Peri Kecil Vs Iblis Kecil

Peri Kecil Vs Iblis Kecil
Pajak dan bunganya


__ADS_3

Happy reading


🍄🍄🍄


"Sayang,kamu gak seriuskan?"


"Kamu siapa sih gak kenal...Pergi sana atau perlu aku panggilin satpam?" Ancam Shilla.


"Aku Danu sayang, lihat ini Varo,, masa kamu gak kenal sama kami.." Danu sangat dongkol kali ini Shilla benar - benar tidak kenal dengannya, padahalkan walau kucel gini ketampanan Danu masih seribu persen.


"Kalau gak pergi aku teriak sekarang ya?" Ancam Shilla


"Baiklah aku pergi tapi aku tiitp anakku sebentar ya,,"


"Lama juga gak apa,, biar aku angkat jadi anak dari pada di telantarin."


Danu pergi dari rumah Shilla dari pada ia harus diusir. Sekarang ia serahkan semuanya ke Varo semoga anak itu masih bisa ia handalkan.


"Kenapa mama seperti itu ke papi?"


"Biar tahu rasa dia, emang enak dikerjai.."


"Tapikan kasian papi ma."


"Biarin, atau kamu mau mama ngejerit biar satpam angkut kamu?"


"Jangan ma,, Varo mau ketemu Hana.."


"Hana lagi berlibur sama Aki dan Nininya td pagi."


"Kok Varo gak diajak sih ma?"


"Aki takut mati dadakan kalau ajak kamu."

__ADS_1


"Segitu takutnya Aki ajak Varo, kan wajar anak laki - laki main sedikit."


"Ya wajar, yang gak wajar kejahilan yang diambang batas."


"Ma,,baikan dong sama papi... Papi gak mungkin mau khianatin mama paling hanya berani lirik - lirik dikit aja."


"Tuh masih mau lirik - lirik.."


"Anggap aja cuci mata ma, biar seger mata papi.."


"Bilang aja mata keranjang, gak perlu bilang cuci mata." Sungut Shilla.


"Yah...padahal papi udah siapin pernikahan buat mama, lalu katanya mama mau diajak honeymoon keliling dunia plus bonus anak - anak ikut, lalu papi juga uda siapin untuk mama..."


"Stop..emang beneran?"


Varo mengangguk penuh keyakinan..


"Baik, mama akan maafin Papi asal papi harus mau jelasin semuanya ke mama."


"Papi benar luntur marah perempuan kalau sudah dengar iming - iming..Ha..ha..ha..Selamat menikmatin pengurasan massal papi."


Varo tersenyum licik berhasil memperdaya mamanya san berhasil juga membuat Danu nanti kelimpungan. Siapa suruh tadi gak bilang mau dirayu pakai apa? Karena papinya mereka tidak jadi kepantai jadi bunganya harus lebih dahsyat dong?


"Kok kamu senyum - senyum sendiri?"


"Hanya membayangin wajah papi yang laki tak sedap dipandang..."


"Ada - ada aja kamu, masuk yuk makan. Mama laper."


Varo yang mendapat kemanjaan Shilla Danu yang kena apessnya,kini ia merenung didalam mobilnya, apa yang harus ia lakukan sekarang?


"Semua gara - gara Raka,, awas kamu nanti Raka....!!! Berani mendekatin Shilla cacingmu bakal aku kasih kekolam lele biar habis dimakan tanpa sisa sama lele"

__ADS_1


"Kalau begini resikonya, aku gak mau dibayar gratis gitu sama harus banyak yanh terkena pemungutan pajak beban perasaanku nanti kalau perlu aku tambahin bunga riba yang mencekik sampai ke urat leher."


Sifat licik dan perhitungan Danu kini keluar,,,Siapa saja yang akan kena imbasnya? Tentu Raka dan Calon mertuanya itu....


"Sepertinya anak itu keenakan didalam dan lupa pulang.. mana perut udah laper lagi... Sial banget hidup gue...


Sabar Danu Sabar, ini demi kesejahteraan lele loe, biar gak nyasar dan tidak tahu jalan pulang karena rumahnya masih dalam hantaman badai perasaan."


Capek mengoceh sendiri Danu sampai tertidur didalam mobil..


Tok..tok..


"Papi buka.."


"Euhmmm" Danu mengumpulkan.kesadarannya, sudah berapa lama ia ketiduran?


"Bagaimana?" Danu langsung menanyakan misi yang ia embankan ke anaknya.


Varo menggeleng sendu..


"Gagal ya? Jadi kenapa kamu lama banget didalam?"


"Makan, minum,.tidur sambil dipeluk mama dan cium - cium mama sepuasnya.."


"Hei,, papa aja uda lama gak dapat jatah kamu yang enak - enakan disana."


"Siapa suruh sok mau kerjain mama ujungnya papi sendiri yang kebakaran rambut."


"Mama mau maafin papi tapi ada syaratnya..."


"Apa syaratnya?"


#Varo beneran bisa memanfaatkan keadaan ya?"

__ADS_1


#Bantu like,comment and vote dears#


__ADS_2