
happy reading
🍄🍄🍄
Kini Danu,Wina dan Shilla duduk bertiga di meja yang tadi penuh makanan sudah hampir habis semua.
"Jadi bagaimana kalian bisa berteman? Danu sudah sangat penasaran dari tadi.
"Ehm,,, Jadi sebenarnya dari awal memang gue ingin loe bisa jadi suami gue, sejak SMP gue udah suka sama loe Danu tapi loe terlalu sibuk dengan cewek koleksi loe yang gak ada habisnya sampai berbagai cara gue buat biar cewek-cewek yang kayak kuman nempel dibadan loe itu pergi tapi tetep aja loe gak mandang gue...
Gue ingin bilang kalau gue suka sama loe waktu kita ketemu dan ingin dapatin loe gimanapun caranya, tapi anak gue nyadari gue gak mungkin gue jadi ulat bulu dihubungan kalian dan gue gak mau ngerusak sesuatu yang udah serius.
Makanya gue cari tahu tentang Shilla dan datengin dia di butiknya, dari situ kami berteman dan loe bisa lihat kan kami juga buat kejutan buat loe."
"Ngerjai tuh pakek perasaan kek dimanja gitu, ini ditinggal sendiri di pinggir jalan belum lagi dikejar-kejar sama anjing... Gue kira hari ini hari tersial dalam hidup gue...." Kesal Danu..
"Loe dikejar anjing? Pantes perut loe yang rada buncit bocor halus jadi terlihat agak kempes.." Tawa wina
Shilla hanya terkekeh kecil melihat Danu dan Wina bercerita. Ia tidak masalah persahabatan antara wanita dan laki-laki asal masih dibatas wajar dan tanpa ada yang disembunyikan.
"Jadi kapan kalian bakal nikah?"
"Ni...nikah?" Shilla terlihat salah tingkah dan malu-malu berbeda dengan Danu yang langsung berbinar cerah mendengarkan kata nikah.
__ADS_1
"Kalau gue malam ini juga gue mau.." Ucap Danu spontan
"Loe mau nikah apa mau nyulik anak orang?" Tanya Wina..
"Ehm itu,,, Apa gak kecepetan ya mikir nikah?" Tanya Shilla dengan polosnya..
"Pikiran loe polos banget beda sama badan loe yang uda gak polos. Kalian uda sama-sama dewasa. Banyak setan gentayangan dimana-mana.. Emang bisa tahan nahan mau ***-*** ,ehm..?" Tanya Wina dengan nada menggoda.
"Loe emang temen gue paling perngertian Wina, loe bakal tahu apa isi hati gue.." Ucap Danu ceplos.
"Oh,, jadi mau nikah hanya karena ingin gituan iya?" Tanya Shilla garang.
"Ya gak gitu sayang, tapikan yang utamanya kan itu..." Danu mencoba menjelaskan.
Danu tampak kecewa mendengar perkataan....
"Iya aku gak mau... gak mau sampai tidak jadi..." Sambung Shilla dengan malu - malu.
Wajah Danu berubah sumringah mendengarnya, Tanpa aba - aba dia berdiri dan langsung memeluk Shilla dengan tiba - tiba hingga bangku Shilla hampir terjungkal ke belakang.
"Makasih sayang,,, Kita akan secepatnya mengurus pernikahan kita agar bisa selalu bersama." Danu ingin mencium Shilla.
Plakk!!
__ADS_1
"Woi,, ingat disini masih ada orang. Belum muhrim juga uda main sosor aja. Gak malu ntar dilihat anak-anak?" Wina menatap Danu dengan jengahnya.
"Iri aja bilang... harusnya loe tadi ngilang dulu ganggu aja."
"Loe kira gue mbah kunti bisa datang dan hilang semau gue.."
"Udah-udah jangan berantem lagi...Kemana anak - anak ya, kok suaranya tidak terdengar?" Tanya Shilla
"Eh iya,,kemana ya..." Winapun bingung kemana hilang anak-anaknya.
"Mama...!!!" Varo datang sambil menangis.
Ke tiga orang tua disana terkejut melihata keadaan Varo yang sangat menggenaskan...
"Mama,,, Valo uda milip deddy cobusiel kan?" Tanya Hana dengan girangnya sudah mendadani Vark ala pesulap ternama itu.
Putri yang jalan di belakang Hana tersenyum sinis bisa membuat Varo kalah telak hari ini...
"Kalau kau iblis kecil maka aku ratu kematian untukmu." Ujar Putri dalam hati.
#Danu sana shilla mau nikah ni..#
#bantu like,comment and vote ya dears#
__ADS_1