Pengorbanan Dan Persahabatan

Pengorbanan Dan Persahabatan
12 Kilas balik


__ADS_3

Di perjalanan menuju Rumah Sakit, Dirly terus memperhatikan waja Tathalie yang sudah mulai terlihat pucat karena banyak dara yang keluar.


Dirly mengelus lembut wajah pucat Nathalie yang ada di hadapannya, karena posisi kepala Nathalie di atas paha Dirly membuat Dirly sedikit menunduk dan, membisikan kata-kata manisnya di telinga sang pujaan hatinya itu.


"bangun sayang, kamu harus kuat" kata Dirly penu penyesalan


"jangan,, jangan sentu aku, aku mohon lepaskan aku" Teriak Nathalie yang membuat Dirly maupun Naomi membelalakan matanya..


Dirly terus membelai waja Natjalie dengan perasaan Bersalahnya karena suda membuat kekasihnya itu mara dan menangis.


Sedangkan Naomi langsung berpikir ke masa lalu mereka, di mana saat Nathalie berteriak meminta tolong karena mereka terjebak di dalam satu ruangan terkutuk itu.


Mulai dari hari itu Nathalie akan berteriak jika menghadapi hal semacamnya, dan sekarang Naomi yang mendengar suara teriakan Nathalie itu mulai berpikir jika Dirly yang menyebabkan hal itu.


...~Flashback on~...


7 tahun yang lalu di sebua Rumah besar.


"Mio cari aku, coba tebak aku bersembunyi di mana" kata Nathalie kecil


Mio adalah panggilan Nathalie kecil untuk Naomi kecil.


Karena sering di panggil Mi oleh orang-orang tersayangnya, artinya nama singkat dari Naomi, maka Nathalie yang jail itu sengaja menamba huruf O di akhirnya, dan jadilah Nathalie kecil selalu menyebut Nama Naomi kecil dengan Mio, agar membuat Naomi kesal...


"Dasar keriting, jangan panggil aku Mio, panggil aku Mi, atau Naomi aja, aku tidak suka jika kau memanggilku dengan nama itu" Kata Naomi kecil dengan wajah juteknya.


"Ya suda cari aku dulu, nanti aku berhenti memanggilmu seperti itu, jika kau berhasil menemukanku"


"Baiklah, janji?"


"aku janji! Teriak Nathalie dari tempat persembunyiannya"


Sementara para orangtua masi sibuk dengan kegiatan mereka, kedua gadis kecil itu asik bermain.


Dan di tempat lain, di sudut ruangan seorang wanita tengah berbincang dengan seorang pria yang masi terlihat Remaja.


Umur nya sekitar 17 tahun.


("Kamu tau gak apa tujuan orangtuamu betemu dengan kami?"


"aku tidak tau tante, emang apa tujuannya?


"Suamiku dan sahabatnya itu, bersama kedua orangtuamu, mereka semua ingin kau di jodohkan dengan putri sahabatnya itu"


"apa? tapi kenapa harus di jodokan, aku ini masi remaja, sekolah aja belum selasai, apalagi anak kecil itu?, gak lucukan kalau aku menikahi anak kecil itu?" Pria itu mulai tersulut api yang Wanita itu tebarkan.


"ia memang bukan sekarang, tapi nanti jika kalian suda sama-sama Dewasa maka, kau harus menikahi orang yang kau sebut anak kecil itu, itu adalah janji yang tidak bisa kau atau siapapun rubah" bohong wanita itu


"aku tidak mau, aku akan bicara dengan momyku" kata pria itu lagi.


"Jangan! Karena mereka akan bilang kau harus pendekatan dulu sebelum menika nanti, dan itu beearti orangtuamu ingin kau berhubungan baik dengan gadis itu"


"aku tidak mau, aku suda punya pacar di sekolah, lagian anak kecil itu pasti belum lulus SD juga kan? Aku tidak mau jika nanti teman-temanku tau dan mereka menggangguku jika Pacaran dengan anak kecil"

__ADS_1


Pria itu mulai emosi dan ingin sekali menghajar seseorang.


"Jika kamu ingin bebas dari ikatan ini, maka ikuti perintahku, dengan melakukan ini maka kau akan bebas dari ikatan ini" Kata wanita hamil itu dengan berbisik...


"tapi ini terlalu beresiko, apa tante yakin jika dengan berbuat hal ini akan membuatku bebas?"


"tentu saja. Selasaikan tugasmu, selanjudnya serahkan padaku. Aku akan membantumu"


"baiklah" kata pria itu sambil berjalan menuju sebua ruangan yang ukurannya tidak terlalu besar.)


"Pakah kaka melihat temanku bersembunyi?? aku harus mendapatkannya, agar dia berhenti memanggilku dengan sebutan itu" Kata Naomi kecil yang bertanya kepada Seorang pria.


" temanmu itu sepertinya berlari ke arah kamar itu, coba lihat ke sana mungkin dia sedang bersembunyi di sana"


"Ya suda tolong antar aku ke sana, aku takut jika pergi sendiri"


"baiklah ayo kaka antar kamu bertemu temanmu" Naomi dengan semangat dan senyum mengembang di bibirnya mengikuti pria itu..


Sementara di sisi lain Seorang wanita tersenyum puas karena ia pikir, dengan sekali nergerak ia bahkan sudah menyingkirkan 2 penghalang sekaligus..


Nathalie yang mendengarkan percakapan seseorang dengan sahabatnya itu berhenti, mulai keluar dengan perlahan-lahan dan melihat kesana kemari, ia mencari sahabatnya itu, Nathalie berpikir jika sahabatnya sengaja bersembunyi agar Nathalie memperlihatkan dirinya sendiri..


Namun itu tidak benar, karena sahabatnya benar menghilang..


"Kemana Naomi" pikir Nathalie.


Nathalie berjalan di ruangan besar itu hingga sampailah ia di sebua ruangan yang pintunya sedikit terbuka.


Nathalie ingin melangka pergi namun langkanya berhenti saat mendengar suara sahabtnya itu...


"Kaka tolong ini sakit sekali" Naomi sedikit berteriak dengan suara seperti sedang menahan tangis karena sakit.


"Kakak tolong angkat ini, aku bisa jadi lumpu jika ini tidak di angkat"


Nathalie yang mendengar suara tangisan sahabatnya itu, berlari menghampiri kedua orang itu...


Namun ada hal lain juga yang ia lihat di sana.


Benda yang tertimpa di atas kaki kecil Naomi itu sepertinya sengaja di jatuhkan, karena ia perhatikan jika benda itu jatu maka dari mana asalnya jatu, sedangkan tempat itu begitu luas dan tak ada benda yang bergantung atau tanda-tanda kerusakan lainnya.


Tanpa aba-aba, Nathalie lari dan mengangkat kayu yangenimpa kaki sahabatnya itu dengan sekuat tenaga Nathalie mengangkat kayu itu, namun kayu itu sangat berat hingga tangan kecil itu tidak bisa mengangkatnya bahkan tidak bergeser pun.


Melihat Nathalie berusaha keras untuk menolongnya, Naomi mulai menangis mengeluarkan suaranya karena ia memang suka cengeng jika berhadapan dengan situasi seperti ini dan ada orang-orang terdekatnya maka Naomi akan menangis, apalagi dari tadi suda menahan tangisannya..


Pria yang tadinya hanya berdiri mulai sengaja mendekat dan mengangkat kayu itu.


Akhirnya kayu itu di angkat dari atas kaki Naomi...


Pria itu ingin menggendong Naomi keluar namun gerakannya di hentikan oleh Nathalie yang memili untuk membopong tubu kecil sahabatnya untuk keluar...


"Biar kami keluar berdua saja, ini salahku jadi aku harus membatunya untuk berjalan" kata Nathalie


Namun pas ingin keluar pria itu memegang pergelangan tangan Nathalie, hingga Nathalie menoleh, pria itu seperti ingin mengatakan sesuatu namun dengan cepat Nathalie memotongnya

__ADS_1


"aku tidak akan mengadu kepada siapa-siapa jika kau tidak memikirkan untuk melanjutkan perbuatan gilamu yang lebih dari ini"


Lelaki itu kaget, anak kecil itu tau rencananya, namun sebisa mungkin ia santai, karena jika di lihat -lihat, Nathalie cukup mengerti dan bisa di ajak kerja sama, namun beda dengan Naomi yang pasti akan berbicara se adanya, seperti apa yang ia ketahui.


"Aku tidak tau apa masalahmu dengan Naomi- tapi jika kau ulangi lagi, maka aku akan laporkan kelakuanmu ini kepada orangtuamu" lanjut Nathalie yang langsung membuat pria itu naik Pitam..


"Cukup!!! Dasar anak kecil tau apa kau tentang aku hah?"


Melihat kemarahan pria itu, Nathalie yang sedang memeluk Naomi dengan satu tangannya sementara tangan yang lain di cekal kuat.


Nathali kaget dan melepaskan pelukannya dari Naomi.


Sementara Naomi terjatu ke ara pintu dan langsung jatu ke luar, kakinya yg mulai terasa berat itu tidak bisa ia hindari dari pintu dan akhirnya pintu pun tertutup otomatis karena tersenggol kaki Naomi, pintu yang sengaja terbuka sedikit itu memang otomatis yang jika suda tertutup, maka hanya bisa di buka dari luar.


Baik Nathalie maupun Naomi sama-sama kaget, setelah pintu yang tertutup itu Naomi mulai panik karena mendengarkan suara teriakan Nathalie,


"Tolong, tolong aku,,, jangan lakukan ini padaku"


"Dasar kurang ajar, kamu mau jadi malaikat penolong untuk temanmu itu ya?, Ya suda sini lita bermain"


Pria itu menyiksa Nathalie di ruangan itu, mencekik leher Nathalie hingga Nathalie berhenti berteriak...


Naomi yang panik langsung berteriak dan meminta tolong...


Setelah orang tua mereka datang dan buka pintunya mereka sama-sama kaget melihat anak Laki-laki itu membuka bajunya dan menyumpat ke dalam mulut Nathalie, ia suda menyiapkan tali dan ingin menggantung tubu keci Nathalie di atas...


Ruangan yang gelap gulita itu tidak ada cahaya satupun, membuat tubu kecil Nathalie yang terjatu tidak terkihatan, setelah lampu menyala mereka semua di buat sangat kaget lagi karena kepala Nathalie suda keluar dara segar...


Sinta sangat kaget dan berteriak histeris, Nathalie di angkat dan dibawa ke rumah sakit, begitu juga Naomi,


Kedua gadis itu mendapatkan perawatan yang terbaik dari dokter yang terbaik dan terkenal, namun dokter mengatakan jika Nathalie trauma dengan apa yang terjadi pada dirinya traumanya bisa sembu seiring berjalannya waktu namun tidak bisa ia lupakan.


Karena Sewaktu-waktu ia mengalami hal yang sama lagi ia akan mengingat kembali kenangan buruk ini.


Mereka semua pulang setelah di nyatakan kedua gadis itu sembu.


Namun berbeda dengan penghuni rumah besar itu...


Orangtua itu sangat malu dengan teman bisnisnya itu, apalagi keluarga Naomi dan Nathalie mereka memili untuk tidak melanjutkan masalah ini.


Hingga orang tua pria itu, merasa sangat malu kepada orangtua Nathalie dan Naomi.


Bagaimana tidak, anak yang selama ini mereka didik dengan norma-norma yang benar tiba-tiba berbuat hal sekeji ini, membuat orangtuanya ingin sekali anaknya itu terbaring di balik jeruji besi, meraskan Dinginnya Lantai di dalam jeruji besi itu.


Namun hal itu di tutup begitu saja oleh Orang tua Nathalie dan Naomi, hingga Orangtua itu memili untuk mengirim anak bujangnya itu pergi ke luar negeri, ke tempat Grandmanya yang berada di luar negeri, setelah ia lulus SMA dan pria itu juga tidak mendapatkan waktu pulang yang tentu, dari orangtuanya hingga membuat ia membenci kedua orangtuanya.


~Flashback Off~


""""***Bersambung***"""



**see you next**😍🤗

__ADS_1


__ADS_2