
Bu Jasmine terlihat berjalan dari ruangannya menuju papan pengumuman sekolah. Sepertinya ada informasi baru yang cukup menarik sehingga para siswa mengerubutinya. Tak ketinggalan Ara dan Shanee ikut mngerubuti papan pengumuman itu.
"PROMNIGHT" ucap Ara lesu. Berbeda dengan Ara, Shanee nampak kegirangan dengan diadakannya promnight disekolahnya. Ia senang sekali berdandan cantik bak peri. Dan kebetulan tema promnight kali ini adalah "Baju Pesta"
*****
Shanee pun nampak bersemangat menyambut malam nanti. Ia tidak sabar mengenakan gaun pesta dan berdandan cantik ala putri kerajaan. Ara yang melihatnya pun nampak kesal dan jengah. Dia pun pergi dan menghampiri Kean.
"Elu kenapa muka kok ditekuk gitu?"tanya Kean meledek
__ADS_1
"G usah ngeledek deh...gue males sama acara nanti malem!"sahut Ara.
"Oh promnight? Gua juga males si dateng tapi gue pengin juga liat elu dandan cantik!" ledek Kean.
"Apaan si lu?!!sahut Ara kesal.
Semua terlihat antusias untuk menyambut acara nanti malam. Tapi tidak untuk Ara. Entah kenapa rasanya ia tidak ingin datang ke acara itu. Ia tak suka berias dan tak suka pula mengenakan gaun pesta. Maklum saja, Ara adalah gadis yang tomboy dan cukup cuek dengan urusan penampilan. Berbeda sekali dengan ekspresi wajah yang ditunjukkan oleh sahabatnya, Shanee. Karena sifatnya yang girly, ia dengan senang hati jika sekolah mengadakan acara promnight seperti ini.
*****
__ADS_1
Ya, ternyata Camelia juga datang ke acara tersebut malam itu. Banyak yang awalnya menyangka bahwa Camelia tidak mungkin datang, termasuk juga Ara dan Shanee. Pasalnya Camelia sendiri dikenal dengan gadis yang sangat apatis terhadap apapun bahkan ia pun tetap bersikap apatis dengan Bu Jasmine, wali kelasnya. Namun ternyata semua dugaan mereka salah besar. Camelia datang dengan diiringi senyuman manis yang melekat dibibirnya. Ini sangat berbeda dengan Camelia yang mereka kenal biasanya yang cenderung dingin dan jutek. Kehadirannya kali ini membuat semua siswa yang melihatnya dibuat pangling dengannya. Camelia sangat cantik dan anggun berbalut gaun putih yang menempel di tubuhnya. Bak peri yang turun dari kahyangan, Semua mata tertuju pada Camelia dan tak terkecuali Steve. Diam-diam sepertinya dia menyukai Camelia. Dari awal memang Camelia dikenal sebagai sosok gadis yang cantik jelita tapi karena tingkahnya yang aneh dan misterius, banyak anak yang enggan berteman bahkan untuk sekedar berbicara dengannya.
Singkat cerita, pesta pun dimulai dan semua acara berjalan lancar. Hingga akhirnya Steve mendekati Camelia dan membujuknya supaya mau untuk pulang bersama. Tapi Camelia tidak menghiraukannya. Ia justru takut jika Steve tau apa yang sebenarnya ia sembunyikan dari semua. Ia memilih diam dan pergi begitu saja tanpa mengatakan sepatah katapun pada Steve.
"Cantik-cantik tapi aneh"gerutu Steve kesal
"Cieeee.....ada yang ditolak nih,"ledek kean dan lainnya.
"Hahahahahahaha"
__ADS_1
Malam itupun berakhir dengan candaan mereka terhadap Steve. Namun bagi Steve, malam itu justru menjadi malam yang terasa kaku dan aneh baginya.