran itu..


"Loh ko gitu? Aku suda sangat kelaparan, jika tidak makan maka minum lah dulu sebelum kita pulang" Kata Nathalie sedikit heran karena tidak biasanya Naomi bersikap seperti itu.


"Ia nanti kita beli minuman di depan aja, jangan di sini, ayo kita keluar" Kata Naomi masi menarik tangan sahabtnya itu karena takut, jika Nathalie menoleh sedikit saja akan melihat pemandangan kedua pasangan yang sementara menikmati makan siangnya, sambil berbincang dan saling melemparkan senyum itu...


"Ih tapi kan di sini gak terlalu ramai juga, kita akan makan dengan tenang, sampai di rumah kalau lapar nanti kita makan maskan mama lagi" Nathalie masih berdiri tak mau bergerak sedikitpun dari tempatnya. Ia menebak isi kepala sahabatnya itu, Naomi sedikit risi jika makan di antara banyak orang.


Dan ia menoleh ke semua arah dan berpikir jika pengunjungnya suda berkurang karena suda lewat jam makan siang...


"Jangannn" Kata Naomi memelankan suaranya karena suda terlanjur,,, di saat yang bersamaan Nathalie yang melihat ke arah Restoran karena ingin memastikan jika tempat ini suda sedikit sepi, tak sengaja melihat kedua pasangan yang lagi asik dengan makan siangnya, sudah bisa ditebak jika yang mereka bicarakan itu sesuatu yang sangat mereka sukai, hingga membuat mereka berdua tersenyum sangat bagia di setiap pembicaraannya.


"Jadi itu? Apakah itu yang membuatmu tidak ingin mengajakku masuk ke dalam restoran itu?" Kata Nathalie terdengar protes.


"Maaf" kata Naomi liri yang hampir tidak di dengar oleh Nathalie.


"Aku tidak apa-apa, ayo masuk"


"Jika itu yang dia inginkan, maka aku akan mengabulkan keinginanya itu" lanjut Nathalie. Tekatnya suda bulat, ia tidak ingin membuang waktunya sia-sia begitu saja untuk seorang Dirly.


Terlihat Dirly dan Dessy yang lagi asik makan itu, Nathalie dengan sengaja menarik tangan Naomi, seakan mendekati arah mereka dan melewati tempat duduk Dirly dan Dessy..


"Halo sayang" Nathalie sengaja memencet sebua nomor telepon yang disimpannya dengan nama " handsome boy dan emotikon Tikus di ujungnya" ia memulai pembicaraannya setelah teleponnya tersambung...


Itu adalah adik Sepupu dari Nathalie, bapak mereka kaka adik, dan sepupunya itu suda terbiasa dengan panggilan Nathalie itu, mereka seperti Tom & Jerry yang selalu ribut dan tiba-tiba akur kembali. Tikus dan kucing adalah panggilan kedua kaka beradik itu..


Naomi yang melihat nomor telepon yang di sambung oleh sahabatnya itu hanya mengerutkan dahinya, ia tau siapa yang sedang di hubungi Sahabatnya itu.


Naomi juga kenal baik dengan sepupu sahabtnya itu walaupun mereka tinggal sangat berjauhan namun, jika hari libur tiba maka adik sahabtnya itu akan ke Kota di mana mereka tinggal untuk menjenguk sang Kaka sepupu.

__ADS_1


"Halo, ada apa" jawab Hendri santai


"Dri aku kangen sama kamu, kapan kamu punya waktu untuk ketemu aku?" Nathalie bicara sengaja tak melihat siapa yang ia lewati barusan...


Deg


Dirly seolah tak percaya, ia bingung apa yang harus ia pikirkan terlebih dahulu,


Pikirannya sangat kacau, ia bingung harus memulai dari mana, memikirkan Nathalie yang suda punya kekasih lain tanpa hubungan mereka berakhir, atau memikirkan penjelasannya kepada Nathalie tentang apa tujuannya bertemu dengan Dessy di tempat ini....


Naomi yang melihat Sahabatnya itu pergi begitu saja, iapun mengikuti arah kemana sahabtnya pergi tanpa peduli dengan sepasang mata yang sedang memperhatikan gerak-gerik sahabtnya itu..


Nathalie terus berbicara tanpa memperdulikan sepasang mata yang terlihat penasaran, dengan tatapan ingin memakan orang yang mengalangi pandangannya, atau mungkin ingin sekali menghajar orang di balik telepon itu.. Nathalie yang menyadari itu terus merayu adiknya, Adiknya yang di ganggu saat asik bermain game online itupun memarahi kakanya dan itu membut Nathali gemas...


"Dasar nakal masa bilang aku mengganggu, pengen lihat mukamu yang mara-mara itu, membuat ku gemas saja dan ingin mencubit pipimu itu"


Dirly di buat panas, tidak tahan dengan sikap gadis yang menurut dia masi kekasihnya karena ia belum ada kata putus namun suda berani bermesraan di depannya, lebih tepatnya di belakangnya Namun ia menganti posisi duduknya dengan Dessy, hingga gadisnya itu seolah berada di depannya karena tempat mereka hanya melewati satu bangku kosong, Nathalie dengan sengaja duduk di dekat tempat Dirly dengan tujuan agar Dirly mendengar semua ucapan Nathalie, dan benar saja sekarang Dirly mulai kepanasan...


"Bisa kita bicara" kata Dirly tidak sabar dan langsung memegang pergelangan tangan Nathalie yang sedang memegang HP, dan Nathalie dengan isengnya sengaja memperlihatkan nama kotak yang sedang menelponnya itu.


Deg


Melihat nama yang tertulis Handsome Boy itu, Dirly perlahan melepaskan tangannya.


"Ha, sebentar" kata Nathalie karena ia akan meminta izin kepada si penelpon agar mematikan teleponnya.


"Dri, aku tutup dulu ya teleponnya, nanti kita sambung lagi kalau aku suda sampai rumah, aku mau makan dulu makanannya suda datang" alasan Nathalie Padahal asik teleponan hingga mereka lupa tujuan awalnya untuk makan..


Dan Dirly sangat tidak menyukai alasan Nathalie itu...


"oh baiklah, kalian hati-hati kalau pulang, sampaikan salamku untuk Naomi.


"ia akan di sampaikan, maaf suda mengganggumu"


"Gak apa-apa, see you bye Love you"

__ADS_1


"Bye Love you more" [tut]


Dirly kepanasan di buatnya karena mendengar percakapan terakhir Nathalie dan sesorang yang di anggapnya kekasih Nathalie itu.


Ia merasa dirinya yang suda dua bulan menjalin hubungan dengan Nathalie namun gadis itu belum mengakui Cintanya tetapi dengan orang lain yang baru dikenalnya, Nathalie dengan beraninya menyatakan Cinta tulusnya kepada orang tersebut.


"Suda selalesai apa bisa kita bicara?"


Dirly dengan emosi sedikit berteriak


Melihat reaksi Dirly Naomi tersenyum kaku, ia merasa lucu dengan sikap Dirly yang merasa di selingkuhi oleh Nathalie.


Namun berbeda dengan Nathalie yang suda terbiasa dengan sikap dinginnya, kembali ke mode dingin setelah teleponnya mati.


"Boleh ayo duduk. Kamu ada di sini juga sejak kapan?" Kata Nathalie pura-pura tidak tau. Sementara ia menyuru Naomi untuk memesan minuman, tak lupa ia menanyakan apa yang ingin di minum Dirly. Namun ia mendapatkan reaksi berbeda dari Dirly yang membuatnya mengerutkan dahinya.


"Bukan itu yang aku mau! Bisa gak sih! dengarin aku sebentar, apa kamu benaran baru melihat aku di sini atau sudah melihat aku dari tadi?" Suara Dirly meninggi..


"Kamu tau ini di mana?, posisikan dirimu saat kau berbicara dengan ku di tempat umum, itu akan lebih baik" Kata Nathalie dingin.


Dirly sangat tau Jika Nathalie orang yang tertutup semua tentangnya selalu tertutup.


"siapa yang menelponmu tadi?" Pertanyaan Dirly langsung ke intinya.


"Berhasil" Nathalie membatin lalu melanjutkan dengan kata-kata


"ini?" Nathalie menunjukan nomor telepon yang di tulis dengan Nama yang dibenci Dirly itu, "Handsome boy" namun seketika tangan Nathalie sengaja memencet Foto profilnya dan perlihatkan waja tampan, lelaki itu yang dikira Dirly lebi mudah darinya...


"Lihat! Ini fotonya dan caritau sendiri jika penasaran, jika suda selesai maka aku bisa pergi, dan kau bersenang-senanglah"


Kata Nathalie ia suda menyuru Naomi untuk membayar minumannya yang telah di pesannya itu.


Dan segerah meraih tangan sahabatnya itu untuk keluar dari tempat yang ia rasa hanya membuang waktunya saja, jika berada di tempat itu.


"""'''Bersambung"""

__ADS_1


See you next😍🤗


__ADS_2