Perjalanan Sebuah Misi

Perjalanan Sebuah Misi
Merumuskan Teka-Teki


__ADS_3

Jam istirahatpun tiba,


Mereka berempat segera menuju ke kantin sekolah dan memesan makanan untuk mengisi perut mereka yang keroncongan. Maklum saja, mereka benar-benar tidak sarapan hanya karena ingin berangkat ke sekolah lebih awal untuk menemui Pak Kepala Sekolah. Walaupun usahanya untuk membongkar identitas Camelia gagal total. Ditengah-tengah kegabutan mereka, tiba-tiba Ara ingat sesuatu. Ia mengeluarkan kertas yang ia bawa dan menunjukkannya kepada teman-temannya. Ya, kertas itu adalah kertas yang berada di dalam kotak misterius, yang Ara dan Kakaknya dapati didepan rumahnya semalam.


"Eh, semalem gue dapet ini depan rumah gue....tapi gua gak tau apa artinya,"seru Ara sambil menyodorkan teka-teki tulisan itu.


"Siapa yang ngasih?"tanya Shanee.


"Gak tau kata Kak Amanda, doi g liat siapa-siapa padahal jelas banget bel rumah gua bunyi" cerita Ara.


"Lah kok jadi kaya teror?" kata Steve menambahkan.


Mereka pun membuka kertas itu dan mendapati tulisan angka seperti yang Ara dan kakaknya lihat semalam." 10 5 14 1 18"

__ADS_1


"Apa artinya?"gumam mereka.


Lantas Shanee segera meraih ponselnya dan membuka laman Go*glenya. Dia mencari-cari tahu tentang makna dari angka itu. Setelah menemukan informasi yang dianggap cocok ia lalu berlari ke arah ibu kantin untuk sekedar meminjam pena padanya. Lalu ia mencoret-coret kertas yang bertuliskan angka itu. Sementara Steve, Kean dan juga Ara memperhatikan apa yang dilakukan oleh temannya itu. Cukup lama Shanee membolak-balikkan kertas yang berada di genggamannya dan tak jarang sesekali terdengar ia menggerutu kesal. Nampaknya ia memang sedang berfikir keras dan berusaha memecahkan teka-teki angka yang berada didepan matanya.


"Ini sih lebih sulit daripada matematika! Pusing gue jadinya!"ucapnya menggerutu.


Teman-teman yang lain pun hanya memandang wajah Shanee yang tampak lucu ketika sedang cemberut. Sesekali mereka memberikan ide dan gagasan mereka untuk memecahkan masalah. Namun, tetap saja buntu. Hingga makanan yang mereka pesan datang, mereka belum menemukan jalan keluar dari teka-teki angka tersebut.


"Apa yang harus kita lakukan?" tanya Shanee.


Akhirnya mereka memutuskan untuk menyantap hidangan yang sudah mereka pesan sebelumnya. Dengan perut yang keroncongan, praktis dengan lahapnya mereka semua menyantap makanan hingga tak bersisa. Setelah dirasa cukup kenyang, Kean berinisiatif untuk menemukan titik terang dari teka-teki angka yang mereka hadapi saat ini. Biasanya memang Kean lah yang sangat tertarik dengan permainan seperti ini. Tak hanya pintar matematika dan ilmu logika, ia memiliki sedikit bakat dengan sesuatu yang berhubungan dengan pemecahan masalah, termasuk teka-teki. Dan benar saja, tidak membutuhkan waktu yang lama, ia bisa menemukan jawabannya.


"Ketemu!"teriak Kean lantang.

__ADS_1


"sssssstttt, apa???? tanya teman yang lain


Kemudian Shanee menjelaskan bahwa deretan angka itu adalah angka urutan huruf. Semisal huruf A adalah angka 1 maka Huruf B adalah angka 2, begitu seterusnya. Kemudian Shanee mencoba menyusun deretan angka tersebut.


10\=J


5 \=E


14\=N


1 \=A


18\=R

__ADS_1


"JENAR?????"


Mereka kembali shock dan hilang akal. Sebenarnya apa maksud dari semua ini. Apa tujuan Camelia mengirimkan pesan ini terhadap Ara??


__ADS_2