
Ara memutuskan untuk berhenti menyelidiki sosok Camelia, karena ia sudah mulai lelah dan pusing memikirkan teka-teki yang ia temui setiap hari. Namun keputusan itu dibantah oleh ketiga temannya. Mereka tidak setuju jikalau penyelidikan ini dihentikan. Mereka meminta supaya Ara bertahan sedikit lebih lama lagi, karena mereka baru saja mengawali ini semua. Cekcok diantara mereka pun tak bisa dihindari. Dan seketika Shanee teringat dengan buku kuno yang pernah mereka perbincangkan waktu lalu. Ia pun segera mengutarakan keinginannya untuk menyelidiki buku kuno itu kepada teman-temannya.
Mereka pun akhirnya setuju. Kemudian mereka mnyusun siasat untuk rencana berikutnya.
****
Disisi lain, Pak sekuriti rumah Camelia merasa kebingungan dengan apa yang selalu ia alami setiap hari. Dia selalu mendengar Nona Jenar (Camelia) selalu berbicara sendiri bahkan tak jarang tertawa sendiri. Tapi ketika hal itu ditanyakan kepada yang bersangkutan, ia selalu mengelak. Jenar (Camelia) selalu berkata bahwa dia tidak bicara terhadap siapapun. Hal ini membuat Pak sekuriti bingung dan heran. Memang, dia masih belum lama ikut dengan majikannya ini. Hanya sekitar 1 bulan. Sementara teman-teman yang bekerja di rumah majikannya ini cenderung ketus dan cuek jika ditanya mengenai hal yang berhubungan dengan majikannya tersebut.
Tidak lama kemudian, terdengar suara klakson mobil depan rumah Jenar (Camelia). Pak sekuriti pun segera membuka gerbang dan melihat siapa yang datang. Ternyata mereka adalah teman sekelas dari Non Jenar yakni Steve, Ara, Shanee dan juga Kean. Mereka pun dipersilahkan masuk, sementara Pak sekuriti hendak kembali ke pos penjagaanya. Mereka pun berbisik-bisik satu sama lain mengomentari rumah Camelia yang nampak sunyi.
__ADS_1
Tak berapa lama kemudian muncullah Bibi yang bekerja di rumah Camelia dan menanyakan maksud kedatangan mereka.
"Maaf bi, kita semua disini teman sekelas Camelia, eh Jenar. Kita bisa ketemu sama dia?"ucap Ara membuka percakapan
"Baik, tunggu sebentar!
Kemudian bibi tersebut terlihat menaiki anak tangga dan berniat untuk memanggil nona mudanya.
Belum juga mereka bertemu dengan Camelia, Ara dan Shanee meminta kedua teman lainnya untuk pergi dari rumah ini. Steve dan Kean tentu merasa kebingungan dengan sikap Ara dan Shanee. Tapi apa boleh buat mereka hanya bisa menurut daripada ujungnya ribut. Mereka pun akhirnya pergi tanpa berpamitan dan bertemu dengan camelia.
__ADS_1
Di depan pintu kamar Camelia nampak Bibi sedang berbicara dengan nona mudanya, namun sepertinya Camelia enggan turun untuk menemui teman-temannya itu. Bibi hanya tidak sadar bahwa keempat teman nona mudanya sudah pergi tanpa permisi. Untung saja Nona mudanya tidak ingin turun untuk bertemu mereka. Bilamana iya, dia akan dikira berbohong olehnya.
****
Diperjalanan pulang, Ara dan Shanee menceritakan apa yang baru saja ia lihat dirumah Camelia kepada Steve dan Kean.
"Kenapa tadi lu gak bilang sama kita?kan kita jadi penasaran!" gerutu Kean kesal
"Mending lu gak usah liat deh. Gue aj nyesel tau gak?" ucap Ara
__ADS_1
Apa yang diucapkan Ara membuat Kean dan steve kesal. Bukan tanpa alasan, mereka merusak semua rencana yang sudah disiapkan matang-matang.