Perjalanan Sebuah Misi

Perjalanan Sebuah Misi
Pencarian Tak Berujung


__ADS_3

Tiba di rumah Ara, Shanee segera turun dari mobilnya. Ia masih merasakan sakit pada bagian kakinya. Sehingga, untuk berjalan ia sedikit tertatih dan lamban. Mendengar ada mobil terhenti di depan rumahnya, Ara segera keluar dan mendapati Shanee sedang berjalan ke arahnya sambil sesekali meringis menahan sakit. Melihat itu, Ara pun dengan sigap membantu dan memapahnya. Ia bertanya-tanya, kenapa pula temannya bisa kesulitan berjalan seperti itu. Shanee pun dipersilahkan duduk menyandar di sofa miliknya dan mengangkat kakinya lurus supaya rasa sakitnya mereda. Shanee pun bercerita bahwa kakinya terkilir di bawah anak tangga rumahnya saat ia sedang tergesa-gesa menuju ke rumah Ara. Dia tak sadar kalau ada genangan air anak tangga tersebut, lantas ia pun menginjak dan terpeleset. Mendengar cerita Shanee, Ara pun segera mengambil kompres air dingin untuk meredakan luka lebam yang diderita temannya. Tak lupa salep untuk mengobati nyerinya. Setelah itu, ia berinisiatif menelepon Kean untuk bisa menunggu mereka lebih lama karena Shanee masih kesulitan berjalan pasca terkilir.


Di Cafe, Kean yang menerima panggilan telepon dari Ara pun menyetujui untuk tetap menunggu mereka. Karena saat Kean hendak mengusulkan untuk kerumah Ara saja, Ara pun menolak dan bersikeras untuk tetap datang ke tempat dimana mereka berjanji. Ara bukan tidak merasa kasihan dengan Shanee, tetapi Shanee sendiri yang memintanya agar tetap pergi. Dia yakin kakinya bisa segera pulih kalau dia tetap beraktivitas dan tidak manja.


Setelah dirasa bisa berjalan normal, Shanee pun meminta Ara untuk segera pergi ke tempat tujuan Dia tidak enak hati membiarkan Steve dan Kean menunggu lama karenanya.

__ADS_1


Sesampainya di Cafe, Ara dan Shanee segera masuk dan mencari keberadaan Steve dan Kean.


*****


Mereka terlihat berbincang serius setelah Steve dan Kean menceritakan apa yang baru saja mereka alami kepada Ara dan Shanee. Kali ini mereka semua meyakini bahwa Camelia dan Jenar adalah dua orang yang berbeda, bukan satu orang yang sama yang mempunyai dua identitas berbeda. Ada sesuatu yang Camelia sembunyikan dari mereka yang mana mereka tidak harus tahu dengan rahasianya. Akan tetapi masih ada banyak pertanyaan yang melayang-layang di benak mereka. Salah satunya adalah kemungkinan keterlibatan Pak Kepsek dalam hal ini atau Pak sekuriti yang merahasiakan sesuatu dari mereka. Semua masih menjadi jawaban yang semu bagi mereka.

__ADS_1


"Menurut gue, dia pasti punya rahasia yang gak mau kita semua tau. Secara pak sekuriti rumah dia juga gak tau siapa Camelia. Padahal dia jelas-jelas majikannya."ucap Shanee menambahkan


"Wah ini si benar-benar buat gue gilaaaa!!!"ujar Steve mebimpali


"Elu gila karena elu jatuh cinta kan sma doi?hahahhahahahahahahaha" timpal Kean becanda

__ADS_1


Mereka sungguh dibuat tidak waras hanya karena satu orang aneh yang masuk dalam hidup mereka. Seandainya waktu bisa terulang, mereka tidak akan sok ingin tahu dengan anak baru itu walau bagaimanapun tingkahnya di dalam kelas. Ini semua gara-gara ide konyol mereka yang sok ingin membongkar identitas si anak baru itu. Akhirnya mereka semua terjebak oleh pencarian jati diri yang tidak berujung pangkalnya.


__ADS_2