Peri Kecil Vs Iblis Kecil

Peri Kecil Vs Iblis Kecil
Dikutuk...


__ADS_3

happy reading


🍄🍄🍄


"Ah,,Kenapa aku bisa suka sama lelaki aneh kayak dia? Berani sekali dia menantang papa, Kalau papa menang gimana? Aku gak mau di nikahin sama Raka,, Kalau sampai dia kalah, lihat aja nanti bakal aku ikat dan aku seret dia ke KUA biar dia bertanggung jawab dengan kata - kata manisnya. Emang aku bahan taruhan apa? Enak aja dia mau lari saat kalah nanti.


Awas kau ya Danu...bikin kesel hati.. mas Danu..!!!"


Setelah sampai dirumah dan menidurkan Hana, Shilla uring - uringan sendiri di kamarnya mengingat tingkah konyol Danu yang dengan seenak jidatnya tanpa mikir panjang menantang papanya yang keras bagaikan batu karang.


"Mas Danu,,,,gakkan ku biarkan kau lari membawa hatiku...!!!" Teriak Shilla lagi.


"Uhukk!!!" Sedangkan dirumahnya sekarang Danu sedang tersedak bakso yang dia makan hingga bola matanya hampir melompat ikut bergabung bersama bakso - bakso yang lain.


"Papi kenapa? Makan tuh pakek bismillah jadi gak rebutan sama setan tuh baksonya." Ejek Varo.


"Sepertinya papi kena kutuk mama Shillamu disana." Kelas Danu sambil meminum air putih karena tenggorokannnya dan kerongkongannya merasakan pedas bersamaan.

__ADS_1


"Papi memang lebih baik dikutuk karena udah berani menatang aki knalpot itu, bukannya tambah dapat restu yang ada papi di depak keluar dan di black list dari ktiteria menantu idaman."


"Kamu emang mau papi dikutuk?" Danu mulai jengah dengan anaknya yang tidak pernah sinkron dengannya.


"Iya bagus papi dikutuk jadi siput lalu dilempar ke rawa - rawa biar jadi santapan ikan atau burung disana."


"Kutukan itu tidak akan mempan sama papi karena ada iblis kecil disamping papi, lagian papi punya banyak cara dan strategi untuk menaklukan hati aki - aki itu dan aku harus lihat dan belajar dari papi agar bisa menaklukan wanita yang kau suka nanti saat dewasa" Ucap Danu dengan bangganya.


"Cih,, Papi selalu bilang aku iblis kecil tidak sadar ayah iblisnya siapa? Lagian aku tidak perlu strategi papi karena aku memiliki strategi sendiri nanti kalau bisa akan aku ratakan kolam lele yang menjadi hambatanku.." Varo tersenyum sinis.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Jadi kapan aku bisa tunangan dengan Shilla?"


"Sepertinya Shilla tidak mau denganmu, dia sudah meniliki pilihannya." Ujar Heru


"Kau tahukan konsekunsi jika menolak perjodohan ini?" Hardik Raka yang duduk dengan gaya angkuhnya disana.

__ADS_1


"Kau yang telah menipuku!" Heru geram melihat lelaki lixik didepannya yang sedang menunjukkan kesombongan di wajah angkuhnya itu.


"Kau pantas mendapatkannya, karena sikap tamakmu itu sendiri yang sudah menjerat dirimu sendiri."


"Kau tidak pantas bersama anakku.." Tekan Heru..


"Apakah kau bersedia kehilangan semua ini? Kau tinggal tentukan tanggak berapa kami akan bertunangan maka semua akan kembali padamu." Raka pergi meninggalkan Heru yang terdiam di sofanya, Heru tidak menyangka ketamakannya akan harta akan membawa anaknya ikut terlibat dalam masalahnya dan jika ia menolak semua yang sudah ia kumpulkan sekarang akan sirna begitu saja dari genggamannya..


"Mas,, bagaimana ini? Kasian Shilla." Ria mama Shilla merasa iba dengan nasib anaknya tapi ia juga tidak bisa melakukan apapun.


"Mas juga tidak tahu,, mas mau pastii satu hal dahulu.. jika dia memang bisa bertahan dan bisa menjadi pelindung maka mas akan lepas semua ini...."


"Mas..Hiks.." Ria menangis dipelukan suaminya...


#du du duhh ada masalah ternyta toh#


#bantu like,comment and vote dears#

__ADS_1


__ADS_2