Perjodohan Konyol Dokter Dingin & Pengacara Barbar

Perjodohan Konyol Dokter Dingin & Pengacara Barbar
Bab 8 - Di dampingi suami bekerja


__ADS_3

apartemen adam


jam 07:00


usai sarapan


"Kak, aku ada pekerjaan bolehkah aku ke kantor?" tanya vanie pada adam


"setelah dua ronde kau bisa pergi, tapi pastikan pulang sebelum jam empat sore" jawab adam datar. vanie menatap suaminya tak kalah datar


"malam saja kak. aku harus segera berangkat" pinta vanie "ya atau tidak sama sekali" vanie segera membersihkan diri kekamar mandi bersiap kerja dan mengabaikan suaminya


adam ikut masuk ke kamar mandi dan menyusul istrinya ke dalam bathup besar itu. terjadilah olah raga pagi disana selama dua jam


"kak aku akan sakit kalau kakak melanjutkannya, badanku serasa remuk" rengek vanie pada suaminya "lagian kenapa kakak bisa semesum ini"


"apa salahnya mesum pada istri sendiri, lain hal kalau mesum pada oranglain" jawab adam santai sambil mengenakan kemejanya


"aku akan bekerja , aku pulang jam enam sore. kau harus sudah dirumah sebelum aku tiba lengkap dengan makan malamku" perintah adam tegas. vanie mengangguk


mereka pun bersiap berangkat kerja. "ini kunci mobilmu" ucap adam menyerahkan kunci pada istrinya. mereka pun sama sama melangkah ke parkiran


♡♡♡♡♡♡


Jam 12:00


Vanie makan siang bersama clara dan dua kliennya di Theo Steak House seberang kantor managemennya


"By..kau menghentikan perpanjangan kontrak? kau salah minum obat?" tanya Calvin Morris


"Benar, vanie cita citamu sudah tercapai, bulan depan ada pameran busana musim dingin. bagaimana bisa kau menghentikan kontrak" Ucap Nelson Darrel


calvin morris adalah sahabat sekaligus kekasih masa kecil vanie, saat remaja mereka kuliah di negara pilihan masing masing dan berpisah karena tak suka hubungan LDR. tahun lalu sama sama kembali ke italy dan dibawah naungan Darrel entertainment, calvin adalah partner dan pasangan modelin vanie. sesungguhnya mereka masih saling mencintai tapi karena sama sama tak ada yang membuka suara atas hubungan ini, jadilah mereka tetap bersahabat. kalau julukan di pemotretan mereka disebut TTM, Teman Tapi Mesra karena Calvin selalu ada disisi vanie tiap ada masalah


"Kumohon temani aku setahun lagi by.." pinta calvin


"Aku sudah menikah, suamiku memintaku sudah berada di rumah sebelum dia tiba, aku akan melewati transisi ini bertahap vin" ucap vanie dengan tatapan sendu


vanie menganggap modeling adalah impian dan cita citanya. tapi suaminya yang keras kepala sangat susah di negosiasi sehingga ia memutuskan mengurangi jadwalnya


"kita dibawah naungan Fast entertainment juga, kita akan bertemu disana vin, kontrakku 4 bulan lagi disana" tutup vanie. akhirnya semua hanya bisa mengiyakan saja


"kuharap kau bahagia" ucap calvin putus asa sambil mengusap kepala vanie dan mengecup keningnya "terima kasih" ucap vanie tulus tapi ponselnya ada notif

__ADS_1


"aku tak suka wanitaku di sentuh oranglain, jaga sikapmu dan jangan sampai terulang"


vanie terkejut membaca pesan suaminya, matanya menatap sekeliling dan tidak menemukan siapapun


"kakak dimana?" balasnya


"aku memiliki mata dimana mana"


vanie menyimpan ponselnya lalu segera berpamitan


"sekali lagi terima kasih kesempatannya kak nelson, maafkan aku belum bisa memperpanjang kontrak" ucapnya seraya membungkuk lalu berlalu bersama clara


*****


"hanson dalam sejam sediakan data tentang pria ini" ucap adam pada asistennya seraya menunjukkan hasil cctv restorannya


"Baik Tuan Muda"


adam memejamkan mata sesaat menenangkan pikirannya


"sial, kenapa dia mengisi pikiranku?" umpat adam dalam hati


tadi adam memeriksa gps ponsel istrinya ada di restorannya, dia segera menonton cctv ternyata istrinya bermesraan dengan pria lain disana


♡♡♡♡♡♡


TOK TOK TOK


"masuklah" perintah xixi dari speaker. dom masuk membawa sekotak makan siang


"kiriman tuan taylor xi" ucap dom


"makanlah, itu untukmu" ucap xixi tanpa menoleh "ayo kak" ajaknya lagi. jova berdiri setelah mematikan laptop


"dikantin saja ya, kerjaanku masih banyak" ucap jova


"kakak menjadikan kantorku ruang kerja, ingat bayar sewa" ledek xixi. jova berbisik "aku akan membayarmu dengan kepuasan malam ini"


wajah xixi langsung datar menatap suaminya, ia segera menyambar handbagnya lalu keluar ruangan dan menuju lift diikuti jova


"mau pesan apa kak?" tanya xixi "terserah" jawabnya sambil menatap ipadnya "nasi?" tanya xixi "hum" jawabnya tanpa menoleh


xixi segera memesan makanan untuk suaminya , mereka makan dengan tenang, banyak mata menatap mereka tapi tak berani komentar. semua isi gedung itu ternyata laki laki, tak ada satu perempuanpun disana kecuali asisten pribadi xixi

__ADS_1


"semua anggotamu laki laki?" tanya jova xixi mengangguk "cewe banyak yang suka drama, hanya asistenku yang perempuan digedung ini" jova mengangguk


"kak, besok kakak sudah kerja?" tanya xixi saat mereka sudah kembali ke ruangannya


"ya.. selisih satu gedung, gedung sebelah kiri gedung ini adalah milikku JEM Building" jawabnya , "sayang terhalang DEL Group. beberapa kali aku coba membeli ownernya tak niat menjualnya"


"buat apa kakak membelinya? lagipula bukannya kakak dokter di rumah sakit belakang ini" tanya xixi bingung


"iya JE international hospital memang milikku, gabungan 3 building jadi satu. tapi gedung JEM itu juga milikku, coba kau bayangkan jadinya gedung kita Letter U. aku mau membeli DEL Group untuk mempermudah parkir" jawabnya


"DEL Group milikku, kakak membelinya cuma untuk mempermudah parkir?" tanya xixi datar


"apa? milik orangtuamu?" tanya jova memastikan


"tidak.. gedung ini dan DEL group milikku pribadi, tidak ada sangkutan dengan keluargaku, mereka bahkan tak tau DEL Group milikku. mereka berpikir gedung ini masih aku sewa" ucap xixi


"besok aku minta dom melepaskan tembok pembatas saja jadi kakak tak perlu membeli gedungku, yang benar saja demi parkir gedungku mau dibeli" omel xixi


"aku akan mengurusnya sendiri" ucap jova "terserah kak"


"aku periksa beberapa berkas dulu, besok aku mau menerima beberapa client" ucap xixi "humm" jawab jova


Drrrrttt Drrrtttt


Getaran ponsel jova terdengar di telinga xixi


"Bos aku sudah berhasil membeli 45% saham taylor group"


"usahakan sampai 55%" balas jova dan menyimpan ponselnya


dia melirik istrinya yang tampak sangat sibuk dengan tumpukan berkas di hadapannya


TOK TOK TOK


"Masuk" ucap xixi dari speaker , dom memasuki ruangan


"Xi .. Jordan Brown ingin menemuimu" lapor dom "Tidak ketemu, aku sibuk" ucap xixi


"Tapi ia mendesak xi dan tak mau pergi" ucap dom , xixi menghela nafas berat "suruh masuk"


akhirnya dom membawa tamunya masuk "Susah sekali menemuimu" sindir sang tamu . xixi menatapnya sesaat dengan datar


"sudah kukatakan aku tak mau mengurus keponakanmu, kau cari pengacara lain" ucap xixi datar

__ADS_1


"pasti kalah, hanya kau yang mampu membantunya" rengek Jordan "Kau gila? keponakanmu berselingkuh dan KDRT, kau kira aku mau memenangkannya? lebih baik kau keluar dari ruangan ini dan cari pengacara lain"



__ADS_2