
Setela perjalanan jauh yang di tempu namun tak kunjung sampai tiba-tiba Nathalie buka suara??
"ini kita mau ke mana sih baby?"
Namu tak ada jawaban karena yang di ajak bicara suda tertidur
"Dasar pemalas" kata Nathalie sambil memberikan jaket miliknya untuk menutupi temannya itu...
Sopir yang di tanyapun hanya menggeleng tidak tau karena, Naomi hanya memberikan alamat namun tak menyebut, tempat itu terletak di mana...
Nathalie yang merasa cape dan tak ada teman ngombrol pun ikut tertidur di samping sahabatnya itu.
Setelah dua jam menempu perjalanan panjang yang sangat melelahkan itu, akhirnya mereka tiba di Sebua tempat seperti Puncak di sana ada sebua Villa...
Setelah Pak Rano sang sopir memarkirkan mobil di parkirkan, ia lalu membuka pintu dan ingin membangunkan Naomi namun ternyata saat mobil berhenti, Nathalie yang suda terbiasa kaget dari tidur nyenyaknya membuka mata dan melihat Pak Rano yang lagi mengangkat barang2 milik Kedua sahabat itu di ke luar dari bagasi mobil...
"Baby bangun ini kita suda sampai"
"Hmm, sebentar" kata Naomi belum sadar jika ia sedang tertidur di mobil..
"Sebentar apaan ini kita di hutan" Nathali sedikit mengraskan suaranya...
"Haaaa?????" Naomi membuka mata segerah dan melihat ternyata suda sampai...
"ihhhhh hutan apaan sih? ini kita suda sampai di tujuan yang sebenarnya, ayo turun" kata Naomi.
mereka turun dan masuk ke dalam Villa itu, Villa itu milik Naomi yang ia beli dengan hasil tabungannya...
Dan belumnya tidak ada orang yang tau jika Villa itu milik Naomi, termasuk Nathalie...
Ini juga pertama kali ia bawa orang lain ke Villa itu, selain pembantu yang bekerja di sana tidak ada yang tau Villa itu milik siapa.
Otang-orang hanya berpikir itu Villa sewaan milik orang asing, karena terletak di pegunungan yang sangat jauh dari kota...
Di gerbang Villa itu tertulis..
~VILLA NANA~
Dengan lukisan, huruf yang terbuat dari pahatan kayu yang sangat Indah....
Wah keren sekali tulisan itu, Guman Nathalie pelan, yang punya Villa ini pasti, seorang cewe, atau seseorang memberikan Villa ini kepada cewenya, atau mungkin putrinya, Pikiran Nathalie yang takjup dengan pandangan pertama itu menerka- nerka..
Setelah mereka masuk..
"Baby malam ini kita nginap ya di sini"
__ADS_1
"tapi aku gak izin tadi sama papa" kata Nathalie melemah...
"Nanti aku yang izinin kamu, nanti aku telepon papaku, biar papa yang sampaikan ke papa kamu...
(Papanya Nathalie Pak Radja adalah Sekertaris dan orang kepercayaan keluarga Davidson yang bekerja juga di kantor Davidson)
"Ok baiklah" Nathalie mengangguk paham..
Setelah pembantu membawa barang bawaan mereka ke kamar, mereka pun ikut masuk ke dalam kamar, karena mereka hanya berdua jadi Naomi meminta untuk mereka tidur se kamar...
Setelah istrhat sebentar, waktu suda menunjukan pukul 17:00
Naomi memberitahuakan Pembantunya untuk membawa makan malam mereka ke balkon kamarnya, karena cuaca yang sejuk itu membuat mereka ingin makan sambil melihat ke arah tebing yang berada tak jauh dari Villa itu.
Nathalie yang sangat suka dengan cuaca dan tempat seperti itu, hanya menyetujui maksut sahabatnya itu tanpa merasa curiga...
"Villa ini keren bangat ya, orang yang punya Villa ini pasti suka dengan Pegunungan dan cuaca seperti ini"
"Hm" Naomi hanya berdehem...
"tapi kenapa kita ke sini? kan kamu sukanya pantai, aku dari tadi berpikir kalo kita akan ke pantai hari ini, dan kulitku akan bertamba hitam" kata Nathalie sambil tertawa terbahak-bahak...
"Gak kok, aku juga sepertinya mulai menyukai gunung, karena selalu mengikuti kamu terus jadi aku mulai, ikut-ikutan dan terbiasa, sepertinya gunung menyenangkan juga" Ucap Naomi
"Oya? Gunung itu sangat bagus, cuacanya adem apalagi melihat ke bawa yang di penuhi banyak penduduk, lampu-lampu yang memenuhi di setiap tempat seperti bintang.... Ah,,, rasanya aku tidak mau pergi dari tempat ini"... Kata Nathalie dengan senyum, entah apa yang ia pikirkan sekarang, namun senyum yang Naomi lihat itu sangat berbeda dari senyum-senyum sebelumnya yang biasa dilihat Naomi ...
Takut di ketahui sahabatnya itu...
"Kamu kenapa melamun, dari tadi di ajak bicara kok diam aja"
"eh itu.... Kamu sih bicara sambil membelakangi aku, jadi aku asik dengan ponsel ku, aku izin sama papa sama mama, papa suda balas katanya kita di izinin gak pulang"
"Aku lihat tebing di sana sangat indah,
eh tunggu!, tapi kok tumben, cepat bangat kita di ijinin? Biasanya mereka suka banyak nanya memastikan benaran kita berdua atau sama siapa?" tanya Nathalie heran karena tidak biasanya mereka di ijinin begitu saja sama orangtua mereka.
"Kamu tenang aja, aku bilang sama mereka kalo kita Belajar kelompok di Villa".
"lagian mama tau kok, kan kita pamitnya berdua tadi" lanjut Naomi dan Nathalie hanya mengiakan saja...
Tak lama kemudian makan malam pun datang, mereka makan sambil berbincang dan tak sadar jika mereka suda makan dengan durasi yang cukup lama, Nathalie tertawa lepas saat Naomi menceritakan hal lucu, dan kekonyolannya, Naomi yang menyadari hal itu terus berbicara hingga, Nathalie menyurunya untuk berhenti...
"Baby aku bisa sakit perut kalo kamu terus menceritakan kekonyolanmu itu"
"Tapi itu emang kenyataanya By, aku gak bohong kok"
__ADS_1
"Sudah cukup" Nathalie menutup mulut sahabatnya itu saat Naomi masi ingin melanjutkan ceritanya...
"Sebenarnya ini hanya alasanku supaya kamu tertawa,, walaupun mulai besok kamu akan diam, lagi tapi aku ingin malam ini kamu tertawa dan merasakn kebahagiaan ini" Naomi melamun
"Hei,, kenapa lihatin aku kaya gitu, apakah aku sangat cantik?? Jangan bilang kau jatu hati padaku? Nathalie tertawa mengingat perkataannya anehnya itu.
"Enak saja dasar gila,, aku ini masi Normal"
"Terus kenapa lihatin aku kaya orang lagi jatu cinta sama lawan jenisnya?"
"Aku emang jatu cinta, dan aku bahagia sangat bahagia malam ini, aku jatu cinta dengan senyummu itu, aku ingin terus melihat senyum itu...
Ini tidak adil, aku yang setiap hari selalu tersenyum sampai tak kenal seperti apa itu air mata, sementara kau tak perna tau apa itu senyum...
Aku benci dengan keadaan ini, kenapa kita harus berbeda" Naomi Terus membatin hingga Sahabatnya itu tak tahan dan menjewer telinganya...
"aduh-aduhhh.... Kenapa aku di jewer sih?" tanya Naomi kesal
"habis kamu dari tadi melamun terus, mikir apa sih kamu??"
"Gak, gak mikir apa-apa, ayo masuk suda mulai dingin" Kata Naomi sengaja mengalihkan pembicaraan itu dan berjalan masuk ke kamar.
"Kamu mandi dulu, aku keluar sebentar mau panggil Bi lasmi beresin balkon"
"kamu sih, aku beresin gak mau"
"suda kamu lebih bagus mandi sana, mandinya lima jam mau sok-sok'an beresin balkon, kalo aku nunggu kamu habis mandi, bisa ketiduran aku...
Sana Mandi"
"Yaya baiklah cerewet"
Nathalie masuk ke kamar mandi untuk mandi, sedangkan Naomi yang tau sahabatnya itu akan lama di kamar mandi segerah keluar kamar dan menghubungi seseorang.
"Gimana, suda siap semua?"
"Suda nona, apakah kami datang sekarang?" suara seseorang di sebrang telepon.
"Gak usa! Kamu tunggu saja arahan dari saya"
"Baik nona"
"Ya" teleponnya dimatikan
""""Bersambung"""""
__ADS_1
See you next😍🤗