
Hari Minggu yang cerah, Ara, Shanee, Raline dan tak luput juga Kean membuat janji temu untuk pergi ke salah satu pasar tradisional bersama. Hal ini dilakukan dalam rangka memenuhi tugas sekolah dari Bu Jasmine mengenai observasi lingkungan. Mereka tergabung dalam tim yang sama setelah Steve dan Camelia resmi mundur dari kelompok mereka. Dan akhirnya Raline lah yang menggantikan posisi mereka.
Waktu sudah menunjukkan pukul 07.00. Mereka semua berjanji untuk berkumpul di area depan pintu masuk sebelum masuk bersama-sama menjelajahi isi pasar. Nampak Shanee dan Ara terlihat datang paling awal kemudian disusul oleh Kean dan juga Raline. Setelah semua berkumpul, mereka lalu membuka catatan masing-masing dan segera melancarkan aksinya sesuai dengan tugas yang sudah ditentukan. Ara dan Raline bertugas di area penjualan daging sementara Kean dan Shanee mendapat tugas di area penjualan sayur mayur. Mereka sudah mempersiapkan berbagai pertanyaan yang akan mereka ajukan kepada baik penjual maupun pembeli untuk mempertegas hasil dari observasi yang mereka lakukan. Ara yang bawel terlihat sangat serius dengan pertanyaan-pertanyaan yang keluar dari mulutnya. Raline pun dengan sigap menulis kata demi kata menyusun setiap kalimat yang diucapkan oleh Ara juga narasumber. Berbeda dengan Kean dan Shanee, mereka justru asyik memotret setiap adegan yang mereka lakukan sembari mengajukan pertanyaan kepada narasumber.
Setelah dirasa cukup, mereka memutuskan untuk beristirahat sejenak di salah satu tenda makanan dekat pos penjualan sayur mayur. Nampak Shanee yang sangat kelaparan tanpa berbasa-basi langsung memesan Soto Ayam lengkap dengan nasi satu piring ditambah dengan segelas es teh untuk dirinya. Ketiga teman yang melihatnya pun tak menyangka bahwa anak senyentrik Shanee bisa bertingkah sangat urakan ketika sedang lapar.
Tak berapa lama kemudian, hidangan pun tiba. Mereka mengambil makanan sesuai dengan pesanan masing-masing. Ara dan Raline dengan Baksonya, Kean dengan Mi ayamnya sementara Shanee dengan soto ayamnya. Mereka terlihat sangat menikmati makanan yang mereka santap diatas meja. Ya, nampaknya tugas dari Bu Jasmine benar-benar menyita habis tenaga dan pikiran mereka hingga mereka benar-benar merasa lapar dan dahaga.
__ADS_1
"Shan, lihat foto-foto tadi!" pinta Ara sembari menyeruput es jeruknya.
"Ini lihat saja."ucap Shanee menyodorkan kamera miliknya.
Kemudian dilihatnya foto tersebut satu per satu. Banyak foto yang diambil oleh Shanee dan Kean dalam tugas wawancara mereka. Ara tampak menikmati dan mengamati semua hasil jepretan dari Kean dan Shanee. Akan tetapi, pandangannya tak beralih dari salah satu foto yang ia amati. Ia pun lantas memperbesar gambar dan mengamatinya berkali-kali. Shanee yang menyadarinya pun ikut merasa heran. "Apa sih yang lu lihat?" tanya Shanee.
"Hah, ini sepertinya kita kenal deh. Ini bukannya Steve!" celetuk Kean.
__ADS_1
"Iya bener. Ternyata dia ada disekitar sini. Ayo kita cari dia!" ajak Raline.
Mereka pun dengan segera menyudahi waktu istirahat mereka dan bergegas menuju tempat dimana kiranya Steve terekam kamera. Namun, tak lupa mereka membayar tagihan makan mereka sebelum akhirnya mereka benar-benar beranjak dari tempat duduknya.
"Hmmmm....kira-kira disini tadi. Gue fotoin daerah ini belum lama kok sebelum kita pesan makanan. Itu berarti dia masih disekitar tempat ini." ucap Shanee yakin.
Sementara ketiga temannya tampak celingukan berusaha mencari keberadaan Steve.
__ADS_1