
Isak tangis masih terdengar diruangan kamar. Camelia pun segera beranjak pergi dari tempat itu dan segera menuju garasi untuk memanasi mobilnya. Kemudian pergi meninggalkan kediamannya. Sementara itu, seseorang yang selalu terdengar berbincang dengan Camelia pun pergi ke balkon untuk sesaat menghirup udara segar. Maklum, dia hanya diperbolehkan keluar rumah hanya pada saat matahari sudah tenggelam. Itu sesuai dengan kodrat perjanjian diantara mereka berdua.
Dari balkon, terlihat Pak Sekuriti segera menutup pintu gerbang selepas kepergian Nona mudanya itu. Tak sengaja ia mendongak keatas ke arah balkon dan nampaklah sesosok gadis buruk rupa berdiri disana. Ia pun lantas menepok-nepok pipinya sendiri hanya sekedar untuk memastikan bahwa ini bukanlah mimpi. Ia terperangah, terkejut dan benar-benar kaget. Pasalnya, tak ada satupun penghuni di rumah ini selain pekerja dan nona mudanya. "Lalu siapakah dia? apakah dia adalah orang yang sering berbincang dengan nona muda? lantas kenapa dia tak pernah keluar?" gumamnya.
Menyadari jika keberadaannya sedang diperhatikan, seseorang itupun langsung masuk kembali ke dalam ruangan. Sebenarnya, ia merasa penat dan jenuh. Namun bagaimana lagi, karena ia sudah ditakdirkan terlahir seperti itu. Identitasnya disembunyikan karena orang tuanya tak ingin melihat anaknya dipermalukan oleh orang lain.
__ADS_1
"Bagaimana ini? bagaimana kalau pak sekuriti tau apa yang sebenarnya terjadi? bisa habis aku!"batinnya.
Pak Sekuriti pun menjadi penasaran. Ia segera beranjak menuju ruangan nona mudanya untuk memastikan siapa yang tadi dilihatnya. Namun, baru saja ingin menaiki anak tangga, tiba-tiba ia dikejutkan dengan teriakan dari arah pintu masuk. Ya, ternyata itulah suara pak sopir, orang yang paling dipercaya dari keluarga ini untuk menjaga nona muda. Hanya ia lah yang tahu akan rahasia keluarga itu karena ia adalah pekerja yang paling senior diantara yang lainnya. Ia diberi tugas oleh Pak Michael Gottahrd menjaga kedua putrinya, Camelia Gottahrd dan Jenar Gottahrd dari seseorang yang ingin berusaha mencari-cari informasi tentang apa yang disembunyikannya. Melihat sekuriti berlagak aneh, ia pun lantas bertanya, Apa yang kamu lakukan disini?"tanya dia sembari menahan amarah.
Wajah Pak sekuriti mendadak pucat pasi, ia segera pergi dari hadapan Pak sopir itu setelah berkata bahwa ia tidak sedang melakukan apapun disana. Pak sopir membiarkan ia pergi kemudian menuju lantai atas tempat dimana Jenar Gottahrd berada.
__ADS_1
Sesampainya di ambang pintu nona muda, sopirpun berkata, "Nona Jenar, bolehkah saya masuk?"
"Ya,"sahutnya dari dalam.
"Anda tenang saja, tidak akan ada yang tahu tentang rahasia ini. Percayalah pada saya." ucap pak sopir meyakinkan.
__ADS_1
Jenar pun mengangguk dengan tersenyum. Walaupun kembar, Baik Jenar dan Camelia mempunyai sifat yang bertolak belakang. Camelia dikenal sebagai gadis yang ketus, dingin dan sadis. Berbeda dengan Jenar yang dikenal lebih manis dan lembut. Itulah mengapa banyak yang lebih suka dengan karakter Jenar daripada Camelia, termasuk Steve yang bertemu Jenar saat promnight dan mulai jatuh hati padanya. Walaupun sepengetahuannya, Jenar itu Camelia yang ia kenal. Namun sayangnya, Jenar jarang memiliki kesempatan untuk berinteraksi kepada teman-teman mereka di sekolah karena ia hanya dibolehkan keluar saat matahari tenggelam. Hal inilah yang terkadang membuat orang yang mengenalnya merasa keheranan. Karena pada dasarnya mereka hanya mengenal satu orang dengan dua kepribadian bukan dua orang dengan karakter yang berbeda. Mereka hanya belum tahu saja kalau Camelia dan Jenar itu kembar.