
Melihat keluarga lincoln ada di ruang tamu, lyora tersenyum. ia segera menyapa , memeluk kedua mantan mertuanya.
"Yora masuk dan bersihkan dirimu lalu beristirahat, kau sudah lelah kasihan bayimu" tegas adam. yora mengangguk dan segera masuk bersama justin
"katakan ada apa verrell?" tanya thomas datar
"thomas yora sedang hamil, tak baik berpisah dengan keadaan hamil. ia membawa cucu lincoln bersamanya"
"kau dan aku sama sama tau kenapa mereka berpisah, demi persahabatan aku tak mau membahas masa lalu lagi, yang lalu biarlah berlalu"
"Kau tak bisa membiarkan mereka berpisah thomas. kasihan cucuku" pinta verrell
"Untuk apa kau kasihan cucumu kalau saat putramu berhianat ia tak memikirkan anaknya?" tanya thomas.
verrell langsung menatap lion. "pah aku salah, kumohon maafkan aku"
"delapan tahun putriku memberimu kesempatan, tapi apa yang kau lakukan? kalau tak ada putriku mungkin kau sudah menjual perusahaan ayahmu hah"
verrell sungguh terkejut mendengar ucapan thomas "katakan apa yang terjadi lion?" tanya verrell.
"biar xixi yang menjelaskan" ucap xixi lantang, ia menceritakan semua perbuatan lion pada sang ayah. verrell amat marah mendengar penjelasan xixi
"Mulai saat ini kau bukan lagi putraku" ucap verrell "xixi untuk resto di resort, hentikan rentalnya, alihkan pada papa. biar dia berjuang dari nol bersama kekasihnya"
"dia sudah pergi pah, lion tak ada hubungan dengannya lagi"
"Jelas dia kabur karena kakak bangkrut, nanti juga kembali saat kakak berjaya lagi" sindir xixi pedas karena xixi tau bahwa perusahaan pusat lion sudah tiada dan sudah di akuisisi yora melalui justin agar kakaknya tidak berakhir di penjara
"Lion, mulai sekarang berhentilah mengganggu yora, kau bisa menemui anakmu saat mereka lahir. papa juga akan segera menikahkan yora dengan orang pilihan papa. harap kamu paham agar tidak ada perselisihan keluarga di kemudian hari"
"Kau membuang berlian demi batu kali. bodohnya kau. sejak kecil papa sudah katakan padamu. kalau kau mendua dan tak setia pada istrimu kau akan kehilangan segalanya" ucap papa verrell lemas
"Kau bisa keluar mulai saat ini, kembalilah saat kau sudah sukses" tutup papa verrell
"lion minta maaf atas semua perbuatan lion, tapi lion tak akan menyerah, lion akan segera memantaskan diri buat yora dan anak anak lion" ucapnya putus asa
♡♡♡♡♡♡
Emprio cafe
Vip room
"Ada apa mencariku xi?" tanya lion
__ADS_1
"tanda tangani dokumen ini" ucap xixi datar. ia menyerahkan sebuah map. lion membacanya dengan teliti. langsung menandatangani tanpa komentar. air matanya menetes
xixi menyerahkan sebuah map dan dua kartu bank
"Berangkatlah ke london, tunjukkan prestasi kakak sebagai wadir disana. kalau kakak bisa membuktikan kakak sukses. aku akan beri kakak kemudahan"
"aku akan meminta tim pengacaraku, mengurus penarikan aset kakak dari wanita ular itu, setelah aku berhasil menarik kembali aset kakak dari wanita ular itu, aku akan menjualnya dan membeli kembali saham lincoln dari kak adam"
"kartu hitam ini serahkan pada lyora untuk biaya hidup tiga anak selama tiga tahun dan biaya persalinan, jangan permalukan keluarga lincoln"
"kartu biru ini untuk biaya hidup kakak tiga tahun, tidak banyak tapi kalau hemat kakak akan tercukupi"
lion menangis dan memeluk adiknya
"jova tau kau memberiku ini? nanti kalian bertengkar"
"dia tak tau aset pribadiku, kakak pergilah, kalau laba cukup mengembalikan modalku, perusahaan aku serahin ke kakak sepenuhnya"
lion kembali memeluk xixi, berterima kasih dan segera menemui papa thomas.
lion meminta maaf pada papa thomas, minta waktu tiga tahun memantaskan diri, menyerahkan kartu buat biaya anaknya lalu segera ke bandara
♡♡♡♡♡♡♡
heaven office
TOK TOK TOK
"Tuan Muda, ada tuan charles taylor mau bertemu"
"persilahkan masuk"
"Maaf charles, aku ada meeting pagi dengan istriku dan pihak managemen selama satu jam, apakah kau keberatan bertemu denganku jam makan siang di musk cafe di lantai loby saat jam makan siang, sungguh maaf"
"tenanglah, aku datang tanpa mengabari, tentu saja kita akan bertemu jam makan siang nanti" charles segera keluar dan jova segera menghadiri rapat bersama xixi
"Dom hubungi ayahku, katakan charles taylor mau membahas saham taylor, kita bertemu jam makan siang di cafe musk loby"
"Baik Tuan Muda"
******
Musk Cafe
__ADS_1
Jam 12:00
"Pah. charles mau membeli saham taylor" lapor jova
" 48% milikku,15% milik papaku, 8% milik istriku, kau mau beli berapa persen? harganya sepakatilah dengan papa"
"aku ingin membeli seluruhnya jika berkenan" pinta charles
"punya papa tak dijual, itu untuk vin" potong davis "aku juga, itu punya vin" jawab xixi
"aku berhasil membeli 5 persen melalui orangku, tambah 48 persen sudah cukup menjadi ceo" jawab charles sambil tersenyum
charles negosiasi dengan papa davis nilai saham jova, dia berani membeli dengan harga sangat tinggi. akhirnya mendapat titik temu
"baiklah kau sudah cocok harganya? besok siang datang ke istriku dan tanda tangani dokumen" charles mengangguk lalu menyerahkan cek tunai pada xixi. xixi menerimanya
mereka berjabat tangan bersama, jova xixi kembali kekantor, papa davis berbincang dengan charles di cafe
"berapa labanya selama 8 tahun?" tanya jova
"cukup lah, dari keseluruhan kita mendapat 800 juta euro termasuk del dan ethan serta taylor. aku akan mengembalikan modal awalmu ke rekeningmu kak"
"baiklah kembalikan modal ke rekening perusahaan, lalu dari laba itu kirim ke papa 10 persen sebab tiga perusahaan itu di awasi papa selama 8 tahun ini. sisa laba kau bisa membeli yang kau suka"
"aku hubungi papa , mau transfer kemana 80 juta euronya" ucap xixi sambil menghubungi mertuanya
"papa menolak" jawab xixi
jova langsung mengambil ponselnya segera dan menghubungi sang ayah "pah uang ini mau aku gunakan menambah istri atau mau aku transfer ke papa? kalau ke papa kirim rekening papa sekarang"
"dasar anak nakal, beraninya kau mengancam ayahmu hah? kau simpan dan pakailah buat anak anak"
"berarti nambah istri baru"
"papa akan memukulmu nanti, papa matikan teleponnya papa kirim nomor rekening sekarang" jova terbahak bahak , xixi menatapnya datar
"maaf hanya itu yang bisa dipakai mengancam papa" kata jova. tak lama masuk pesan papa davis, jova meminta xixi mengirim dananya
"done" ucap xixi, jova mengangguk
papa davis tertawa melihat kelakuan anak dan menantunya, ia bahagia sekali atas perlakuan jova dan xixi. selalu membuatnya berarti . diam diam ia menghubungi pihak bank dan meminta pengalihan dananya kepada nana
__ADS_1