Peri Kecil Vs Iblis Kecil

Peri Kecil Vs Iblis Kecil
Rencana dimulai


__ADS_3

Happy reading


🍄🍄🍄


Danu bersama Yogi sedang berdua duduk di sebuah restoran, mereka berdua menunggu kedatangan seseorang..


"Sudah lama kalian menunggu?"


"Tidak, kami juga baru sampai."


"Ada apa membuat janji bertemu? Bukankah seharusnya kerja sama ini tidak perlu terjadi?"


"Kekanakan sekali anda pak Raka, membawa urusan pribadi dengan urusan bisnis."


"Hei sayang...." Seorang gadis muda datang menghampiri Danu.


"Hei sayang, minggir kamu yogi, biar Dea bisa duduk disampingku." Ucap Danu sambil mengelus pipi gadis itu.


"Aku tidak menyangka orang sepertimu berani bermain dibelakang Shilla."


"Jangan munafik, bukahkah kita juga perlu selingan?"


"Mana yang harus saya tanda tanganin?"


Yogi memberikan berkas - berkas itu ke Raka,,,


"Kenapa tidak anda baca seluruhnya?"


"Tidak perlu, saya percaya dengan anda. Saya juga sedang ada urusan penting yang harus diselesaikan."


"Baiklah, semoga kerja sama kita berhasil" Danu dan Raka berjabat tangan menandakan kesepakatan mereka.


Raka segera beranjak dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan Danu dengan yang lainnya.

__ADS_1


"Bagaimana aktingku sayang?"


"Bagus sekali sayang.."


"Gue mau muntah lihat kalian berdua.."


"Ha..ha..ha.." Danu dan Dea tertawa bersama.


"Loe siap - siapa bentar lagi bakal ada singa ngamuk."


"Gue uda siap lahir batin bahkan buat nyulik dia biar gak ngambek."


"Terserah loe da, pusing gue kerjaan sama hal pribadi loe campur aduk."


"Jadi tadi gimana?" Yogi mengecek berkas - berkas yang tadi ditanda tangani Raka ulang.


"Sepertinya berhasil."


"Loe gak takut kalau nanti dia melakukan hal nekat?"


"Iy bang, misal ni yah nyulik kak Shilla atau bisa berbuat yang lebih lagi"


"Kita lihat saja nanti...Gue gak mau mikir jelek dulu."


"Gue hanya ingatin aja, kalau orang uda penuh ambisi apapun bisa dihalalkan."


Danu terdiam mencerna semua perkataan Yogi.


"Ngapain kamu kesini?" Shillah memandang Raka sinis yang tanpa izin datang ke butiknya.


"Aku hanya ingin bertemu dengan calon tunanganku."


"Aku sudah pernah bilang, aku tidak akan pernah menikah denganmu.!"

__ADS_1


"Apa kurangku Shilla? Harta sudah aku miliki,aku bisa memberikan apapun yang kamh mau." Raka menunjukkan kesombongannya.


"Harta dari hasil mencuri saja bangga." Shilla tersenyum mengejek.ke arah Raka.


"Jangan kamu pikir papamu orang yang suci yang mendapatkan harta dengan kerja keras penuhnya, dia juga banyak menipu orang untuk mendapatkan itu."


Shilla terdiam seribu bahasa tidak bisa membalas ucapan Raka,


"Kenapa hanya diam sayang? Kamu tahukan bagaimana papamu, jadi wajarkan aku menyontoh sifatnya..."


"Kau...."


"Sudahlah, aku kesini bukan untuk berdebat denganmu...kami lihat ini..."


Raka melempar lembaran foto kearah Shilla hingga berhamburan di meja kerja Shilla.


Shilla sangat terkejut melihat foto - foto Danu bersama gadis muda yang sangat terlihat mesra.


"Ternyata bukan papamu saja yang suka menusuk dari belakang, orang yang kamu umbar sayang - sayang menusukmu juga dari belakang."


Shilla dengan sekuat tenaga menahan gemuruh didadanya yang akan meluapkan air mata yang menjalar dipipinya.


"Kamu kira aku percaya?"


"Silahkan lihat sendiri... Aku menunggu kepastian pertunangan kita sayang.."


Selepas kepergian Raka, Kaki Shilla yang sudah bergetar lemas akhirnya tidak bisa menopang tubuh Shilla lagi, ia terjatuh duduk di kursinya, Air mata yang ia tahan kini meluap tanpa jeda menghiasi wajah cantiknya...


"Apakah benar kau berkhianat mas..?."


#Blank banget mau mikir ni,,,, semngat hilang polll#


#bantu like comment and vote dears#

__ADS_1


__ADS_2