
BRAKKKK
pintu ruangan terbuka , seorang bocah menangis kencang berlari keayahnya, jova langsung melepaskan pekerjaan dan menggendongnya
"baby kenapa?" tanya jova mengecup pipi gembul itu
"nonno nakal" nana mulai mengadu, jova menatapnya datar
"ia minta beli barbie, barbienya masih ada banyak yang belum disentuh.. hadiah ultahnya kemarin di ruang bermain. papa mengajaknya belanja buah dan makanan yang banyak, ia keberatan" terang mama elaine
"belikan saja pah" ucap jova
"jangan macam macam, ini masih awal bulan, uang sakumu harus cukup sampai akhir bulan karena kita akan liburan" tegur xixi
"Aku bilang uang papa, bukan aku yang beli" protes jova
"enak saja, kalau buah dan makanan gapapa papa beli segudang" tolak papa davis. jova memijat pelipisnya
"mamina saja yang beli" pinta jova
"no.. uang mamina sudah deposito tadi pagi, sisa uang saku dan uang belanja. kita kan mau liburan"
"vin jual online semua mainan yang tak berguna dan tak dipakai nana" perintah jova , vin hanya mengangguk dingin
papa davis dan mama elaine sangat sayang pada cucu perempuan semata wayangnya itu. amat sangat sayang, tapi mereka tak memanjakan berlebihan. selain mereka takut xixi akan menghukum nana , mereka juga takut xixi akan mengajak jova bertengkar nantinya. jadi mereka memilih diam
"nanti kalau daddy sudah ada uang, kita beli ya sayang" bujuk jova "janji ya dad" ucap nana, jova akhirnya mengangguk
"bawa anak anak makan buah di kantin ya, aku mau bicara dengan papa. berikan dokumen twins resort tadi" perintah jova
xixi mengangguk lalu mengambil sebuah map di tumpukan meja jova dan menyerahkan pada suami kulkasnya.
"ada uangnya?" tanya jova , xixi menggeleng. davis terbahak bahak . akhirnya jova menyerahkan 100 euro pada xixi untuk ke kantin . empat orang itu langsung keluar ruangan
"Ada apa?" tanya papa davis
jova menyerahkan map laporan tentang sangkutan tanah pak tua yang sudah di bayar tapi tak mau pindah . papa davis mempelajarinya sesaat dan membaca teliti surat jual beli, surat perjanjian tertera
"sejak penambahan perluasabmn, laba bersih meningkat 250 persen pertahunnya dibandingkan empat tahun lalu ya? amazing resort" jova mengangguk
__ADS_1
"Surat, jual beli, bukti transaksi, perjanjian sudah kuat , tinggal exekusi tapi kalau maij kasar takut ada korban jiwa membuat keadaan tak nyaman?" tebak papa davis, jova mengangguk lagi
"ini alasan kita liburan?"
"iya pah, sekalian survey lokasi supaya bisa pengembangan"
"saat berangkat bawa dokumen lengkap, papa akan membereskannya dengan halus dan silahturahmi, kalau gagal papa pakai cara bawah" tegas papa davis. "makasih pah"
"ada lagi yang bisa papa bantu?" tanya papa davis . jova menyerahkan tiga laporan terkait masalah taylor. sang papa membaca teliti dan melotot
"kamu bereskan atau papa?" tanya papa davis marah . auranya sangat menyeramkan
"empat hari lagi hari lagi, Senin jova sudah jadwalkan meeting pemegang saham. papa ikutlah karena ada laporan lisan , sejak lama di aprove pemegang saham lama"
"sintink .. " umpat papa davis
"bawa dokumen lengkap, kita selesaikan satu satu"
"baik pah" ucap jova
Bagi jova, papa davis adalah seorang teladan dan panutannya, apapun masalahnya sang papa selalu siap membantunya dan membimbingnya meski ia sudah dewasa , sudah 34 tahun
dan keduanya pun tampak sangat mengandalkan sang papa saat tertentu sehingga membuat papa davis merasa keberadaannya dibutuhkan oleh anaknya
terlepas dari drama rumah tangga keributan kecil uang jajanan , bagi papa davis itu adalah hiburan supaya suasana tidak sepi, lagipula itu pendidikan anak yang baik agar tidak hedon mengingat jova yang lemah sekali pada putrinya, kalau xixi tak keras.. bisa bisa kelak anaknya bisa seperti cia dulu.
tak jarang papa davis dan mama elaine meladeni drama anak cucunya agar lebih ramai dan meriah meski bagi papa davis itu hanya uang kecil saja mengingat statusnya orang terkaya dunia. baginya itu menyenangkan menambah warna kehidupan di hari tuanya supaya ia tak kesepian
papa davis terus menerus bersyukur memiliki menantu seperti xixi , seorang pengusaha handal tapi selalu menjaga kesopanan, kerendahan hati, menghormati suami dan orangtua. menjaga nama baik keluarga. sikapnya sangat terdidik. juga mampu mendidik anaknya dengan sangat baik sekali. menantu idaman.
♡♡♡♡♡♡
Minggu pagi
Musk restorant
vip room 1
"Duduklah Tuan Charles" ucap jova pada charles "aku memiliki dua pembahasan hari ini"
__ADS_1
"Pertama mengenai Ethan Group, perusahaan itu sudah aku akuisisi. prestasi anda luar biasa disana, peningkatan laba sangat signifikan. anda hebat"
"Tidak.. saya hanya meneruskan management sesuai ketentuan, ceo nya yang hebat" ucap charles "memiliki ceo yang tidak membunuh karakter dan mengijinkan anak buah berkreasi demi perusahaan sungguh hal langka" puji charles
"Mengenai tikus yang ditangkap oleh istri saya sudah mendapat hukumannya oleh team kami. pertanyaan saya apakah anda mau menyudahi kasus ini atau mau mengusut?"
"Sudahi Tuan, saya tak mau buang waktu karena banyak yang harus saya kerjakan, jangan gara gara itu saya terhambat melangkah. cara membalas dendam terbaik adalah menunjukkan prestasi"
"aku setujui" jawab jova
"Perihal kedua adalah del corp, disana anda mencapai peningkatan signifikan dan memenangkan banyak tender sehingga laba melambung tinggi"
"saham anda dari istri saya selama ini sudah cukup banyak dan bisa akuisisi perusahaan del corp jakarta. apakah anda bersedia akuisisi?" tanya jova
"jika diijinkan saya mau akuisisi tapi di bawah naungan twins corp"
"Saya ingin anda independent, saya mau serahkan ethan dan del itu untuk Anda akuisisi, lalu berjalan mandiri tapi bila butuh bantuan silahkan hubungi saya"
"saya tak cukup uang untuk ethan mungkin kurang 40 persen lagi, kalau del masih cukup tuan"
"anda akuisisi dan ubah nama CT corp atau nama yang anda inginkan. ethan bisa anda akuisisi dan membayar bertahap kepada kami"
"Terima kasih tuan, saya akan berusaha secepatnya melunasi" jawab charles
"segera lunasi ethan, aku akan menjual saham taylor padamu secara bertahap"
"beri setahun aku akan melunasi ethan lalu mulai berjuang untuk membeli saham taylor, terima kasih kesempatannya" mereka segera berjabat tangan
"boleh menggunakan managemen twins sampai saya membentuk team sendiri tuan? beri lima tahun. saya mohon.. karena saya tak mampu sendirian"
"boleh" jawab jova
"anda pimpinan terbaik yang saya kenal" mereka saling berangkulan
"cepat nikah, biar punya pengurus keuangan bro" ledek jova "Soon"
"semangat.. asisten saya akan mengurus dokumen jual beli hari senin dengan anda"
"Baik.. terima kasih tuan, saya pamit. harap tidak memberitau keluarga saya perkembangan saya" jova mengangguk
__ADS_1