
happy reading
🍄🍄🍄
"Temanmu itu sepertinya perlu disikat dulu isi kepalanya, ada ya, anaknya yang dikerjai malah emaknya yang minta dinikahi kayak udah dihamilin aja...
Apa tadi katanya, kamu dengarkan katanya tadi Danu, Dia mau daftar jadi istri kedua?" Shilla tertawa terbahak - bahak
"Kita aja belum nikah dia uda mau daftar aja jadi istri kedua, apa perlu aku buka pendaftaran untuk istri ke tiga,keempat dan kelima Danu?" Tanya Shilla dengan senyum mengejek.
"Mama nanti Hana bantu - bantu ya, catat-catat namanya bial kayak shekeltalis gitu."
"Varo nanti bantu seleksi mana yang paling cantik ma."
"Kok kalian gitu sih sama papi? Gakkan ada istri ke dua,ketiga ataupun yang lain. karena hati papi hanya satu itu sudah diambil mama kalian." Danu melirik Shilla.
" Ohw,, co cuwiiit." Shilla mencubit gemas pipi Danu
"Aduh..aduh sakit sayang, lihat merah nih kayaknya butuh obat.." Danu pura-pura kesakitan.
"Mana gak da tuh."
"Ini merah, gak bakal sembuh nih kalau belum dapat obatnya."
"Emang apa obatnya?"
"Kiss disini..."
"Ish papi nakal, ndak boleh cium-cium mama." Hana memeluk Shilla dari bangku belakang.
"Bener,ciuman mama hanya untuk kami." Lanjut Varo
"Huh, gak bisa jaga omongan, cium aja sana nyamuk betina."
Ketus Shilla
"Bener boleh ni? Yakin?" Goda Danu
"Yakin kalau kamu gak mau kehilangan daya setrummu aja." Ancam Shilla
__ADS_1
Danu langsung terdiam sambil melirik setrumannya, bisa tidak berdaya lagi kalau sampai tidak bisa nyetrum.
Danu melihat Shilla memberikan senyum mautnya sambil menggeleng tidak berani.
"Aku nyerah yank, gak berani kalau diancam gitu."
"Bagus kalau kamu tahu."
"Setlum apa sih ma? Papi ada tegangan listliknya gitu?"
"Bukan , papi punya ikan lele yang ada patilnya bisa nyetrum, jadi mau mama matikan setrumnya biar lelenya gak berani tegang lagi."
"Iya ma,, matikan aja, Hana takut disetrum."
"Iya, nanti mama bakal lakui.."
Danu hanya bisa menengang mendengar ucapan Shilla...
"Varo bantu papi" Tangis Danu dalam hati
"*Emang papk mau aku kehilangan setrumku juga? Aku lebih baik diam tidak melawan mama." Jawab Varo dalam hati.
"Kau anak papi bukan sih?" Tanya Danu bagaikan ikatan batin mereka bicara dalam hati sambil saling lirik dari kaca spion dalam.
"Dasar kau anak durhaka, iblis kecil." Danu memberi pelototan ke Varo.
"Uda dari orok." Jawab Varo dengan mengedipkan matanya.
"Sial sekali punya anak diajak bicara dalam hati tapi gak punya hati*" Sungut Danu
"Aku dengar pi, jangan mengumpat dalam hati."
"A..apa?!" Dia tidak menyangka Varo akan menjebaknya.
"Siapa yang mengumpat Varo?" Tanya Shilla penuh selidik.
"Papi ngumpat mama dalam hati gara - gara setrum." Ucap Varo dengan senyum iblisnya.
"Kau...minggir cepet, minggir berhenti sekarang!" Perintah Shilla
__ADS_1
"Emang kenapa sayang? Aku gak ada melakukan itu..kau tahu Varo kan?"
"Gak ada kenapa - kenapa cepat minggir sekarang dan berhenti kalau gak aku lompat." Ancam Shilla
"Jangan lah sayang tapi..."
"Gak ada tapi - tapi cepat lakukan kalau tidak.." Shilla ngambil aba - aba ingin membuka pintu.
"Baiklah sayang aku minggir dan berhenti sekarang"
Danu meminggirkan mobilnya dan berhenti dipinggir jalan.
"Sekarang kamu keluar.."
"Ngapain aku keluar sayang?" Rengek Danu
"Keluar gak?"
"Baiklah aku keluar, kamu mau aku belikan apa sayang?"
"Kau kira aku ngidam?" Shilla dengan cepat menutup pintu mobil dan menguncinya, ia pindah ke bangku pengemudi..
"Sayang..kok ditutup dan dikunci?" Pintu mobil digedor -gedor Danu..
Shilla menurunkan kaca jendela mobilnya dan tersenyum manis ke arah Danu..
"Sayang ...buka dong aku mau masuk.." Bujuk Danu..
"Bye.." Shilla melambaikan tangannya dan langsung menancap gasnya..
"Sayang..!! Shilaa!!" Jerit Danu memanggil kekasihnya, "Sial banget aku, baru kali ini mobilku dirampok kekasih sendiri, alamat naik taksi kayak gini." Sungut Danu kesal hingga menendang batu didekatnya, tapi kayaknya kesialan Danu tidak berhenti, batu yang ia tendang mengenai anjing liar hingga Danh dikejar anjing tersebut..
"Mamak!! Tolong Danu... Ampuuun!!" Danu lari sekuat tenaga mencari tempat berlindung
"Ma, kok papi ditinggal? Tanya Hana didalam mobil
"Gak apa, Mama hanya kangen bawa mobil sendiri."
Merekapun kembali ke rumah meninggalkan Danu bersama anjing yang sedang kejar - kejaran.
__ADS_1
#Sial banget nasib kamu Danu#
#bantu like,comment and vote ya#