
happy reading
🍄🍄🍄
"Kamu disini juga?" Ucap Danu dan Shilla bersamaan di hari minggu, Terpampang jelas didepan mereka sebuah papan bertulis Skin & Body care.
Shilla dan Danu tertunduk malu dan berusaha menutupin itu..
"Kamu ngapain kesini?" Tanya Shilla
"A..aku.. Kamu sendiri ngapain kesini?" Tanya Danu balik.
"I..itu.. Aku mau mau melakukan perawatan." Ucap Shilla malu - malu
"A..aku juga..Ya udah,,ayo kita bareng masuknya." Danu menarik tangan Shilla untuk memasuki tempat yang ingin mereka datangin.
Merekapun melakukan dan konsultasi perawatan apa yang mereka pilih. Setelah mendapatkan nomor antrian, mereka berdua duduk diruang coffe shop sambil menunggu nomor mereka dipanggil.
"Kamu kesini apakah ingin terlihat cantik di hadapannku?"
"A..aku..."..Shilla tergagap hanya untuk menjawabnya.
"Kau sudah kelihatan cantik dihadapanku Shilla, bahkan lebih cantik dari wanita manapun yang selalu berusaha mendekati aku. Aku kesini juga berpikir ingin terlihat sempurna dihadapanmu. Lihatlah kekonyolan kita demi menarik perhatian seseorang yang kita sayang." Danu terkekeh geli mengingat tingkah konyol yang mereka lakukan saat ini.
__ADS_1
Shilla hanya tertunduk malu mendengar setiap kata yang keluar dari bibir Danu.
"Aku tahu perawatan itu sangat penting agar tetap terlihat terawat, tapi sepertinya satu yang terlupakan sama kita,,," Danu menjeda perkataannya hingga Shilla mencoba berani mendongakkan kepalanya untuk menatap mata Danu dan mendengar perkataan Danu yang belum usai..
"Bahwa kecantikan itu ada disini.." Danu menunjukkan jari telunjuknya ke dadanya sambil tersenyum.
"Walau wajah kita kelak menua jika kita bisa menjaga hati kita maka tidak akan ada pernah kata bosan dan berpaling karena pilihan kita adalah mencintai hingga tidak akan ada kata kedua, saat ada kata kedua berarti kita harus mempertanyakan cinta kita. Masih ada dia kah disana? Hingga kita dengan tega berani melukai hatinya?"
Shilla terpaku tanpa berkedip dengan semua yang dikatakan Danu, ia tidak tahu dibalik Danu yang usil ada sosok Danu yang sangat dewasa dalam mengambil sikap.
"Jadi...jangan pernah merasa minder dengan semua yang ada pada dirimu, karena yang paling aku mau adalah hatimu yang kini telah kamu berikan untukku." Lanjut Danu dengan penuh keyakinan, menatap mata coklat tua Shilla penuh cinta dengan tangannya yang menggenggam tangan Shilla menghantarkan rasa hangat yang menjalar ke dada Shilla hingga berdegup dengan indahnya.
Shilla mengangguk dan tersenyum untuk Danu, senyum yang mengatakan ia merasakan semua yang Danu rasakan saat ini.
"Vallo,kamu dishini juga?"
"Ya aku,mau glowing seperti opa korea."
"Kamu kan cowok, emang mau jadi cowok cantik? Bukan cowok tampan?"
"Maksudmu?"
"Opa kolea itu cowok-cowok cantik yang lembut kayak pelempuan," Hana menggayakan bagaimana gaya cowok korea yang ada di film-film drakor sedang berjalan dan mengatakan cinta dengan kedua jari jempol dan telunjuk yang digabung membentuk love.
__ADS_1
"Kalau cowok tampan itu dia kayak olang balat yang ada ototnya, matanya tajam menusuk jantung pelempuan yang melihatnya, wajahnya yang dingin menghipnotis pelempuan yang ingin mendekatinya.. Ah..lebih kelen cowok tampan..."
Hana bergaya dengan mencoba menajamkan matanya yang bulat, ia angkat tangannya yang kecil seperti menunjukkan ada otot-otot kekar disana, berjalan dengan gaya yang cool tapi orang yang melihat Hana seperti sedang fashion show yang menggemaskan.
Hana menceritakan versi lelaki luar negeri yang ia tahu dari mengintip diam - diam saat mamanya nonton drakor atau film lainnya.
"Jadi Vallo mau yang mana?"
"Vallo mau yang tampan dong."
"Kalau gitu jangan disini, kita pellu ke pantai,, biar kulit Vallo jadi agak hitam bial keliatan kellen." Bujuk Hana yang sepertinya dia yang sangat ingin bermain pasir dipantai.
"Jadi.."
"Gimana kalau kita bujuk papi dan mami libulan nanti pelgi kepantai?" Usul Hana
Varo yang mendengar usul Hana langsung membayangkan bagaimana ketampanannga akan berkali-kali lipat saat kulitnya yang putih sudah kecoklatan.
"Ayo kita lakukan.." Varo menjawabnya dengan senyumnya yang sangat lebar...
Merekapun pergi begitu saja dari tempat perawatan anak-anak menuju ke tempat orang tua mereka yang masih ada dalam satu Mall.
#Dany kamu pandai berkata-kata ya..#
__ADS_1
#bantu like,cooment and vote.dears#