
Happy reading
🍄🍄🍄
Varo berwajah sumuringah melihat wajah kekesalan Danu. Ia sengaja menggantung kata - katanya agar papinya gentayangan saking penasarannya.
"Kamu sebenarnya anak siapa sih Varo?" Kesal Danu
"Yah anak papilah gak mungkin anak pungutkan?"
"Cih,,,,Semua sifatku, kamu ambil yang gak baiknya."
"Emang sifat papi ada yang baik gitu?"
"Ada dong, pandai memilah wanita cantik diluar sana."
"Itu juga sifat jelek papi, keganjenan."
"Jadi apa syarat mama kamu biar papi dimaafkan. Ayolah papi akan berikan mainan yang kamu mau kalau kamu kasih tahu." Rayu Danu
"Dan papi harus mengiyakan semua yang Varo katakan, tidak boleh licik untuk menghindar." Tawar Varo.
"Baiklah, sekarang cepat katakan."
__ADS_1
"Mama mau saat nikah papi ajak mama bulan madu keliling dunia tapi aku dan Hana juga harus ikut tidak boleh ditinggal. Bagaimana, apa papi sanggup? Atau papi gak ada uang? Kalau gak ada habislah papi gakkan bisa ngedapatin mama lagi."
"Kamu tuh yah,,, bukan cari cara yang mudah tapi menyesatkan. Uang dari mana papi sebanyak itu?"
"Terserah papi, kalau perlu jual aja ginjal papi sekalian."
"Kamu mau papi mati?" Danu tidak habis pikir memiliki anak seperti Vari yang selalu suka berdebat dengannya.
"Kalau papi mati Varo gak jatuh miskinkan papi? Kan uda ada, saham,asuransi, dan perusahaan papi juga nanti untuk Varokan?"
"Kamu itu ya,,, masih kecil udah mata duitan.."
"Realistis papi,,kata mama wanita itu realistis...Ha..ha..ha.Jadi kaum lelaki harus realiatis juga kan?." Varo sangat puas membuat Danu kesal hingga ke ubun - ubun.
"Kan papi kakek moyangnya.."
Danu berhenti menanggapin perkataan Varo, bisa mati terduduk dia jika berdebat dengan Varo, masa mati sebelum menikmatin surga dunia lagi? Kalau sudah menikmatin surga dunia ia juga enggan mati karena rasanyakan bikin nagih.
Danu berpikir sambil menyetir bagaimana cara membawa Shilla dunia. Sepertinya ia harua menghitung tagihan kerugian beserta pajak dan bunga yang besar agar bisa membawa Shilla bulan mau keliling dunia. Gengsi dong kalau Danu tidak bisa mengabulkan keinginan Shilla.
Tiitt...Tiitt
"Bos,ikan sudah terjebak di kail." Yogi mengirimkan pesan ke Danu.
__ADS_1
Danu tersenyum sunringah sepertinya ia akan dengan mudah membawa Shilla keliling dunia nanti. Tapi bagaimana cara agar Hana dan Varo tidak ikut? Bulan madu bawa anak - anak? Danu tentunya saja keberatan, karena ia ingin menghabiskan seluruh waktu dengan Shilla dan bermain celap - celup tanpa ada yang mengganggu.
"Papi tidak akan bermain licik Varo , tapi seseorang yang akan membantu papi agar kalian berdua tidak menguntit papi dan mama nanti bulan madu."
Danu tersenyum licik dan senyum itu terlihat sekilas oleh Varo yang melirik papinya yang sedang sibuk dengan dunia hayalannya.
"Papi keluarkan seribu jurus untuk berkilah aku keluarkan sejuta jurus agar papi tidak bisa menghindar. Jangan pikir aku tidak tahu papi keberatan kami ikut bersama papi nanti. Kita lihat saja nanti papi.." Varopun tersenyum dengan licik sambil memandang arah jendela mobil agar tidak diketahui Danu.
"Jadi kalau papi setuju, kapan papi busa ketemu mama kamu?"
"Mama masih ngambek sama Papi, jadi belum mau ketemu.."
"Jadi bagaimana cara biar mama berhenti ngambek?" Danu sedikit kesal tidak bisa ketemu dengan Shilla dan merayunya secara dekat.
"Maling aja pandai mencuri, masa papi gak bisa menjadi maling yang mencuri hati mama."
"Maksud kamu?" Tanya Danu penuh selidik...
"Artikan sendiri pi..."
#Varo kasian papi kamu#
#Bantu lik,comment and vote dears#
__ADS_1
#Maaf lama.update.kurang semangat dan kehabisan ide#