Perjalanan Si Jenius Gagal

Perjalanan Si Jenius Gagal
4. Misi yang dijalankan oleh Redes.


__ADS_3

Derent adalah seorang pemimpin dari setiap desa, namun hanya ke 6 desa besar saja yang memiliki sistem seperti ini. Untuk desa-desa kecil seperti desa Dayan, desa itu hanya dipimpin oleh kepala desa biasa saja. Perbedaan Derent dengan kepala desa biasa adalah dari segi kekuatan. Setiap Derent, wajib seorang Aryan yang kuat dan bagus dalam pertarungan, karena Derent memimpin desa yang menghasilkan Aryan. Sedangkan kepala desa biasa, dia bukan seorang Aryan, dan desa itu juga hanya berisikan orang-orang biasa ( bukan Aryan ), sehingga jika ada seseorang dari desa yang ingin menjadi seorang Aryan, dia harus pergi ke 6 desa besar untuk berlatih di sana.


 


Derent desa Meiyan bernama Leis Hofei.


Pada saat ini, Hofei penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi pada saat Redes menjalankan misi. Karena hal itu, Redes pun menceritakan semuanya.


Flashback.


Pada saat itu, Redes mendapatkan misi tingkatan Bendra yang bisa dibilang cukup sulit. Redes juga ditemani oleh Aryan tingkatan Bendra yang lainnya, mereka berjumlah 5 orang dengan 3 orang seorang pria dan 2 orang wanita. Ke 3 pria itu antara lain Dean, Wesley, dan Yuji. Sedangkan ke 2 wanita itu Marin dan Nilan. Dan mereka semua sebenarnya adalah seorang guru di akademi.


Misi yang mereka jalankan adalah misi untuk melawan kelompok Yalar yang hendak melakukan serangan ke desa Dayan.


---


Kelompok Yalar adalah kelompok yang sering melakukan tindakan kejahatan di daratan Weines, sehingga kelompok itu menjadi buronan ke 6 desa besar di daratan Weines. Sampai saat ini, kelompok Yalar masih belum diketahui tujuan sebenarnya dari setiap tindakan yang mereka lakukan, namun satu hal yang pasti, tindakan yang dilakukan oleh mereka cukup banyak memakan korban, khususnya orang yang tidak bersalah.


Kelompok Yalar juga merupakan kelompok yang besar pada saat ini, bahkan kekuatan yang dimiliki oleh setiap anggota mereka, rata-rata adalah tingkatan Bendra jika berdasarkan perhitungan akademi. Namun tidak menutup kemungkinan juga jika anggota mereka ada yang memiliki tingkatan Merty. Kelompok Yalar ini sangat tertutup dan misterius, sehingga nama pemimpin, bahkan markasnya tidak bisa diketahui oleh ke 6 desa besar. Dan kelompok Yalar juga memiliki anggota yang sangat banyak, bahkan ada beberapa dari mereka yang bersembunyi didalam sebuah pemerintahan.


---


Desa Meiyan mendapatkan informasi tentang rencana penyerangan kelompok Yalar ke desa Dayan dari Jagawa desa Meiyan.


---


Jagawa desa adalah sebuah kelompok yang bertugas untuk mengintaian dan penyergapan. Setiap anggota dari Jagawa desa memiliki tingkatan dari mulai Abira sampai Jandra. Dan tugas yang dijalani oleh Jagawa desa adalah 24 jam nonstop, mereka bergantian dengan anggota lainnya setiap 12 jam sekali. Para anggota Jagawa desa ditempatkan di beberapa titik di kawasan desa, dan tempat itu tentunya bisa memudahkan mereka untuk melakukan tugas.


---


Karena lokasi dari desa Dayan tidak terlalu jauh dari Desa Meiyan, dan juga desa Dayan memiliki hubungan yang baik dengan desa Meiyan, akhirnya desa Meiyan menempatkan beberapa Jagawa desa Meiyan di desa Dayan. Karena itu, rencana dari kelompok Yalar bisa terbongkar.


Setelah mendapatkan misi, Redes dan yang lainnya segera pergi ke tempat yang tidak jauh dari desa Dayan, yang menurut Jagawa desa Meiyan, tempat itu adalah tempat kelompok Yalar akan memulai aksinya.


Beberapa saat kemudian mereka berenam pun sampai di sebuah hutan. Setelah itu, mereka berenam bersembunyi di area hutan, sambil menggunakan jurus dasar menyembunyikan diri, sehingga dengan jurus itu mereka bisa meminimalisir hawa keberadaanya agar tidak diketahui oleh musuh. 


Mereka tetap bersabar menunggu musuh, hingga beberapa saat kemudian datanglah 5 orang dengan pakaian berjubah merah dan memakai topeng. Dan 5 orang itu adalah kelompok Yalar.


"Sudah kuduga, pasukan dari desa Meiyan tidak bisa dianggap remeh. Jika kalian memang sudah tahu rencana kami, maka keluarlah dan tunjukkan diri kalian." ucap Salah satu anggota dari kelompok Yalar yang membawa pedang, dan dia menyadari keberadaan Redes dan rekannya.


Redes dan rekannya menjadi terkejut, karena orang itu bisa menyadari keberadaannya. Oleh karena itu, mereka pun sadar bahwa anggota Yalar yang membawa pedang itu bukanlah orang yang bisa dianggap remeh.


Karena sudah diketahui keberadaannya, mereka (Redes dan Rekannya) pun akhirnya menunjukkan diri.


"Apa tujuan kalian sebenarnya hah?." Redes bertanya kepada orang yang menyadari keberadaannya (anggota Yalar yang membawa pedang).


"Haruskah aku memberitahukannya?." anggota Yalar yang membawa pedang itu malah bertanya balik dengan nada yang meremehkan.

__ADS_1


"Cih." Redes kesal karena ucapan anggota Yalar yang membawa pedang.


"Kami bukanlah anak kecil yang bisa dengan mudah memberitahukan tujuan kami. Jadi jika kalian ingin mengetahuinya, kalian harus bekerja keras terlebih dahulu." ucap anggota Yalar yang membawa pedang.


"Tanpa kamu perintah seperti itu juga, kami pasti akan bekerja keras. Jurus tebasan Membelah bukit." Ucap Redes sambil mengeluarkan jurus ke arah anggota Yalar yang membawa pedang.


Jurus tebasan membelah bukit adalah jurus yang bisa dilakukan oleh Redes, saat dirinya bertarung menggunakan pedang.


Pada saat Redes mengeluarkan jurus itu, muncullah tebasan vertikal yang sangat besar, yang mengarah ke arah anggota Yalar yang membawa pedang.


Namun pada saat tebasan itu hampir mengenai anggota Yalar yang membawa pedang, orang itu bisa dengan mudah menahan jurus Redes menggunakan pedang miliknya, sehingga tebasan dari jurus Redes menjadi terbelah, dan hanya mengenai beberapa pohon yang berada di belakang anggota Yalar yang membawa pedang.


"Sekarang giliranku." ucap anggota Yalar yang membawa pedang sambil melompat dan menghunuskan pedangnya ke arah Redes.


Kling.


Namun Redes bisa menahan serangan itu dengan pedangnya. Yang membuat pedang mereka berdua menjadi berbenturan.


Dan setelah kejadian itu, pertarungan antara Redes dan rekannya melawan 5 anggota kelompok Yalar pun dimulai.


Redes dengan pedang putih yang panjang, melawan orang dengan pedang hitam yang panjang.


Dean dengan kapak besarnya dan Yuji dengan tombaknya, melawan orang dengan pedang bergerigi.


Wesley dengan tongkat sihirnya, melawan orang dengan tongkat sihir.


Dan Nilan dengan tangan kosong, melawan orang dengan tangan kosong juga.


Di pertarungan Redes.


Redes dan anggota Yalar yang membawa pedang bertarung dengan sengit karena mereka sama-sama Aryan dengan senjata pedang. Jual beli serangan terus terjadi dalam pertarungan itu.


"Tebasan kematian." anggota Yalar yang membawa pedang mengeluarkan jurusnya.


Jurus itu adalah jurus yang mengandalkan kecepatan si pengguna, karena pada saat mengeluarkan jurus itu, si pengguna memasang kuda-kuda yang siap menusuk jantung lawannya, dan setelah itu si pengguna dengan cepat menusuk jantung lawannya, hingga saking cepatnya, gerakan si pengguna menjadi memunculkan sebuah bayangan dari tubuhnya.


"Kling." Benturan antar pedang.


Untungnya, Redes sempat menahan tusukan pedang itu dengan pedangnya. Bahkan pedang yang dia pakai untuk menahan serangan itu, saat ini hampir menempel dengan tubuhnya.


"Hampir saja." Redes sedikit panik.


"Aryan desa Meiyan memang tidak biasa. Kamu adalah orang kedua yang bisa menahan seranganku ini." anggota Yalar yang membawa pedang memuji Redes.


"Aku tidak butuh pujianmu." Redes langsung menjauhkan pedang milik anggota Yalar itu dari dirinya dan langsung menyerang balik.


Redes dengan sekuat tenaga memegang dan mengayunkan pedangnya, sehingga muncullah tebasan besar yang mengarah kepada anggota Yalar itu. "Tebasan melawan angin."

__ADS_1


Anggota Yalar itu melompat dan berniat menghindari serangan Redes, namun tiba-tiba serangan berupa tebasan yang dikeluarkan oleh Redes itu membelokkan arah, sehingga tebasan itu menjadi mengarah kepada dirinya yang sedang melompat.


"Celaka!." anggota Yalar itu panik saat melihat serangan Redes berbelok dan mengarah kepada dirinya.


"Eugh." Anggota Yalar itu beruntung karena serangan Redes itu hanya membuat dirinya terluka di bagian pundaknya.


"Jurus yang sangat menarik. Sekarang giliranku." ucap anggota Yalar yang membawa pedang sambil bersiap mengeluarkan jurusnya.


Anggota Yalar itu memegang pedangnya sambil menutup mata, kemudian muncullah api dari pedangnya. Dan setelah api itu membungkus pedang milik anggota Yalar itu, anggota Yalar itu langsung mengayunkan pedangnya ke arah Redes.


"Tebasan membakar kehidupan."


Karena jurus anggota Yalar itu, tebasan super besar disertai api mengarah kepada Redes.


"Celaka!. Apakah ini akhirnya?." Redes panik, namun masih memasang kuda-kuda.


Kejadian serupa terjadi kepada 5 orang yang menjalankan misi bersama Redes.


Pada saat ini mereka berlima sama-sama dibuat kewalahan oleh anggota kelompok Yalar, bahkan sekarang mereka bisa disebut terpojok.


Orang dengan pedang bergerigi, siap mengeluarkan serangan terakhirnya kepada Dean dan Yuji.


"Berbanggalah kalian berdua, karena kalian bisa memberikan darah kalian kepada pedangku ini."


Hal serupa terjadi kepada yang lainnya.


"Aku akui kamu adalah orang kedua yang bisa membuatku mengeluarkan jurus ini. Jadi kamu jangan terlalu kecewa dengan kematianmu kali ini." ucap Orang dengan tongkat sihir sambil bersiap mengeluarkan serangan terakhirnya kepada Wesley.


"Pisau kecilmu itu sangat membuatku kewalahan, sehingga barnekel yang aku pakai ini menjadi kesal. Jadi biarkan barnekel ini melampiaskan kekesalannya dengan kematianmu." Orang dengan barnekel di tangannya, siap mengeluarkan serangan terakhirnya kepada Marin.


"Hehehe aku tidak menyangka si cantik ini bisa menggagalkan beberapa serangan racunku, tapi kita akan coba sekarang, apakah kamu masih bisa menggagalkan yang satu ini?." Satu orang lagi dari kelompok Yalar, siap mengeluarkan serangan terakhirnya kepada Nilan.


Meski kondisinya sudah seperti ini, namun kelima orang dari kelompok Yalar pun sebenarnya sama-sama terluka, hanya saja luka yang didapatkan oleh Redes dan 5 rekannya jauh lebih besar daripada 5 orang dari kelompok Yalar.


Pada saat anggota dari kelompok Yalar itu siap mengeluarkan serangan terakhirnya kepada Redes dan 5 rekannya, tiba-tiba serangan mereka ada yang menggagalkannya.


Sebuah lemparan pisau terbang masing-masing melayang di depan Dean, Yuji dan Marin. Yang membuat mereka bertiga menjadi selamat dari serangan yang dikeluarkan oleh anggota kelompok Yalar.


Sedangkan untuk Wesley dan Nilan, di depan mereka berdua tiba-tiba muncul sebuah sihir berwarna hijau, yang menyelamatkan mereka berdua dari serangan anggota kelompok Yalar.


Dan untuk Redes, dia diselamatkan oleh seorang pria yang bisa menahan dan menangkis jurus tebasan super besar milik anggota Yalar yang membawa pedang.


"Yo, Kita berjumpa kembali kelompok Yalar." ucap Seorang pria setelah berhasil menahan dan menangkis tebasan milik anggota Yalar yang membawa pedang. Dan pria itu ditemani oleh seorang wanita. Mereka berdua adalah Jiose dan Dessy (orang tua Rouzen).


Dan mereka berdua lah yang sebelumnya menyelamatkan Redes dan 5 rekannya. Sebuah lemparan pisau lempar, itu dilakukan oleh Jiose. Dan sihir berwarna hijau, itu dilakukan oleh Dessy.


"Kalian..." Salah satu anggota kelompok Yalar menjadi ketakutan saat melihat mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2